Bersumpahlah demi TUHAN Allah langit dan bumi: jangan ambil istri dari orang Kanaan
Kejadian 24:3
Mencari Istri bagi Ishak
“Aku mau supaya kamu bersumpah demi TUHAN, yaitu Allah langit dan Allah bumi, bahwa kamu tidak akan mengambil istri bagi anakku dari anak-anak perempuan Kanaan yang di tengah-tengahnya aku berdiam ini.”Kejadian 24:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam.”Kejadian 24:3 · TB
Terjemahan Baru
“Bersumpahlah demi TUHAN, Allah yang menguasai langit dan bumi, bahwa engkau tidak akan mencari istri bagi Ishak anakku dari antara orang-orang di tanah Kanaan ini.”Kejadian 24:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berjanjilah di hadapan TUHAN, Allah penguasa surga, langit, dan bumi, bahwa kamu tidak akan memilih istri bagi anakku Isak dari antara orang Kanaan ini.”Kejadian 24:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I will make thee swear by the LORD, the God of heaven, and the God of the earth, that thou shalt not take a wife unto my son of the daughters of the Canaanites, among whom I dwell:”Kejadian 24:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 24:3?
Abraham menyuruh hambanya bersumpah demi TUHAN, Allah langit dan bumi, untuk tidak mengambil istri bagi Ishak dari perempuan Kanaan. Ini menunjukkan keseriusan Abraham dalam memilih istri yang tidak menyimpang dari iman kepada TUHAN.
Latar belakang
Mengapa bukan dari Kanaan? Alasan teologis dan praktis
'Lo tiqqach ishah livni mibnot haKena'ani' — kamu tidak akan mengambil istri bagi anakku dari anak-anak perempuan Kanaan. Isi sumpah dimulai dari larangan yang eksplisit. Mengapa bukan dari Kanaan? Bukan karena rasisme atau chauvinisme etnik — tapi karena Kanaan adalah tanah yang dijanjikan Allah kepada keturunan Abraham, dan menikah dengan Kanaan berarti menikahi tradisi agama dan budaya yang bertentangan langsung dengan perjanjian. Ini juga selaras dengan berkat Nuh yang 'mengutuk' Kanaan dan menempatkan mereka sebagai pihak yang akan 'melayani' keturunan Sem (9:25-27).
Di mana
Rumah Abraham di Kanaan
Pemberian mandat dengan sumpah · isi negatif yang mendahului isi positif (24:4)
Kapan
Sekitar 1840-1835 SM
Perumusan sumpah dan persyaratan misi mencari istri Ishak
Yang berbicara
Abraham
Yang menyatakan satu persyaratan mutlak untuk istri Ishak: bukan dari orang Kanaan — dan mendukungnya dengan sumpah yang paling komprehensif yang pernah dia ucapkan
Kepada
Hamba tertua
Yang akan menjadi pelaksana sumpah ini dalam perjalanan panjang ke Mesopotamia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱלֹהֵי הַשָּׁמַיִם וֵאלֹהֵי הָאָרֶץ
Elohei hashamayim ve'Elohei ha'aretz · Allah langit dan Allah bumi
Allah langit dan Allah bumi — Elohei (dari Elohim = Allah; konstruktus = Allah dari); hashamayim (langit dengan artikel = langit itu); ve'Elohei ha'aretz (dan Allah bumi; dengan artikel = dan Allah bumi ini); gelar ganda yang mengklaim kedaulatan Allah atas seluruh kosmos — bukan Allah lokal yang hanya berkuasa di satu wilayah, tapi Allah yang menjadi tuan atas seluruh realita; nama yang paling tepat untuk sumpah yang akan diemban di tanah asing.
לֹא תִקַּח אִשָּׁה
lo tiqqach ishah · kamu tidak akan mengambil istri
Kamu tidak akan mengambil istri — lo (tidak; partikel negasi); tiqqach (dari laqach = mengambil; qal imperfek orang kedua maskulin tunggal = kamu akan mengambil; dengan lo = kamu tidak akan mengambil); ishah (dari ishah = perempuan, istri = istri, perempuan); 'lo tiqqach' adalah larangan dalam bentuk imperfek — bukan sekadar 'jangan sekali ini' tapi 'tidak pernah boleh mengambil'; sumpah yang menutup kemungkinan ini sepenuhnya.
בְּנוֹת הַכְּנַעֲנִי אֲשֶׁר אָנֹכִי יוֹשֵׁב בְּקִרְבּוֹ
bnot haKena'ani asher anokhi yoshev beqirbo · orang Kanaan yang di tengah-tengahnya aku berdiam
Anak-anak perempuan Kanaan yang di tengahnya aku berdiam — bnot (dari bat = anak perempuan; jamak konstruktus = anak-anak perempuan dari); haKena'ani (orang Kanaan; dengan artikel); asher anokhi yoshev beqirbo (yang di tengahnya aku tinggal; dari asher = yang + anokhi = aku + yoshev = yang tinggal + beqirbo = di dalamnya); penambahan 'yang di tengahnya aku berdiam' menekankan realita: ini bukan larangan abstrak tapi keputusan konkret tentang tetangga yang sehari-hari terlihat.
Vaashbi'akha ba'YHWH Elohei hashamayim ve'Elohei ha'aretz asher lo tiqqach ishah livni mibnot haKena'ani asher anokhi yoshev beqirbo (aku minta kamu bersumpah demi TUHAN Allah langit dan Allah bumi bahwa kamu tidak akan mengambil istri bagi anakku dari anak-anak perempuan Kanaan yang di tengahnya aku berdiam). Elohei hashamayim ve'Elohei ha'aretz — otoritas kosmik yang menjamin sumpah lintas negeri. Lo tiqqach — larangan total dalam bentuk sumpah. Bnot haKena'ani asher anokhi yoshev — tetangga yang nyata dan konkret, bukan musuh abstrak.
Tahukah kamu
YHWH Elohei hashamayim ve'Elohei ha'aretz: nama Allah yang paling komprehensif
Abraham menggunakan nama Allah yang paling lengkap yang pernah dia gunakan: 'TUHAN, Allah langit dan Allah bumi'. Dalam Kejadian, Allah biasanya disebut 'YHWH', 'Elohim', atau 'El Shadai'. Tapi 'YHWH Elohei hashamayim ve'Elohei ha'aretz' — TUHAN Allah langit dan Allah bumi — adalah deklarasi kosmologi: Allah yang berkuasa atas seluruh alam semesta, dari atas (langit) sampai bawah (bumi). Ini adalah nama yang paling cocok untuk menjamin sumpah yang akan membawa hambanya ke negeri yang jauh dan asing.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 24:3
Kejadian 26:34-35
Abraham melarang istri dari Kanaan (24:3) terbukti bijaksana ketika Esau (cucu Abraham) mengambil istri orang Het — yang 'menyusahkan hati Ishak dan Ribka' (26:34-35); apa yang Abraham larang menjadi pengalaman pahit dua generasi kemudian ketika larangan itu dilanggar
“Ketika Esau berumur empat puluh tahun, ia mengambil istri Yudit, anak Beeri, orang Het itu... Perempuan-perempuan itu menyusahkan hati Ishak dan Ribka.”
Ulangan 7:3-4
larangan Abraham tentang istri dari Kanaan (24:3) menjadi fondasi dari hukum perkawinan yang dikodifikasikan Musa di Ul. 7:3-4; alasan Musa sama dengan alasan implisit Abraham: penyimpangan rohani melalui pengaruh pasangan dari tradisi penyembah berhala
“Janganlah kamu kawin-mengawini dengan mereka... Sebab mereka akan membuat anakmu laki-laki berpaling dari pada-Ku, sehingga mereka beribadah kepada allah lain...”
2 Korintus 6:14
prinsip di balik larangan Abraham (24:3) dirumuskan ulang Paulus di 2 Kor. 6:14 — bukan isolasi etnik tapi penjagaan integritas iman; pasangan yang 'tidak seimbang' dalam konteks perjanjian akan menarik hati menjauh dari Allah; ketakutan Abraham tentang pengaruh Kanaan adalah ekspresi dari prinsip ini
“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 24:3
✕ Sering dikira
"Larangan Abraham tentang istri dari Kanaan menunjukkan dia rassis dan menganggap orang Kanaan lebih rendah."
✓ Yang sebenarnya
Abraham hidup bersama orang Kanaan (23:3-18) dengan hormat yang tulus — dia berlutut kepada mereka (23:7, 12) dan membeli tanah dengan harga penuh dari mereka. Larangan di 24:3 bukan tentang superioritas etnik tapi tentang integritas perjanjian teologis: pasangan dari tradisi penyembah berhala berisiko menarik Ishak menjauh dari Allah perjanjian.
✕ Sering dikira
"'Allah langit dan Allah bumi' berarti Abraham menyembah dua Allah yang berbeda."
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah satu nama dengan dua bagian yang mendeskripsikan satu Allah. 'Allah langit DAN Allah bumi' adalah cara Ibrani untuk menyatakan kedaulatan total: tidak ada wilayah di luar kuasa-Nya. Paralel dalam doa Alkitab Ibrani lainnya menggunakan pola yang sama untuk menyatakan kemahakuasaan satu Allah yang melampaui semua batas geografis.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 24:3
Pilihan pasangan hidup adalah keputusan penting yang mempengaruhi iman dan masa depan keluarga. Kita perlu melibatkan Tuhan dan berpegang pada prinsip iman, bukan hanya berdasarkan penampilan atau status sosial.
Tuhan, berikanlah aku hikmat dalam setiap keputusan besar, termasuk dalam hal memilih pasangan hidup, agar sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.