Saudara dan ibu Ribka berkata: biarkan Ribka tinggal 10 hari dulu, setelah itu kamu boleh pergi
Kejadian 24:55
Mencari Istri bagi Ishak
“Namun, saudara laki-laki dan ibu Ribka berkata, “Biarlah Ribka tinggal dengan kami kira-kira 10 hari lagi. Setelah itu, kamu boleh pergi.””Kejadian 24:55 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi saudara Ribka berkata, serta ibunya juga: "Biarkanlah anak gadis itu tinggal pada kami barang sepuluh hari lagi, kemudian bolehlah engkau pergi."”Kejadian 24:55 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi abang serta ibu Ribka berkata, "Biarlah Ribka tinggal bersama kami kira-kira seminggu atau sepuluh hari lagi, dan sesudah itu bolehlah dia pergi."”Kejadian 24:55 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kakak laki-laki dan ibu Ribka berkata, “Biarlah Ribka tinggal bersama kami kira-kira sepuluh hari lagi.””Kejadian 24:55 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And her brother and her mother said, Let the damsel abide with us a few days, at the least ten; after that she shall go.”Kejadian 24:55 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 24:55?
Keluarga Ribka meminta agar dia tinggal sepuluh hari lagi sebelum pergi, menunjukkan keinginan untuk menunda kepergiannya. Namun, hamba Abraham mengingatkan bahwa Tuhan telah membuat perjalanannya berhasil, sehingga dia ingin segera kembali kepada tuannya.
Latar belakang
Yeshev hanna'arah ittanu yamim o asor: biarlah gadis itu tinggal 10 hari bersama kami
'Vayyomer achihah ve'imah teshev hanna'arah ittanu yamim o asor achar taken telekh' — saudara dan ibu Ribka berkata: biarlah gadis itu tinggal bersama kami hari-hari atau sepuluh hari; setelah itu kamu boleh pergi. 'Yamim o asor' = 'hari-hari (jumlah tidak spesifik) atau sepuluh hari'; mungkin mereka tidak minta persis 10 tapi setidaknya beberapa hari. Ini adalah permintaan yang sangat manusiawi: gadis yang akan pergi jauh dan mungkin tidak pernah bertemu keluarganya lagi. Mereka butuh waktu untuk perpisahan. Hamba memahami ini tapi juga tahu ada urgensi di pihak lain.
Di mana
Di dalam rumah keluarga Ribka, kota Nahor
Ketegangan antara urgensi hamba dan kebutuhan keluarga untuk berpisah dengan Ribka
Kapan
Sekitar 1840-1835 SM
Keluarga meminta 10 hari penundaan sebelum Ribka berangkat
Yang berbicara
Saudara dan ibu Ribka (Laban dan ibu Ribka)
Yang meminta penundaan 10 hari sebelum Ribka diizinkan berangkat — permintaan perpisahan yang manusiawi
Kepada
Hamba Abraham yang ingin segera berangkat
Yang mendengar permintaan penundaan setelah jelas ingin berangkat segera
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תֵּשֵׁב הַנַּעֲרָה אִתָּנוּ
teshev hanna'arah ittanu · biarlah gadis itu tinggal
Biarlah gadis itu tinggal bersama kami — teshev (dari yashav = duduk, tinggal; qal imperfek orang ketiga feminin = biarlah dia tinggal, biarlah dia duduk); hanna'arah (gadis itu; dari na'arah = gadis muda + artikel = gadis itu, Ribka); ittanu (bersama kami; dari im = bersama + anu = kami = bersama kami); 'teshev ittanu' = tinggal bersama kami; permintaan yang menempatkan keberadaan Ribka sebagai subjek utama.
יָמִים אוֹ עָשׂוֹר
yamim o asor · kira-kira 10 hari
Hari-hari atau sepuluh hari — yamim (hari-hari; dari yom = hari; jamak = hari-hari, beberapa hari); o (atau); asor (sepuluh; dari eser = sepuluh; 'asor' = kelompok sepuluh, satu dekade waktu); 'yamim o asor' = beberapa hari atau sepuluh hari; formulasi yang fleksibel menunjukkan negosiasi terbuka — keluarga tidak menetapkan angka kaku tapi memberi rentang; 'asor' kemudian menjadi kata untuk 'perpuluhan' dalam konteks liturgi.
Vayyomer achihah ve'imah teshev hanna'arah ittanu yamim o asor achar token telekh (dan saudaranya dan ibunya berkata biarlah gadis itu tinggal bersama kami hari-hari atau sepuluh hari setelah itu kamu boleh pergi). Teshev hanna'arah ittanu — biarlah gadis itu tinggal bersama kami, permintaan yang berpusat pada Ribka sebagai subjek. Yamim o asor — beberapa hari atau sepuluh hari, rentang yang fleksibel menunjukkan negosiasi yang terbuka. Achar token telekh — setelah itu kamu boleh pergi, penundaan bukan penolakan.
Tahukah kamu
Yamim o asor: sistem numerik yang longgar dalam permintaan perpisahan
'Yamim' dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'hari-hari' (jamak, jumlah tidak spesifik) atau 'satu tahun' dalam beberapa konteks (im yamim = ketika genap setahun). Di sini dalam konteks 'yamim o asor' (hari-hari atau sepuluh), yang dimaksud jelas adalah beberapa hari atau sekitar sepuluh hari. Angka 10 dalam tradisi Timur Dekat Kuno sering menjadi angka konvensional untuk periode yang 'cukup tapi tidak terlalu lama'. Permintaan ini bukan permintaan berbulan-bulan; itu adalah permintaan perpisahan yang terukur dan wajar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 24:55
Rut 1:14
momen perpisahan keluarga Ribka (24:55-60) memiliki kedalaman emosional yang sama dengan perpisahan Naomi-Rut-Orpa di Rut 1:14; dalam kedua kasus, perpisahan keluarga yang melibatkan perempuan yang akan pergi jauh adalah momen yang dipenuhi dengan perasaan yang nyata dan berair mata
“Lalu keduanya menangis dengan suara keras. Orpa mencium mertuanya, tetapi Rut tetap berpaut kepadanya.”
Kisah Para Rasul 21:5
permintaan penundaan keluarga Ribka (24:55) sejajar dengan perpisahan yang memerlukan waktu dalam Kis. 21:5; perpisahan yang bermakna butuh waktu dan ruang — keluarga yang meminta 10 hari bukan tidak menghormati misi tapi menghormati momen perpisahan yang dalam
“Setelah habis waktunya, kami berangkat dan melanjutkan perjalanan, sementara semua murid dengan istri dan anak-anak mereka mengiringi kami keluar dari kota. Di tepi pantai kami berlutut dan berdoa.”
Kejadian 29:27
permintaan 'selesaikan dulu periode ini sebelum kamu pergi' dalam Kej. 29:27 sejajar dengan permintaan keluarga Ribka 'tinggal dulu 10 hari' (24:55); dalam kedua kasus, ada periode waktu yang diminta diselesaikan sebelum pelepasan terjadi; negosiasi tentang waktu yang dihormati
“Genapilah minggu ini bagi yang muda ini; sesudah itu kami akan memberikan yang lain itu kepadamu juga...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 24:55
✕ Sering dikira
"Permintaan 10 hari dari saudara dan ibu Ribka menunjukkan mereka menyesal menyetujui pernikahan dan ingin menarik kembali keputusan."
✓ Yang sebenarnya
Permintaan 10 hari adalah permintaan perpisahan, bukan penarikan persetujuan. Mereka sudah secara eksplisit berkata 'ini dari TUHAN' (24:50) dan 'ambillah dan pergilah' (24:51). Permintaan 10 hari datang setelah semua itu dikonfirmasi — ini adalah keinginan untuk memeluk anak/adik mereka lebih lama sebelum kepergian yang mungkin adalah perpisahan selamanya.
✕ Sering dikira
"'Yamim o asor' (hari-hari atau sepuluh) menunjukkan keluarga tidak tahu sendiri berapa lama yang mereka inginkan."
✓ Yang sebenarnya
'Yamim o asor' adalah formulasi yang fleksibel yang terbuka untuk negosiasi — bukan bukti kebimbangan. Ini adalah cara sopan untuk meminta waktu tanpa menetapkan harga mati. Mereka memberi hamba ruang untuk bernegosiasi, dan memang hamba merespons dengan mengajukan alternatif (24:56).
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 24:55
Ketika kita sudah yakin akan pimpinan Tuhan, jangan biarkan tawaran untuk menunda menghalangi ketaatan kita. Kadang kita perlu bersikap tegas terhadap hal-hal yang bisa memperlambat rencana Tuhan.
Tuhan, berikan kami ketegasan untuk mengikuti tuntunan-Mu tanpa menunda, meskipun ada bujukan untuk berlama-lama. Amin.