Abraham mengulangi kebohongan lama — Sara adalah adikku

Kejadian 20:2

Abraham dan Abimelekh

Abraham berkata tentang Sara, istrinya, “Dia adalah adikku,” sehingga Abimelekh, raja Gerar, menyuruh orang untuk mengambil Sara.

Kejadian 20:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 20:2?

Abraham berkata bahwa Sara adalah adiknya, bukan istrinya. Hal ini karena takut akan dibunuh oleh orang-orang Gerar yang mungkin menginginkan Sara. Tindakan ini setengah benar karena Sara memang saudara tiri Abraham, tetapi tidak jujur.

Latar belakang

Vayyomer Avraham el Sara ishto ahoti hi vayyishlahh Avimelekh melekh Gerar vayyiqahh et Sara — Abraham berkata tentang Sara istrinya dia adalah adikku dan Abimelekh raja Gerar mengutus orang dan mengambil Sara

Abraham berkata tentang Sara, istrinya, 'Dia adalah adikku,' sehingga Abimelekh, raja Gerar, menyuruh orang untuk mengambil Sara. Deja vu yang mengejutkan. Kejadian 12:13 mencatat Abraham berkata hal yang sama kepada Firaun: 'Katakanlah bahwa engkau adalah adikku.' Kini di 20:2, Abraham mengatakan hal yang sama kepada Abimelekh. Padahal Sara kini sudah sekitar sembilan puluh tahun — dan pasal 18:11 mencatat 'Sara sudah tidak haid lagi'. Bahwa Abimelekh masih ingin mengambil Sara ke istananya menunjukkan: baik Ada kecantikan yang melampaui usia, baik aliansi politik, atau faktor lain. Allah sendiri yang akan menjelaskan di 20:6: 'Aku yang mencegahmu menyentuhnya'.

Di mana

Gerar — istana Abimelekh

Abraham baru tiba di Gerar · penipuan yang segera terjadi

Kapan

Sekitar 1859 SM — beberapa bulan sebelum kelahiran Ishak

Penipuan yang berulang — pola yang sudah terjadi di Mesir (12:13)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abraham tiba di Gerar (20:1)
Allah memperingatkan Abimelekh dalam mimpi (20:3)
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Abraham

Yang menggunakan strategi yang sama persis dengan yang dia gunakan di Mesir dua puluh tahun sebelumnya — dan Sara yang kini sudah berusia sembilan puluh tahun lebih masih dianggap cukup menarik untuk diambil raja

A

Kepada

Abimelekh raja Gerar

Yang mempercayai klaim Abraham dan mengambil Sara ke istananya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אִשְׁתּוֹ

'ishto · istrinya

Istrinya — 'ishto (dari 'ishah = perempuan, istri + sufiks orang ketiga maskulin = istrinya); narator menyebut Sara sebagai 'ishto' (istrinya) sebelum mencatat bahwa Abraham menyebutnya 'ahoti' (adikku) — kontras naratif yang segera: pembaca tahu kebenaran, Abimelekh tidak; narator tidak menyembunyikan fakta bahwa Sara adalah istri Abraham.

אֲחֹתִי הִוא

'ahoti hi · dia adalah adikku

Dia adalah adikku — 'ahoti (adikku; dari 'ahot = saudara perempuan + sufiks orang pertama = adik/kakak perempuanku); hi (dia; kata ganti orang ketiga feminin tunggal = dia); kalimat sederhana tapi menyesatkan; Abraham akan menjelaskan di 20:12 bahwa Sara memang setengah benar: Sara adalah anak ayahnya dari ibu yang berbeda; kebohongan yang separuh benar.

וַיִּקַּח

vayyiqqahh · mengambil

Dan dia mengambil — vayyiqqahh (dari laqahh = mengambil; qal konsekutif imperfek orang ketiga maskulin tunggal = dan dia mengambil); tindakan Abimelekh yang segera: mendengar 'dia adalah adikku', maka diambil; kata yang sama digunakan untuk tindakan raja Mesir di 12:15 ('vayyuqqahh ha'ishah beit Phar'oh' = dan perempuan itu diambil ke istana Firaun); pola yang terulang.

Vayyomer Avraham el Sara 'ishto 'ahoti hi vayyishlahh Avimelekh melekh Gerar vayyiqqahh et Sara (Dan Abraham berkata tentang Sara istrinya dia adalah adikku dan Abimelekh raja Gerar mengutus dan mengambil Sara). 'Ishto — istrinya, kebenaran yang pembaca tahu. 'Ahoti hi — dia adalah adikku, klaim yang separuh benar tapi sepenuhnya menyesatkan. Vayyiqqahh — dan dia mengambil, konsekuensi yang langsung terjadi.

Tahukah kamu

Pola Abraham-Sara-raja asing: satu kisah yang terjadi dua kali dan satu varian di keluarga Ishak

Kisah 'istri/adik' dalam Kejadian muncul tiga kali: (1) Abraham di Mesir, Sara kepada Firaun (12:10-20); (2) Abraham di Gerar, Sara kepada Abimelekh (pasal 20); (3) Ishak di Gerar, Rebeka kepada Abimelekh (26:1-11). Beberapa penafsir historis-kritis melihat ini sebagai tiga versi dari satu tradisi lisan yang sama. Tapi teks Kejadian dalam bentuknya yang ada mempresentasikan ketiganya sebagai peristiwa yang berbeda. Yang menarik: dalam tiga kasus, strategi yang sama digunakan, dan dalam tiga kasus, Allah yang melindungi — baik dengan tulah (pasal 12), mimpi (pasal 20), atau pengungkapan langsung (pasal 26). Pola yang berulang menunjukkan kelemahan iman yang juga berulang dalam keluarga ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 20:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 20:2

✕  Sering dikira

"Sara yang berusia sembilan puluh tahun tidak mungkin menarik bagi Abimelekh secara fisik; pasti ada alasan politik untuk mengambilnya."

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menjelaskan motivasi Abimelekh mengambil Sara. Apakah kecantikan, aliansi politik, atau faktor lain adalah spekulasi. Yang jelas: Allah menyebut alasan tindakan Abimelekh bukan dalam kategori kejahatan tapi 'ketidaksalahannya' (20:4-6). Abimelekh bertindak berdasarkan informasi yang salah yang Abraham berikan.

✕  Sering dikira

"Dengan mengulang kebohongan yang sama, Abraham membuktikan dia tidak pernah benar-benar beriman."

✓  Yang sebenarnya

Alkitab secara konsisten menampilkan tokoh-tokohnya sebagai manusia yang kompleks — bukan tanpa cela. Pola yang berulang bukan meniadakan iman Abraham (Ibr. 11:8-12 memuji iman Abraham) tapi menunjukkan bahwa iman yang sejati pun tidak menghindarkan dari kegagalan yang berulang. Paradoks ini adalah bagian dari kejujuran naratif Alkitab.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 20:2

Terkadang kita tergoda untuk tidak jujur untuk melindungi diri sendiri. Namun, Tuhan menginginkan kita berlaku jujur dan percaya bahwa Dia yang melindungi kita.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk selalu jujur dan percaya pada perlindungan-Mu, bukan pada kebohongan. Amin.