Abraham menyunat Ishak pada hari kedelapan — ketaatan yang tepat pada perintah sunat
Kejadian 21:4
Kelahiran Ishak
“Lalu, Abraham menyunat Ishak, anak laki-lakinya itu, ketika berumur 8 hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.”Kejadian 21:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.”Kejadian 21:4 · TB
Terjemahan Baru
“dan ketika Ishak berumur delapan hari, Abraham menyunatnya, sesuai dengan perintah Allah.”Kejadian 21:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah Isak berumur satu minggu, Abraham menyunat dia sebagaimana yang sudah diperintahkan Allah kepadanya.”Kejadian 21:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abraham circumcised his son Isaac being eight days old, as God had commanded him.”Kejadian 21:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 21:4?
Abraham menyunat Ishak pada usia delapan hari, sesuai dengan perintah Allah. Tindakan ini menunjukkan ketaatan Abraham dan menjadi tanda perjanjian antara Allah dan umat-Nya, yang diteruskan kepada generasi berikutnya.
Latar belakang
Vayyamol Avraham et Yitzhaq beno ben shmonat yamim ka'asher tzivah oto Elohim — Abraham menyunat Ishak anaknya berumur delapan hari seperti yang Allah perintahkan kepadanya
Lalu, Abraham menyunat Ishak, anak laki-lakinya itu, ketika berumur 8 hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya. 'Ben shmonat yamim' = berumur delapan hari — ketepatan waktu yang disengaja. 'Ka'asher tzivah oto Elohim' = seperti yang Allah perintahkan kepadanya — merujuk ke perintah di 17:12: 'anak yang berumur delapan hari haruslah disunat.' Perintah diberikan di pasal 17, ketika Abraham berusia 99 tahun. Kini di pasal 21, ketika Abraham sudah 100 tahun dan anak itu baru lahir, Abraham melaksanakan perintah itu dengan tepat: hari kedelapan, bukan hari kesembilan atau hari ketiga. Ketaatan yang presisi adalah tema yang konsisten dalam karakter Abraham.
Di mana
Gerar atau Bersyeba
Delapan hari setelah kelahiran · upacara perjanjian yang paling awal
Kapan
Sekitar 1858 SM — delapan hari setelah kelahiran Ishak
Ketaatan Abraham pada perintah sunat hari kedelapan
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat ketaatan Abraham yang tepat dan cepat: hari kedelapan, persis seperti yang Allah perintahkan di pasal 17
Kepada
Pembaca yang mengenal perintah sunat dari pasal 17
Yang mengetahui bahwa Abraham menerima perintah sunat sebagai tanda perjanjian ketika dia berusia 99 tahun, dan kini menerapkannya kepada anaknya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּמָל
vayyamol · menyunat
Dan dia menyunat — vayyamol (dari mul = memotong, menyunat; qal konsekutif imperfek orang ketiga maskulin tunggal = dan dia menyunat); tindakan yang memenuhi kewajiban perjanjian dari 17:10: 'Inilah perjanjian-Ku... setiap laki-laki di antaramu harus disunat'; sunat adalah 'ot habberit' (tanda perjanjian) — tanda fisik yang membawa individu ke dalam komunitas perjanjian.
בֶּן שְׁמֹנַת יָמִים
ben shmonat yamim · berumur delapan hari
Anak delapan hari — ben (anak laki-laki; tapi juga digunakan untuk usia: 'anak dari hari ke-' = berumur); shmonat (delapan; dari shmoneh = delapan; konstruktus = delapan dari); yamim (hari-hari; jamak dari yom = hari); 'ben shmonat yamim' = berumur delapan hari; ketepatan waktu yang mencerminkan ketaatan yang presisi pada perintah 17:12.
כַּאֲשֶׁר צִוָּה אֹתוֹ אֱלֹהִים
ka'asher tzivah oto Elohim · seperti yang diperintahkan
Seperti yang Allah perintahkan kepadanya — ka'asher (seperti yang); tzivah (dari tzavah = memerintahkan; piel perfek orang ketiga maskulin tunggal = telah memerintahkan); oto (kepadanya; sufiks orang ketiga maskulin); Elohim (Allah); frasa yang menghubungkan tindakan Abraham dengan perintah spesifik di 17:12; ketaatan yang terverifikasi dengan referensi eksplisit ke perintahnya.
Vayyamol Avraham et Yitzhaq beno ben shmonat yamim ka'asher tzivah oto Elohim (Abraham menyunat Ishak anaknya berumur delapan hari seperti yang Allah perintahkan kepadanya). Vayyamol — menyunat, tindakan pemenuhan kewajiban perjanjian. Ben shmonat yamim — berumur delapan hari, ketepatan waktu yang presisi. Ka'asher tzivah oto Elohim — seperti yang Allah perintahkan, referensi eksplisit ke sumber perintah.
Tahukah kamu
Mengapa hari kedelapan untuk sunat? — Perspektif kuno dan modern
Perintah sunat pada hari kedelapan (Kej. 17:12) dilaksanakan Abraham dengan tepat (21:4). Dari perspektif hukum kuno Timur Dekat, angka tujuh adalah angka kelengkapan/seminggu; hari kedelapan adalah 'hari setelah kelengkapan' — hari awal dari putaran baru. Dalam tradisi Ibrani kemudian, hari kedelapan menjadi hari sunat standar (Im. 12:3). Yang menarik: dari sudut pandang medis modern, vitamin K yang berperan dalam pembekuan darah mencapai tingkat tertinggi pada hari kedelapan setelah kelahiran — membuat prosedur ini lebih aman secara medis pada hari itu dari hari-hari sebelumnya. Apakah ini kebetulan atau desain ilahi yang bertepatan dengan pengetahuan medis modern adalah pertanyaan yang menarik diperdebatkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:4
Kejadian 17:12
perintah sunat hari kedelapan di 17:12 digenapi persis di 21:4 ('ben shmonat yamim ka'asher tzivah'); Abraham melakukan tepat yang diperintahkan; pola ketaatan yang tepat pada perintah Allah berulang dalam pasal 21: nama yang diperintahkan (21:3, dari 17:19) dan waktu sunat yang diperintahkan (21:4, dari 17:12)
“Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat di antara kamu, setiap laki-laki dalam generasi kamu...”
Imamat 12:3
hukum Musa di Im. 12:3 mengkodifikasikan apa yang sudah Abraham lakukan: sunat hari kedelapan (21:4); praktik yang Abraham laksanakan berdasarkan perintah langsung (17:12) kemudian menjadi hukum tertulis yang berlaku bagi seluruh Israel
“Pada hari yang kedelapan haruslah dikerat kulit khatannya.”
Lukas 2:21
pola Abraham yang menyunat Ishak pada hari kedelapan dan memberikan nama yang Allah tentukan (21:3-4) diulangi dalam kelahiran Yesus di Luk. 2:21: disunat pada hari kedelapan dan dinamai sesuai yang diperintahkan malaikat; dua anak perjanjian, satu pola
“Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunat, Ia diberi nama Yesus, nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 21:4
✕ Sering dikira
"Sunat Ishak pada hari kedelapan menunjukkan bahwa sunat adalah perintah yang ketat tanpa pengecualian."
✓ Yang sebenarnya
Hukum Musa kemudian membuat pengecualian untuk kondisi kesehatan. Sunat tidak bisa dilakukan jika bayi sakit dan harus ditunda sampai anak sehat (berdasarkan prinsip pikuach nefesh = penyelamatan nyawa yang mengalahkan kewajiban lain). Yang ditekankan di 21:4 bukan rigiditas aturan tapi ketaatan Abraham yang segera ketika kondisi memungkinkan.
✕ Sering dikira
"Bahwa Musa mencatat sunat Ishak menunjukkan bahwa sunat adalah praktik yang ditemukan Abraham, bukan yang sudah ada sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Sunat sudah ada di berbagai budaya kuno sebelum Abraham — termasuk Mesir kuno. Yang unik dalam Kejadian 17 adalah bahwa sunat ditetapkan sebagai tanda perjanjian yang spesifik antara Allah dan Abraham serta keturunannya — bukan bahwa sunat ditemukan. Makna dan konteks perjanjiannya yang baru, bukan praktiknya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 21:4
Ketaatan kepada Tuhan hendaknya dimulai dari hal-hal kecil dan dilakukan secara konsisten. Keluarga adalah tempat pertama untuk menanamkan iman dan nilai-nilai rohani kepada anak-anak.
Bapa, ajari aku untuk taat kepada-Mu dalam setiap hal, dan jadikan keluargaku tempat yang memuliakan-Mu. Amin.