Allah menenangkan Abraham dan mendukung tuntutan Sara — dari Ishak akan disebut keturunanmu

Kejadian 21:12

Abraham Mengusir Hagar dan Ismael

Namun, Allah berkata kepada Abraham, “Jangan berduka karena anak laki-laki dan karena hamba perempuanmu itu. Lakukanlah semua yang dikatakan Sara kepadamu karena dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.

Kejadian 21:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 21:12?

Tuhan menegur Abraham agar tidak bersedih, dan memerintahkannya untuk mengikuti kata Sara karena Allah telah menentukan bahwa keturunan Abraham akan disebut dari Ishak. Ini menegaskan rencana Allah yang tidak berubah, dan bahwa Tuhan akan memberkati Ismael juga.

Latar belakang

Vayyomer Elohim el Avraham al yera be'eynekha al hanna'ar ve'al amatkha kol asher tomar elekha Sara shema beqolah ki be'Yitzhaq yiqqare lekha zara — Allah berkata kepada Abraham jangan bersedih hati tentang anak laki-laki dan hambamu ikutilah apa yang Sara katakan kepadamu karena melalui Ishak keturunanmu akan disebut

Namun, Allah berkata kepada Abraham, 'Jangan berduka karena anak laki-laki dan karena hamba perempuanmu itu. Lakukanlah semua yang dikatakan Sara kepadamu karena dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.' 'Al yera be'eynekha' = jangan susah hatimu. Allah pertama-tama merespons perasaan Abraham — pengakuan atas kedukaan sebelum instruksi. 'Kol asher tomar elekha Sara shema beqolah' = ikutilah semua yang Sara katakan kepadamu — Allah memvalidasi tuntutan Sara sebagai yang benar. Alasan yang diberikan: 'ki be'Yitzhaq yiqqare lekha zara' = karena melalui Ishak keturunanmu akan disebut. Inilah garis perjanjian yang Allah tetapkan — melalui Ishak, bukan Ismael.

Di mana

Bersyeba

Malam atau siang · respons ilahi terhadap kedukaan Abraham

Kapan

Sekitar 1855-1856 SM

Allah menetapkan garis keturunan perjanjian melalui Ishak

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abraham sangat berduka karena Ismael (21:11)
Allah menjanjikan masa depan bagi Ismael juga (21:13)
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah

Yang menjawab kedukaan Abraham bukan dengan mengabaikannya tapi dengan memberikan kejelasan teologis: garis keturunan perjanjian berjalan melalui Ishak, bukan Ismael

A

Kepada

Abraham

Yang menerima konfirmasi ilahi bahwa mengikuti arahan Sara adalah hal yang benar secara teologis

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַל יֵרַע בְּעֵינֶיךָ

al yera be'eynekha · jangan bersedih hati

Jangan susah hatimu — al (jangan; negasi perintah); yera (dari ra'a' = buruk, tidak baik; qal imperfek jussive = jadilah tidak baik); be'eynekha (di matamu; dari ayin = mata + sufiks orang kedua maskulin = di matamu); 'al yera be'eynekha' = jangan hal itu menjadi buruk di matamu = jangan bersedih hati; Allah mengakui dan menjawab kedukaan Abraham (21:11) secara langsung dengan frasa ini.

שְׁמַע בְּקֹלָהּ

shema beqolah · dengarkanlah suaranya

Dengarkan suaranya — shema (dari shama' = mendengar, mematuhi; qal imperatif = dengarkanlah!); beqolah (dalam suaranya; dari qol = suara + sufiks feminin = suaranya; dengan be = dalam/dengarkanlah); 'shema beqolah' = dengarkan suaranya, patuhi kata-katanya; perintah yang memvalidasi otoritas Sara dalam konteks ini; Allah memerintahkan Abraham untuk mengikuti Sara.

יִקָּרֵא לְךָ זָרַע

yiqqare lekha zara · keturunanmu akan disebut

Keturunanmu akan disebut — yiqqare (dari qara' = memanggil, menyebut; niphal imperfek orang ketiga maskulin = akan disebut, akan dipanggil); lekha (untukmu/bagimu; dari le + sufiks orang kedua maskulin = bagimu); zara (keturunan, benih; dari zara' = menabur; kata benda tunggal = keturunan, keturunan dalam arti kolektif); 'yiqqare lekha zara' = keturunanmu akan disebut = garis keturunan perjanjian yang diakui akan berjalan melalui ini.

Vayyomer Elohim el Avraham 'al yera be'eynekha 'al hanna'ar ve'al 'amatkha kol 'asher tomar elekha Sara shema beqolah ki be'Yitzhaq yiqqare lekha zara (Allah berkata jangan bersedih hatimu tentang anak dan hambamu semua yang Sara katakan dengarkanlah suaranya karena melalui Ishak keturunanmu akan disebut). Al yera be'eynekha — jangan bersedih hati, pengakuan Allah atas kedukaan Abraham sebelum instruksi. Shema beqolah — dengarkanlah suaranya, validasi Allah atas otoritas Sara. Be'Yitzhaq yiqqare lekha zara — melalui Ishak keturunanmu disebut, penetapan garis perjanjian yang definitif.

Tahukah kamu

Shema beqolah Sara: Allah memerintahkan Abraham untuk mendengarkan suara Sara

Momen menarik dalam Kejadian 21:12: Allah memerintahkan Abraham 'shema beqolah' Sara = dengarkan suaranya Sara. Ini adalah pembalikan dari Kejadian 3:17, di mana Adam dihukum karena 'ki shamata leqol ishtekha' = karena kamu mendengarkan suara istrimu (dalam kasus makan buah terlarang). Di 3:17, mendengarkan istri membawa hukuman; di 21:12, tidak mendengarkan istri adalah kesalahan. Narator tidak menyatakan kontras ini secara eksplisit, tapi pembaca yang akrab dengan Genesis akan merasakan ironi: kapan tepat untuk mendengarkan suara istri dan kapan tidak adalah pertanyaan yang konteksnya menentukan. Dalam 21:12, konteksnya adalah garis perjanjian yang Allah sendiri konfirmasi — dan Allah memerintahkan Abraham untuk mengikutinya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 21:12

✕  Sering dikira

"'Dengarkanlah suara Sara' berarti istri selalu harus diikuti oleh suami."

✓  Yang sebenarnya

Perintah 'shema beqolah Sara' berlaku dalam konteks spesifik di mana Allah memvalidasi bahwa Sara berbicara benar tentang garis perjanjian. Ini bukan prinsip universal tentang otoritas istri atas suami, tapi validasi khusus bahwa dalam situasi ini, Sara benar dan Abraham harus mengikutinya.

✕  Sering dikira

"Dengan mengatakan 'keturunanmu melalui Ishak', Allah menolak Ismael sepenuhnya."

✓  Yang sebenarnya

Ayat berikutnya (21:13) menunjukkan bahwa Allah tidak menolak Ismael: 'Aku juga akan menjadikan anak hamba perempuanmu suatu bangsa yang besar.' Penetapan garis perjanjian melalui Ishak bukan berarti Ismael ditinggalkan — Allah memiliki rencana bagi keduanya, hanya berbeda dalam konteks perjanjian.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 21:12

Terkadang kita harus melepaskan rencana atau harapan kita untuk mengikuti kehendak Tuhan yang mungkin menyakitkan. Tuhan tidak pernah meninggalkan siapa pun yang terlibat dalam kasih-Nya, dan Dia punya rencana untuk setiap orang, termasuk mereka yang kita tinggalkan.

Tuhan, ajarku untuk taat dan percaya pada rencana-Mu, bahkan ketika itu terasa sulit. Aku juga mempercayakan semua orang yang kukasihi ke dalam pemeliharaan-Mu. Amin.