Teriakan tentang Sodom dan Gomora sudah sangat keras — TUHAN mengumumkan misi penyelidikan

Kejadian 18:20

Tiga Tamu Abraham

Kemudian TUHAN berkata, “Karena teriakan tentang Sodom dan Gomora sangat keras, dan karena dosa mereka terlampau berat,

Kejadian 18:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 18:20?

Tuhan mengetahui bahwa dosa Sodom dan Gomora sudah sangat berat, sampai-sampai keluhan tentang mereka naik kepada-Nya, dan Ia harus turun untuk melihat keadaan yang sebenarnya.

Latar belakang

Za'aqat Sedom vaAmorah ki rabbah vehatte'tam ki kavdah me'od — Teriakan Sodom dan Gomora sungguh sudah besar dan dosa mereka sungguh sudah sangat berat

Kemudian TUHAN berkata, 'Karena teriakan tentang Sodom dan Gomora sangat keras, dan karena dosa mereka terlampau berat.' Dua kata yang menggambarkan kondisi Sodom: 'ki rabbah' (sungguh sudah besar/banyak) dan 'ki kavdah me'od' (sungguh sudah sangat berat). Kata 'za'aqat' (teriakan) merujuk pada teriakan orang yang tertindas yang 'naik' ke hadapan Allah — sama seperti teriakan darah Habel yang 'berseru' kepada Allah (4:10). TUHAN tidak menginisiasi penghakiman Sodom karena kemarahan spontan tapi karena teriakan korban yang sudah naik dan tidak bisa diabaikan. Ini adalah karakterisasi Allah yang merespons pada penderitaan orang yang tertindas.

Di mana

Jalan dari Mamre ke arah Sodom

TUHAN berbicara kepada Abraham tentang 'teriakan' yang sudah sampai kepada-Nya dari Sodom

Kapan

Sekitar 1860 SM — sesaat sebelum Abraham memohon untuk Sodom (18:22-32)

Pengumuman awal tentang penghakiman Sodom — pembuka bagi negosiasi Abraham dengan Allah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
TUHAN menyatakan kepercayaan kepada Abraham untuk mendidik keturunannya (18:19)
Dua malaikat pergi ke Sodom sementara Abraham tetap di hadapan TUHAN (18:22)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Yang kini berbicara kepada Abraham secara langsung tentang apa yang akan Dia lakukan — beralih dari pertimbangan privat ke pengumuman publik kepada Abraham

A

Kepada

Abraham

Yang sekarang mendengar langsung dari TUHAN tentang rencana-Nya atas Sodom dan Gomora — transisi dari monolog ilahi ke dialog

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זַעֲקַת

za'aqat · teriakan

Teriakan/jeritan — za'aqat (dari za'aq = berteriak dalam tekanan, jeritan kepada Allah; kata benda konstruk feminin = teriakan tentang/dari); za'aqah adalah teriakan yang spesifik untuk situasi penindasan — bukan sekadar keributan tapi jeritan orang yang tidak punya tempat lain untuk berpaling; teriakan yang naik kepada Allah adalah indikator ketidakadilan yang melampaui batas.

כִּי רַבָּה

ki rabbah · sudah sangat besar

Sungguh sudah besar — ki (sungguh; partikel penegasan); rabbah (sudah besar, sudah banyak; dari rav = besar, banyak; feminin); teriakan yang 'sudah sangat besar' menunjukkan akumulasi selama waktu yang lama.

כִּי כָבְדָה מְאֹד

ki kavdah me'od · sangat berat

Sungguh sudah sangat berat — ki (sungguh; penegasan); kavdah (sudah berat; dari kaved = berat, serius, signifikan; perfek feminin); me'od (sangat; adverb penegasan); 'kaved' juga digunakan untuk 'hati yang keras' (hati Firaun yang mengeras) — kata yang menggambarkan sesuatu yang sudah padat dan tidak bisa diabaikan.

Vayyomer YHWH za'aqat Sedom va'Amorah ki rabbah vehatte'tam ki kavdah me'od (Dan TUHAN berkata teriakan Sodom dan Gomora sungguh sudah besar dan dosa mereka sungguh sudah sangat berat). Za'aqah — teriakan dari bawah. Rabbah, kavdah me'od — sudah sangat besar dan sangat berat. Allah yang merespons teriakan orang tertindas adalah Allah yang sama yang nantinya mendengar teriakan Israel di Mesir.

Tahukah kamu

Za'aqah: teriakan orang tertindas yang naik kepada Allah — pola yang berulang dalam Alkitab

Kata 'za'aqah' (teriakan, jeritan) adalah kata teknis dalam Alkitab Ibrani untuk jeritan yang muncul dari situasi penindasan dan ketidakadilan yang tidak bisa diselesaikan dengan cara manusiawi. Pola 'teriakan yang naik kepada Allah': (1) darah Habel berseru dari tanah kepada Allah (4:10); (2) za'aqat Mesir — teriakan Israel dalam perbudakan Mesir (Kel. 3:7: 'Aku telah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesengsaraan umat-Ku'); (3) za'aqat Sodom (18:20). Dalam ketiganya, teriakan yang naik akhirnya memicu respons ilahi yang mengubah sejarah. Dosa Sodom di sini digambarkan bukan hanya dari sudut pandang moralitas tapi dari sudut pandang korban yang menderita dan menjerit.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 18:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 18:20

✕  Sering dikira

"'Teriakan Sodom' (za'aqat Sodom) merujuk pada teriakan orang-orang Sodom yang merayakan dosa mereka."

✓  Yang sebenarnya

Za'aqah dalam bahasa Ibrani secara konsisten merujuk pada teriakan orang yang tertindas dan menderita, bukan teriakan suka cita. Dosa Sodom sebagaimana Yehezkiel 16:49 jelaskan mencakup 'keangkuhan, kelebihan makanan, kemewahan, tapi tidak menolong orang miskin' — za'aqah adalah teriakan korban dari ketidakadilan sosial Sodom.

✕  Sering dikira

"TUHAN turun menghakimi Sodom karena Allah marah secara pribadi atas dosa-dosa yang dilakukan."

✓  Yang sebenarnya

Narasi 18:20 menggambarkan TUHAN yang merespons za'aqah — teriakan korban yang naik kepada-Nya. Ini bukan gambaran Allah yang marah secara impulsif tapi Allah yang merespons penderitaan orang yang tertindas. Ayat selanjutnya (18:21) bahkan menunjukkan Allah yang akan 'turun untuk melihat' — proses penyelidikan sebelum penghakiman.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 18:20

Tuhan tidak menutup mata terhadap kejahatan yang terjadi di dunia. Ini mengingatkan kita untuk tidak meremehkan dosa, karena dosa yang terus dipelihara dapat membawa konsekuensi yang serius.

Ya Tuhan, bukalah mataku terhadap dosa yang ada di sekitarku, dan beriku keberanian untuk hidup benar di tengah dunia yang gelap. Amin.