Para malaikat mengungkapkan misi mereka — kami akan membinasakan tempat ini

Kejadian 19:13

Kehancuran Sodom

sebab kami akan membinasakan tempat ini. Teriakan mengenai kota ini begitu keras di hadapan TUHAN sehingga TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya.”

Kejadian 19:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 19:13?

Dua malaikat menjelaskan kepada Lot bahwa mereka akan membinasakan Sodom karena Tuhan mendengar teriakan keluhan yang besar tentang kota itu. Tuhan mengutus mereka untuk menghancurkan tempat tersebut.

Latar belakang

Ki mishhetinim et hamaqqom hazzeh ki gadlah tsa'aqatam et pene YHWH vayishlahhenu YHWH leshahhetah — Sebab kami akan membinasakan tempat ini karena teriakan tentang kota ini sangat keras di hadapan TUHAN dan TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya

Sebab kami akan membinasakan tempat ini. Teriakan mengenai kota ini begitu keras di hadapan TUHAN sehingga TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya. Para malaikat akhirnya mengungkapkan misi mereka secara eksplisit. Dua klausa kunci: (1) 'Ki gadlah tsa'aqatam et pene YHWH' = karena teriakan tentang mereka sangat besar di hadapan TUHAN — menggemakan bahasa TUHAN sendiri di 18:20 ('za'aqat S'dom vegomorah ki rabbah' = teriakan Sodom dan Gomora karena sangat besar); (2) 'Vayishlahhenu YHWH leshahhetah' = TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya — pertama kalinya para malaikat mengidentifikasi diri sebagai utusan TUHAN secara eksplisit. Penghancuran bukan inisiatif malaikat tapi perintah TUHAN.

Di mana

Di dalam rumah Lot, Sodom

Malam hari · misi penyelamatan berubah menjadi pengumuman resmi kehancuran

Kapan

Sekitar 1860 SM

Pengungkapan misi — dari misteri ke kepastian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Para malaikat meminta Lot mengumpulkan keluarganya (19:12)
Lot pergi memperingatkan calon menantu yang menganggapnya bercanda (19:14)
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Para malaikat

Yang untuk pertama kali secara terbuka mengungkapkan tujuan kedatangan mereka: penghancuran Sodom adalah perintah TUHAN yang sudah ditetapkan

L

Kepada

Lot

Yang mendengar konfirmasi bahwa apa yang telah ditakutinya tentang Sodom kini menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַשְׁחִיתִים

mashhhitim · kami akan membinasakan

Orang-orang yang membinasakan / pemusnah — mashhhitim (dari shahhhet = merusak, membinasakan; hiphil partisip aktif maskulin jamak = orang-orang yang sedang membinasakan); bentuk partisip yang menunjukkan agen tindakan bukan kata kerja biasa; 'ki mashhhitim anahhnu' = karena kamilah para pemusnah; para malaikat mengidentifikasi diri sebagai agen penghancuran; kata yang sama dengan 'mashhhit' yang melindungi Israel di malam Paskah (Kel. 12:23).

צְעָקָתָם

tse'aqatam · teriakan tentang mereka

Teriakan mereka — tse'aqatam (dari tsa'aq = berteriak; kata benda feminin tunggal tse'aqah = teriakan + sufiks orang ketiga maskulin jamak = teriakan mereka); teriakan yang naik kepada Allah sebagai permohonan keadilan atas penderitaan; menggemakan 'za'aqat S'dom' di 18:20; 'et pene YHWH' = di hadapan TUHAN = teriakan itu sudah tiba dan diperhitungkan oleh TUHAN.

שְׁלָחָנוּ יְהוָה

shlahhanu YHWH · mengutus kami

TUHAN mengutus kami — shlahhanu (dari shalahh = mengutus; qal perfek orang ketiga maskulin tunggal + sufiks orang pertama jamak = Dia telah mengutus kami); YHWH (TUHAN, nama diri Allah); pertama kalinya para malaikat secara eksplisit mengidentifikasi diri sebagai utusan TUHAN; penghancuran adalah perintah TUHAN, bukan inisiatif malaikat; 'mal'akh' (malaikat) secara harfiah = utusan.

Ki mashhhitim anahhnu et haqom hazzeh ki gadlah tsa'aqatam et pene YHWH vayishlahhenu YHWH leshahhetah (Sebab kamilah para pemusnah tempat ini karena teriakan mereka besar di hadapan TUHAN dan TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya). Mashhhitim anahhnu — kamilah para pemusnah, bukan agen independen tapi utusan ilahi. Tsa'aqatam et pene YHWH — teriakan mereka di hadapan TUHAN, yang memicu respons ini. Shlahhanu YHWH — TUHAN yang mengutus.

Tahukah kamu

Za'aqah (teriakan): suara penderitaan yang mencapai Allah dan memicu respons ilahi

Kata 'tsa'aqah/za'aqah' (teriakan, jerit) muncul pertama kali dalam konteks Sodom di 18:20 ('za'aqat S'dom vegomorah') dan digemakan di 19:13 ('tsa'aqatam'). Kata ini bukan hanya suara keras biasa — dalam Alkitab Ibrani, 'tsa'aqah' adalah teriakan penderitaan yang naik kepada Allah sebagai permohonan keadilan. Kata yang sama digunakan untuk teriakan budak Israel di Mesir yang TUHAN dengar (Keluaran 2:23: 'vayyiz'aqu' = mereka berteriak; 3:7: 'shama'ti et tsa'aqatam' = Aku telah mendengar teriakannya). Allah yang mendengar 'teriakan' adalah tema yang menghubungkan kisah Sodom (19:13) dengan kisah Keluaran: TUHAN tidak deaf terhadap penderitaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 19:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 19:13

✕  Sering dikira

"Para malaikat membinasakan Sodom karena kehendak mereka sendiri sebagai makhluk yang murka."

✓  Yang sebenarnya

Teks eksplisit: 'TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya' (vayishlahhenu YHWH leshahhetah). Para malaikat adalah utusan (mal'akhim) yang menjalankan mandat, bukan pelaku otonom. Penghancuran Sodom adalah keputusan ilahi yang sudah diumumkan dalam dialog TUHAN-Abraham di pasal 18, bukan tindakan impulsif malaikat.

✕  Sering dikira

"Teriakan yang mencapai TUHAN di 19:13 adalah teriakan warga Sodom kepada Allah mereka untuk bantuan."

✓  Yang sebenarnya

Konteks 18:20 dan 19:13 menunjukkan bahwa 'teriakan' (tsa'aqah/za'aqah) adalah jeritan orang-orang yang menjadi korban kejahatan Sodom — bukan teriakan warga Sodom sendiri. Ini adalah permohonan keadilan dari pihak yang tertindas oleh Sodom, yang naik kepada TUHAN dan memicu respons ilahi.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 19:13

Tuhan mendengar setiap penderitaan dan ketidakadilan. Ini mengingatkan kita untuk tidak menutup mata terhadap kesalahan di sekitar kita, karena Tuhan melihat dan akan bertindak pada waktu-Nya.

Tuhan, bukalah mataku terhadap ketidakadilan di sekitarku dan berikan keberanian untuk bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.