Kesiapan untuk mengorbankan yang paling berharga
Ibrani 11:17
Iman
“Oleh iman, ketika Tuhan mengujinya, Abraham mempersembahkan Ishak; ia yang sudah menerima janji-janji itu bahkan rela mempersembahkan anak tunggalnya.”Ibrani 11:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, Ibrani 11.18–23 40 rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,”Ibrani 11:17 · TB
Terjemahan Baru
“Karena beriman juga, maka Abraham mempersembahkan Ishak sebagai kurban ketika ia diuji Allah. Kepada Abrahamlah Allah memberikan janji-Nya, namun Abraham rela menyerahkan anaknya yang satu-satunya itu.”Ibrani 11:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Abraham juga menjadi contoh saat keyakinannya diuji oleh Allah, sewaktu Allah menyuruh dia mempersembahkan Isak. Karena percaya penuh, Abraham rela mengurbankan anak satu-satunya itu meskipun Abraham sudah menerima janji-janji Allah,”Ibrani 11:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“By faith Abraham, when he was tried, offered up Isaac: and he that had received the promises offered up his only begotten son,”Ibrani 11:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 11:17?
Ayat ini mengingatkan kita tentang iman Abraham, yang rela mempersembahkan Ishak ketika diuji Allah, meskipun Ishak adalah anak perjanjian. Ini menunjukkan iman yang radikal, siap melepaskan apa yang paling berharga karena percaya pada janji Allah.
Latar belakang
Pengujian iman yang melebihi semua
Abraham dipanggil untuk membawa Isak—anak tungggal yang telah ditunggu-tunggu, melalui siapa semua janji akan dipenuhi—ke gunung dan mempersembahkannya sebagai kurban. Ini adalah pengujian apakah Abraham percaya pada janji Tuhan bahkan ketika diminta melakukan yang akan menghancurkan setiap jaminan janji itu. Abraham bergerak maju dengan iman luar biasa.
Di mana
Gunung Moria
Tempat persiapan kurban; kemudian menjadi tempat Bait Allah
Kapan
Sekitar 2000-1900 SM, tahun-tahun Abraham yang tua
Pengujian iman Abraham yang paling sulit
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Menceritakan tentang pengujian utama Abraham
Kepada
Jemaat yang mungkin diminta mengorbankan hal paling berharga mereka
Orang-orang yang perlu mengerti bahwa iman mungkin meminta pengorbanan tertinggi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προσφέρω
prosfero · offered up
mempersembahkan, membawa kepada; tindakan liturgis memberi kepada Tuhan
μονογενής
monogenēs · only begotten
satu-satunya, unik; tidak dapat digantikan
κομίζω
komizō · received
mengambil, menerima kembali; pemulihan atau pengembalian
Iman Abraham dinyatakan dalam tindakan nyata—kesiapan untuk mempersembahkan yang paling berharga. Iman adalah komitmen yang ditegakkan bahkan dalam keputusan tersulit.
Tahukah kamu
Pengorbanan Isak adalah prefigurasi Kristus
Banyak teolog melihat cerita ini sebagai bayangan dari pengorbanan Kristus—seorang ayah, seorang anak yang dicintai, sebuah gunung, kesiapan untuk memberi hidup. Namun, sementara Abraham diperhentikan, Bapa tidak menahan untuk memberi Yesus—kurban yang sesungguhnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 11:17
Kejadian 22:1-14
Cerita lengkap tentang pengujian dan penyelamatan Isak
“Setelah hal-hal ini, Allah menguji Abraham... tetapi malaikat Tuhan memanggil kepadanya dari surga”
Roma 5:32
Paralel antara kesiapan Abraham dan pengorbanan Kristus
“Dia yang tidak menghemat Anak-Nya sendiri, tetapi memberikan Dia bagi kami semua”
Yohanes 1:29
Kristus sebagai kurban definitif
“Lihatlah, Anak Domba Allah yang mengambil dosa dunia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 11:17
✕ Sering dikira
Abraham gagal dalam tes karena dia mengalami keraguan
✓ Yang sebenarnya
Abraham lulus tes karena kepercayaannya yang solid
✕ Sering dikira
Kisah Isak adalah tentang kesediaan mengorbankan apa pun tanpa pertanyaan
✓ Yang sebenarnya
Kisah Isak adalah tentang kepercayaan bahwa Tuhan tidak akan membiarkan janji-Nya gagal
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 11:17
Apakah ada 'Ishak' dalam hidup kita—sesuatu yang sangat kita kasihi dan kita pegang erat? Iman yang sejati siap melepaskan apa pun kepada Allah, karena kita percaya Dia setia pada janji-Nya.
Tuhan, beri aku iman seperti Abraham, yang rela melepaskan yang paling berharga karena percaya kepada-Mu. Amin.