Allah menyebut Abraham nabi dan memerintahkan Abimelekh mengembalikan Sara
Kejadian 20:7
Abraham dan Abimelekh
“Sekarang, kembalikanlah istri orang itu karena dia adalah seorang nabi. Dia akan berdoa untukmu supaya kamu akan hidup. Namun, jika kamu tidak mengembalikan istrinya kepadanya, ketahuilah bahwa kamu dan semua yang bersama denganmu pasti akan mati.””Kejadian 20:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau."”Kejadian 20:7 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sekarang, kembalikanlah dia kepada suaminya. Suaminya seorang nabi, dan ia akan berdoa untukmu supaya engkau tidak mati. Tetapi jika engkau tidak mengembalikannya, ingat, engkau dan seluruh rakyatmu akan mati!"”Kejadian 20:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka sekarang, kembalikanlah dia kepada Abraham, karena Abraham adalah nabi dan dia akan berdoa untukmu supaya kamu tetap hidup. Bila kamu tidak mengembalikan perempuan itu, ketahuilah, kamu dan seluruh rakyatmu akan mati!””Kejadian 20:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore restore the man his wife; for he is a prophet, and he shall pray for thee, and thou shalt live: and if thou restore her not, know thou that thou shalt surely die, thou, and all that are thine.”Kejadian 20:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 20:7?
Allah menyebut Abraham sebagai nabi dan menegaskan kekuatan doanya. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah melindungi Abraham dan Sara, serta memberikan kesempatan kepada Abimelekh untuk memperbaiki kesalahannya dengan mengembalikan Sara. Doa Abraham menjadi sarana kesembuhan bagi Abimelekh dan keluarganya.
Latar belakang
Ve'atta hashev eshet ha'ish ki navi hu veyitpallel ba'adkha vehyeh im en attah meshiv da' ki mot tamut — Dan sekarang kembalikanlah istri orang itu karena dia adalah nabi dan dia akan berdoa bagimu dan hiduplah tapi jika tidak kamu kembalikan ketahuilah bahwa kamu pasti akan mati
Sekarang, kembalikanlah istri orang itu karena dia adalah seorang nabi. Dia akan berdoa untukmu supaya kamu akan hidup. Namun, jika kamu tidak mengembalikan istrinya kepadanya, ketahuilah bahwa kamu dan semua yang bersama denganmu pasti akan mati. Perintah diikuti oleh alasan dan konsekuensi: (1) 'Hashev eshet ha'ish' = kembalikanlah istri orang itu; (2) 'Ki navi hu' = karena dia adalah nabi; (3) 'Veyitpallel ba'adkha' = dan dia akan berdoa bagimu; (4) Konsekuensi jika tidak: 'Mot tamut' = kamu pasti akan mati. Kata 'navi' (נָבִיא) muncul di sini untuk pertama kali dalam Alkitab — dan dipakai untuk Abraham. Definisi pertama dari fungsi nabi: seseorang yang doanya diterima Allah demi orang lain.
Di mana
Gerar — dalam mimpi Abimelekh
Malam · instruksi ilahi yang mengandung ancaman dan jalan keluar sekaligus
Kapan
Sekitar 1859 SM
Perintah untuk memulihkan Sara — dan penyebutan pertama 'navi' dalam Alkitab
Yang berbicara
Allah
Yang untuk pertama kali dalam Alkitab menggunakan kata 'nabi' (navi) untuk menggambarkan seseorang — dan orang itu adalah Abraham
Kepada
Abimelekh
Yang menerima perintah untuk mengembalikan Sara dan mendengar bahwa Abraham adalah seorang 'navi' yang doanya bisa menyelamatkan nyawanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָבִיא
navi · nabi
Nabi — navi (dari nava' = berbicara atas nama, bernubuat; atau dari kata Akkadian 'nabu' = memanggil, mengumumkan; kata benda maskulin = nabi, prophet); kemunculan pertama dalam Alkitab Ibrani ada di sini (20:7); dalam konteks ini dikaitkan dengan doa syafaat ('veyitpallel ba'adkha') bukan nubuat; definisi fungsional pertama dari nabi = seseorang yang doanya diterima Allah demi orang lain.
וְיִתְפַּלֵּל בַּעַדְךָ
veyitpallel ba'adkha · dia akan berdoa
Dan dia akan berdoa bagimu — veyitpallel (dari palal = berdoa, memohon; hithpael imperfek orang ketiga maskulin tunggal = dia akan berdoa/memohon; hithpael menunjukkan tindakan yang intensif dan refleksif); ba'adkha (bagimu/demi kamu; dari ba'ad = demi, mewakili + sufiks orang kedua maskulin = bagimu); fungsi 'navi' dalam konteks ini adalah syafaat: Abraham berdoa demi Abimelekh.
מוֹת תָּמוּת
mot tamut · pasti akan mati
Pasti akan mati — mot (dari mut = mati; qal infinitif absolut = mati secara absolut); tamut (kamu akan mati; dari mut; qal imperfek orang kedua maskulin tunggal = kamu akan mati); 'mot tamut' = infinitif absolut + imperfek = penekanan total pada kepastian: kamu pasti akan mati; struktur yang sama digunakan Allah kepada Adam (2:17: 'mot tamut' = kamu pasti akan mati); ancaman yang paling serius dalam Ibrani.
Ve'attah hashev 'eshet ha'ish ki navi hu veyitpallel ba'adkha vihyeh ve'im 'eynkha meshiv da' ki mot tamut attah vekhol 'asher lakh (Dan sekarang kembalikanlah istri orang itu karena nabi adalah dia dan dia akan berdoa bagimu dan hiduplah dan jika tidak mengembalikan ketahuilah bahwa pasti mati kamu dan semua yang kamu punya). Navi hu — nabi adalah dia, kemunculan pertama 'nabi' dalam Alkitab. Veyitpallel ba'adkha — dia akan berdoa bagimu, fungsi nabi sebagai pendoa syafaat. Mot tamut — pasti akan mati, ancaman paling serius dalam Ibrani.
Tahukah kamu
Navi: kemunculan pertama kata 'nabi' dalam Alkitab adalah untuk Abraham
Kata 'navi' (נָבִיא, nabi, prophet) muncul untuk pertama kali dalam seluruh Alkitab di sini, di Kejadian 20:7. Dan orang yang disebut 'navi' pertama adalah Abraham — bukan Musa, bukan Elia, bukan Yesaya. Menarik bahwa kemunculan pertama kata ini tidak terkait dengan nubuat tentang masa depan, tapi dengan doa syafaat: 'dia akan berdoa bagimu' (veyitpallel ba'adkha). Definisi pertama dari 'nabi' dalam Alkitab adalah orang yang doanya diterima Allah demi orang lain. Nabi bukan hanya pembicara firman — tapi orang yang memiliki akses kepada Allah dalam doa. Musa kemudian disebut 'nabi' dalam pengertian yang lebih familiar (Ul. 34:10), tapi definisi pertama datang dari peran Abraham sebagai pendoa syafaat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 20:7
Ulangan 18:18
Abraham yang disebut 'navi' pertama kali (20:7) adalah preseden dari jabatan nabi yang Musa uraikan di Ul. 18:18; tapi fungsi nabi yang dikemukakan di 20:7 (syafaat, doa) menunjukkan dimensi yang berbeda dari fungsi nabi sebagai penyampai firman; keduanya adalah aspek dari peran nabi dalam Alkitab
“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya...”
Yeremia 7:16
Allah memerintahkan Yeremia untuk tidak berdoa bagi Israel yang memberontak (Yer. 7:16) — kontras dengan 20:7 di mana Allah memerintahkan Abimelekh mencari doa Abraham agar hidup; kemampuan nabi untuk berdoa syafaat yang efektif (20:7) bisa ditangguhkan ketika komunitas yang dimohonkan sudah melampaui batas (Yer. 7:16)
“Engkau janganlah berdoa untuk bangsa ini... dan janganlah mendesak Aku, sebab Aku tidak akan mendengarkan engkau.”
Yakobus 5:16
Allah menyuruh Abimelekh mencari doa Abraham agar hidup (20:7: 'dia akan berdoa bagimu dan kamu akan hidup') adalah contoh naratif awal dari prinsip yang Yakobus 5:16 nyatakan: doa orang benar (nabi, dalam kasus ini) sangat besar kuasanya; doa Abraham untuk Abimelekh (20:17) terbukti efektif
“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 20:7
✕ Sering dikira
"Karena Abraham disebut nabi, ini berarti semua yang dia lakukan adalah benar termasuk kebohongannya tentang Sara."
✓ Yang sebenarnya
Sebutan 'nabi' bagi Abraham di 20:7 tidak mengimunisasi seluruh tindakannya dari evaluasi moral. Abraham segera setelahnya dikonfrontasi Abimelekh atas kebohongannya (20:9-10). Nabi adalah orang dengan akses kepada Allah dalam doa — bukan orang yang tidak pernah salah. Musa pun yang disebut nabi terbesar (Ul. 34:10) tidak diizinkan masuk Kanaan karena satu kesalahan.
✕ Sering dikira
"'Mot tamut' (pasti akan mati) berarti Abimelekh sudah divonis mati dan hanya Abraham yang bisa menyelamatkannya."
✓ Yang sebenarnya
Perintah Allah kepada Abimelekh di 20:7 adalah perintah bersyarat: 'kembalikanlah Sara → hiduplah; jika tidak kembalikan → pasti akan mati'. Abimelekh bisa memilih. Bahwa Abraham disebut sebagai 'navi' yang doanya diperlukan menunjukkan bahwa proses pemulihan memerlukan syafaat Abraham, bukan bahwa Abimelekh sudah divonis tanpa ada pilihan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 20:7
Kita bisa belajar bahwa doa orang percaya memiliki kuasa, bahkan untuk mereka yang tidak sengaja berbuat salah. Mungkin ada orang yang perlu kita doakan, meskipun mereka pernah menyakiti kita.
Tuhan, ajarilah aku untuk menjadi pendoa yang setia, bahkan bagi mereka yang mungkin tidak sengaja bersalah kepadaku. Amin.