Abraham memberikan segala sesuatu yang dimilikinya kepada Ishak
Kejadian 25:5
Akhir Hidup Abraham
“Abraham memberikan segala sesuatu yang dimilikinya kepada Ishak.”Kejadian 25:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak,”Kejadian 25:5 · TB
Terjemahan Baru
“Walaupun Abraham mewariskan segala harta bendanya kepada Ishak,”Kejadian 25:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Abraham mewariskan segala kepunyaannya kepada Isak,”Kejadian 25:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abraham gave all that he had unto Isaac.”Kejadian 25:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 25:5?
Abraham memberikan segala miliknya kepada Ishak, menunjukkan bahwa Ishak adalah pewaris sah dari semua kekayaan dan janji Allah. Ini menegaskan pilihan Allah atas Ishak.
Latar belakang
Et kol asher lo natan Avraham le'Yitzchaq: semua yang Abraham punya diberikan kepada Ishak
'Vayyitten Avraham et kol asher lo le'Yitzchaq' — dan Abraham memberikan semua yang dia punya kepada Ishak. Kalimat yang sederhana tapi secara hukum dan teologis sangat kuat. 'Kol asher lo' (semua yang dimilikinya) diberikan kepada satu orang: Ishak. Ini adalah keputusan warisan yang tegas dan tidak ambigu. Bukan dibagi-bagi antara semua anak, bukan diberikan kepada yang tertua (Ismael) tapi secara eksplisit kepada Ishak — anak perjanjian. Keputusan ini mencerminkan keputusan Allah yang sudah diumumkan di 17:19-21.
Di mana
Kanaan
Abraham yang masih hidup menentukan warisan · keputusan yang menentukan garis keturunan perjanjian
Kapan
Sekitar 1835-1810 SM
Abraham menentukan warisan sebelum meninggal
Yang berbicara
Narator
Yang mencatat keputusan warisan Abraham yang tegas: semua untuk Ishak
Kepada
Pembaca narasi yang baru saja membaca tentang anak-anak Ketura
Yang melihat kontras yang jelas: anak-anak Ketura mendapat hadiah, tapi Ishak mendapat segalanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶת כָּל אֲשֶׁר לוֹ
et kol asher lo · segala sesuatu yang dimilikinya
Semua yang dimilikinya — et (partikel objek direktif); kol (semua; dari kol = semua, seluruh); asher (yang; penghubung relatif); lo (miliknya; dari le = kepunyaan + sufiks orang ketiga maskulin = yang adalah miliknya); 'kol asher lo' = keseluruhan kepemilikan Abraham tanpa pengecualian; tidak ada yang dikecualikan dari warisan Ishak — domba, unta, perak, emas, tanah, dan yang terpenting: berkat perjanjian.
וַיִּתֵּן אַבְרָהָם לְיִצְחָק
vayyitten Avraham le'Yitzchaq · Abraham memberikan kepada Ishak
Dan Abraham memberikan kepada Ishak — vayyitten (dari natan = memberi; qal konsekutif imperfek orang ketiga maskulin = dan dia memberikan); Avraham (Abraham; pemberi); le'Yitzchaq (kepada Ishak; dari le = kepada + Yitzchaq = Ishak; penerima); tindakan yang terjadi 'selagi Abraham masih hidup' (25:6) — bukan melalui wasiat setelah mati tapi pemberian langsung; 'inter vivos gift' = hadiah antar yang hidup.
Vayyitten Avraham et kol asher lo le'Yitzchaq (dan Abraham memberikan kepada Ishak semua yang dimilikinya). Vayyitten — dan dia memberikan, tindakan aktif pemberian yang disengaja. Et kol asher lo — semua yang dimilikinya, tanpa pengecualian dan tanpa ambiguitas. Le'Yitzchaq — kepada Ishak, bukan kepada anak tertua Ismael atau kepada anak-anak Ketura; keputusan yang menentukan garis keturunan perjanjian.
Tahukah kamu
Warisan yang tidak mengikuti aturan anak sulung: Ishak bukan yang tertua
Dalam tradisi Timur Dekat Kuno, warisan utama biasanya jatuh kepada anak tertua. Ismael, anak Abraham dari Hagar, lebih tua dari Ishak. Namun Abraham memberikan 'semua yang dimilikinya' kepada Ishak (25:5), bukan Ismael. Ini secara sadar menyimpang dari tradisi anak sulung — dan berlanjut sebagai pola dalam sejarah perjanjian: Ishak (bukan Ismael), Yakub (bukan Esau), Yusuf (bukan Ruben). Pemilihan Allah tidak mengikuti hak anak sulung — Dia memilih siapa yang Dia pilih sesuai dengan rencana perjanjian-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 25:5
Kejadian 17:19-21
Abraham yang memberikan 'semua' kepada Ishak (25:5) adalah respons setia terhadap keputusan Allah di 17:19-21 bahwa perjanjian akan dilanjutkan melalui Ishak; pemberian warisan Abraham kepada Ishak mencerminkan pemilihan Allah, bukan hanya keputusan pribadi Abraham
“Tetapi Allah berfirman: 'Tidak, melainkan istrimu Saralah yang akan melahirkan anakmu bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak... Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak...'”
Roma 9:7
Paulus di Roma 9:7 mengutip prinsip yang Abraham sendiri terapkan dengan memberikan semua kepada Ishak (25:5) — 'yang disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak'; pemilihan melalui Ishak bukan berarti Ismael atau anak Ketura dikutuk tapi menunjukkan jalur khusus dari garis perjanjian
“Juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anaknya, sebab firman ini: 'Yang disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.'”
Ibrani 11:17-18
pemberian warisan Abraham kepada Ishak (25:5) menunjukkan keyakinan Abraham yang sama yang Ibrani 11:17-18 deskripsikan — iman bahwa Allah akan memenuhi janji melalui Ishak; seluruh kehidupan Abraham diarahkan menuju keyakinan bahwa Ishak adalah pewaris janji perjanjian
“Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, tentang siapa telah dikatakan: 'Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 25:5
✕ Sering dikira
"Dengan memberikan semua kepada Ishak, Abraham berlaku tidak adil kepada anak-anaknya yang lain terutama Ismael."
✓ Yang sebenarnya
Abraham memberikan 'hadiah' kepada anak-anak dari gundik-gundik (25:6) sebelum meninggal, jadi mereka tidak dilepaskan dalam keadaan miskin. Pemberian 'semua' kepada Ishak bukan ketidakadilan tapi pemenuhan mandat ilahi — Allah sendiri yang sudah menentukan bahwa perjanjian akan melalui Ishak (17:19). Abraham melaksanakan kehendak Allah, bukan keputusan pribadinya.
✕ Sering dikira
"'Semua yang dimilikinya' (kol asher lo) termasuk berkat perjanjian dan janji tanah."
✓ Yang sebenarnya
Warisan Abraham kepada Ishak tentu mencakup harta fisik (ternak, perak, emas, tenda) dan yang lebih penting — kedudukan sebagai pewaris janji perjanjian (tanah, keturunan, berkat). Namun secara lebih formal, Allah sendiri yang mengkonfirmasi warisan perjanjian kepada Ishak (26:3-4) — bukan hanya melalui pemberian Abraham.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 25:5
Memberi dengan adil dan jelas penting dalam keluarga. Ketika kita memperlakukan anak dengan kasih dan keadilan, kita mencegah kecemburuan dan konflik di kemudian hari.
Tuhan, berikan aku hikmat dalam membagikan berkat dan tanggung jawab kepada orang-orang terdekatku, sesuai kehendak-Mu. Amin.