Sungguh! Sara akan melahirkan dan kamu akan menamainya Ishak — konfirmasi yang menutup semua ambiguitas

Kejadian 17:19

Janji Allah Mengenai Ishak

Akan tetapi, Allah berfirman, “Sungguh! Sara, istrimu, akan melahirkan anak laki-laki bagimu dan kamu akan menamainya Ishak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya sebagai perjanjian kekal yang akan berlaku sampai kepada keturunan-keturunannya setelah dia.

Kejadian 17:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 17:19?

Tuhan menegaskan bahwa Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan diberi nama Ishak. Tuhan akan mengikat perjanjian-Nya dengan Ishak, bukan dengan Ismael, menunjukkan bahwa rencana Tuhan berlanjut melalui Ishak, bukan melalui budak Sara.

Latar belakang

Aval Sara ishtekha yoledet lekha ben vequra'ta et shemo Yitzhaq — tapi Sara istrimu akan melahirkan anak dan kamu akan menamainya Ishak

Akan tetapi, Allah berfirman, 'Sungguh! Sara, istrimu, akan melahirkan anak laki-laki bagimu dan kamu akan menamainya Ishak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya sebagai perjanjian kekal yang akan berlaku sampai kepada keturunan-keturunannya setelah dia.' Kata pertama Allah dalam merespons Abraham: 'aval' = akan tetapi, namun. Bukan penolakan terhadap permohonan Abraham, tapi koreksi arah. Nama 'Ishak' (Yitzhak = dia tertawa) sudah ditetapkan Allah — mengacu pada tawa Abraham di 17:17. Perjanjian akan dikukuhkan dengannya (Ishak), bukan dengan Ismael. Dan lingkupnya: 'perjanjian kekal yang akan berlaku sampai kepada keturunan-keturunannya sesudah dia.'

Di mana

Kanaan — lokasi penampakan ilahi

Allah mengklarifikasi: Ishak bukan Ismael sebagai pewaris perjanjian

Kapan

Sekitar 1861 SM — Abraham berumur 99 tahun

Konfirmasi nama dan jalur perjanjian: melalui Ishak, bukan Ismael

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abraham memohon agar Ismael hidup di hadapan Allah (17:18)
Allah mengakui Ismael dan memberkatinya (17:20)
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah (El Shaddai)

Allah yang merespons permohonan Abraham dengan klarifikasi total: Ishak (bukan Ismael) adalah pewaris perjanjian — dan nama anaknya sudah ditetapkan Allah sebelum lahir

A

Kepada

Abraham

Pria 99 tahun yang kini menerima konfirmasi nama anak yang akan lahir dari Sara, janji waktu yang spesifik (tahun depan), dan kepastian bahwa perjanjian Allah akan mengalir melalui Ishak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲבָל

'aval · Sungguh

Sungguh, tetapi, namun — 'aval (kata adversatif yang kuat; menegaskan bahwa apa yang berikut adalah yang sesungguhnya benar, meskipun berbeda dari apa yang diharapkan; dalam konteks ini: Allah tidak mengabaikan permohonan Abraham [17:18] tapi menegaskan bahwa jalannya melalui Sara); 'aval = penanda yang mempertegas apa yang paling penting.

וְקָרָאתָ אֶת שְׁמוֹ יִצְחָק

veqara'ta 'et shemo Yitzhaq · kamu akan menamainya Ishak

Dan kamu akan memanggil namanya Ishak — veqara'ta (dan kamu akan memanggil/menamai; dari qara' = memanggil; perfek konsekutif orang kedua = dan kamu akan menamai); 'et shemo (nama-Nya; objek langsung); Yitzhaq (Ishak; dari tzahaq = tertawa; 'dia akan tertawa' atau 'semoga dia tertawa'); nama yang diberikan Allah dan harus diberikan Abraham.

בְּרִית עוֹלָם

berit olam · perjanjian kekal

Perjanjian yang kekal — berit (perjanjian); olam (kekal, abadi); berit olam yang diumumkan di 17:7 dan 17:13 kini secara eksplisit dikaitkan dengan Ishak secara pribadi: 'Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya (Ishak) sebagai berit olam'; Ishak sebagai pewaris spesifik dari perjanjian yang kekal.

'Aval Sara ishtekha yoledet lekha ben veqara'ta et shemo Yitzhaq vehaqimoti et beriti itto livrit olam (Sungguh Sara istrimu akan melahirkan bagimu anak dan kamu akan menamainya Ishak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya sebagai perjanjian kekal). 'Aval — kata satu suku kata yang mengarahkan ulang seluruh rencana. Bukan Ismael. Ishak. Nama yang sudah dipilih Allah sebelum dia ada.

Tahukah kamu

Nama Ishak diberikan Allah sebelum lahir — dan mengandung tawa dua orang tua

Ishak (Yitzhak = יִצְחָק) adalah satu dari sedikit orang dalam Alkitab yang diberi nama oleh Allah sebelum lahir, bersama dengan Ismael (16:11) dan Yesus (Mat. 1:21). Yang unik dari nama Ishak: nama itu mengandung kisah dua tawa — tawa Abraham (17:17: vayyitzhaq) dan tawa Sara (18:12: vatitzhaq Sara). Keduanya tertawa ketika mendengar janji ini. Dan Allah memilih untuk memasukkan tawa itu ke dalam nama anak mereka: Yitzhak. Setiap kali nama Ishak disebut, itu adalah pengingat bahwa orang tuanya tertawa — dan bahwa Allah mengubah tawa keraguan menjadi tawa sukacita (21:6: 'Allah telah membuat aku tertawa, tzahaq'). Nama yang mengandung keseluruhan perjalanan dari keraguan menuju sukacita.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 17:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 17:19

✕  Sering dikira

"Allah menolak permohonan Abraham untuk Ismael di 17:18 ketika menjawab 'akan tetapi Sara...'"

✓  Yang sebenarnya

Allah tidak menolak permohonan Abraham untuk Ismael — Dia langsung mengonfirmasi berkat untuk Ismael di ayat berikutnya (17:20). Yang Allah koreksi hanyalah asumsi bahwa Ismael adalah pewaris perjanjian. Merespons 'akan tetapi Sara' (17:19) langsung dilanjutkan 'dan mengenai Ismael, Aku telah mendengarkanmu' (17:20).

✕  Sering dikira

"Nama Ishak yang berarti 'tertawa' menunjukkan bahwa Allah menganggap tawa Abraham sebagai hal yang remeh atau bahkan menghukumnya dengan nama itu."

✓  Yang sebenarnya

Nama Yitzhak diberikan Allah sendiri sebagai pengingat positif dari perjalanan iman Abraham dan Sara. Di 21:6, Sara sendiri yang mengucapkan tawa itu sebagai sukacita: 'Allah telah membuat aku tertawa.' Tawa yang awalnya keheranan menjadi nama yang mengabadikan sukacita; Allah tidak menghukum tapi merayakan perjalanan iman.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 17:19

Terkadang kita mencoba 'membantu' Tuhan dengan cara kita sendiri, seperti Abraham dengan Ismael. Namun, Tuhan tetap setia pada rencana-Nya yang sempurna, bahkan ketika kita tidak sabar. Percayalah bahwa janji Tuhan tidak pernah gagal, meskipun waktunya berbeda dari harapan kita.

Tuhan, ampuni aku saat aku mencoba mengambil kendali atas rencana-Mu, dan ajar aku untuk sabar menantikan waktu-Mu yang sempurna. Amin.