Oh, biarlah Ismael hidup di hadapan-Mu — Abraham memohon untuk anaknya yang sudah ada
Kejadian 17:18
Janji Allah Mengenai Ishak
“Lalu, berkatalah Abraham kepada Allah, “Oh, biarlah Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu.””Kejadian 17:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Abraham berkata kepada Allah: "Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!"”Kejadian 17:18 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu berkatalah ia kepada Allah, "Sebaiknya Ismael saja yang menjadi ahli waris saya."”Kejadian 17:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia berkata kepada Allah, “Oh TUHAN, biarlah Ismael saja yang menjadi ahli warisku.””Kejadian 17:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abraham said unto God, O that Ishmael might live before thee!”Kejadian 17:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 17:18?
Abraham meminta agar Ismael, anaknya yang sudah ada, bisa menjadi ahli waris janji tersebut. Ini menunjukkan kasih Abraham kepada Ismael dan keinginannya untuk melihat berkat Allah atas dia. Namun Allah menjawab bahwa janji-Nya akan diteruskan melalui Ishak.
Latar belakang
Lu Yishma'el yihyeh lefanekha — oh biarlah Ismael hidup di hadapan-Mu: doa bapa yang tidak mau kehilangan anaknya
Lalu, berkatalah Abraham kepada Allah, 'Oh, biarlah Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu.' Kata 'oh' (lu = oh, kiranya, seandainya) adalah kata yang mengungkapkan kerinduan yang dalam dan sedikit putus asa — bukan perintah kepada Allah tapi permohonan yang lemah lembut. Abraham baru saja mendengar tentang Ishak — tapi reaksi pertamanya bukan kegembiraan tentang Ishak, melainkan kekhawatiran tentang Ismael. 'Biarlah Ismael hidup di hadapan-Mu' (yihyeh lefanekha = semoga dia hidup di hadapan-Mu). Abraham sudah mengenal, mencintai, dan mendidik Ismael selama 13 tahun. Dia tidak mau Ismael tersingkirkan oleh janji baru ini.
Di mana
Kanaan — lokasi penampakan ilahi
Abraham yang tersungkur merespons janji Sara dengan permohonan untuk Ismael
Kapan
Sekitar 1861 SM — Abraham berumur 99 tahun, Ismael 13 tahun
Permohonan Abraham untuk Ismael — sebelum Allah mengklarifikasi kedua jalur
Yang berbicara
Abraham
Bapa yang sudah mencintai Ismael selama 13 tahun — mendengar janji tentang Sara dan anak baru, Abraham tidak membuang Ismael dari pikiran: dia memohon supaya Ismael tidak dilupakan dalam rencana Allah
Kepada
Allah (El Shaddai)
Allah yang akan merespons permohonan Abraham dengan cara yang luar biasa: mengakui Ismael DAN memperjelas bahwa Ishak adalah pewaris perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לוּ יִשְׁמָעֵאל
lu Yishma'el · oh, biarlah
Oh, kiranya Ismael — lu (oh, seandainya, kiranya; partikel permohonan atau harapan yang kuat; menunjukkan keinginan yang dalam tapi diungkapkan dengan kerendahan hati; digunakan dalam doa dan ekspresi kerinduan); Yishma'el (Ismael = Allah mendengar); kombinasi: 'oh kiranya Ismael...' — permohonan lembut yang mengandung kerinduan.
יִחְיֶה לְפָנֶיךָ
yihyeh lefanekha · hidup di hadapan-Mu
Semoga dia hidup di hadapan-Mu — yihyeh (semoga dia hidup; dari hayah = hidup; imperfek yussif = semoga/kiranya dia hidup); lefanekha (di hadapan-Mu; dari panim = wajah + sufiks orang kedua = hadapan-Mu = di depan wajah-Mu); 'hidup di hadapan Allah' = mendapat perhatian, berkat, dan pemeliharaan Allah; ini yang Abraham minta untuk Ismael.
לוּ
lu · diperkenankan
Kiranya, seandainya — lu (partikel harapan yang mengungkapkan keinginan yang kuat tapi tidak pasti dikabulkan; berbeda dari imperatif yang memerintah; Abraham tidak memerintah Allah tapi memohon dengan hormat); mengungkapkan sikap hati Abraham: dia mau memohon, bukan menuntut.
Vayyomer Avraham el ha'Elohim lu Yishma'el yihyeh lefanekha (Dan Abraham berkata kepada Allah oh kiranya Ismael hidup di hadapan-Mu). Lu — kata permohonan yang paling lembut. Abraham tidak memprotes janji tentang Ishak. Dia hanya tidak mau Ismael lenyap dari rencana Allah. Permohonan bapa yang mencintai kedua anaknya.
Tahukah kamu
Mengapa Abraham memohon untuk Ismael? Konteks hukum dan emosional
Permohonan Abraham untuk Ismael bisa dipahami dari dua sudut: (1) Emosional: Abraham adalah bapa — dia mencintai Ismael yang sudah bersamanya 13 tahun. Ketika mendengar janji tentang anak baru dari Sara, reaksi pertamanya adalah kekhawatiran tentang nasib Ismael. (2) Hukum kuno: dalam hukum Nuzi dan Hammurabi, anak dari hamba yang sudah diakui sebagai anak resmi tidak bisa begitu saja disingkirkan jika kemudian lahir anak dari istri utama. Abraham mungkin juga khawatir tentang posisi hukum Ismael. Permohonan 'Lu Yishma'el yihyeh lefanekha' (biarlah Ismael hidup di hadapan-Mu) adalah permohonan agar Ismael tidak dilupakan atau diperlakukan sebagai yang tidak relevan dalam rencana Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 17:18
Kejadian 21:11
di Kej. 21 ketika Hagar dan Ismael harus diusir, Abraham 'sangat susah' — emosi yang sama dengan permohonan di 17:18; Abraham mencintai Ismael dan kesusahan atas nasibnya adalah tema yang konsisten
“Persoalan itu sangat menyusahkan Abraham oleh karena anaknya itu.”
Mazmur 55:22
permohonan Abraham untuk Ismael (17:18) adalah bentuk 'menyerahkan kekuatiran kepada TUHAN' — Abraham membawa kekhawatirannya tentang Ismael langsung kepada Allah, dan Allah merespons dengan memastikan Ismael juga dalam rencana-Nya
“Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”
Matius 7:7-8
permohonan Abraham untuk Ismael (17:18) dijawab Allah secara luar biasa di 17:20 — penggenapan yang konkret dari prinsip doa yang Yesus ajarkan; Allah mendengar doa bapa untuk anaknya
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 17:18
✕ Sering dikira
"Permohonan Abraham untuk Ismael menunjukkan bahwa Abraham tidak menerima janji tentang Ishak — dia masih mau Ismael menjadi pewaris."
✓ Yang sebenarnya
Permohonan Abraham bukan tentang pewaris — itu tentang kelangsungan hidup Ismael di hadapan Allah. Abraham tidak memprotes Ishak; dia memohon agar Ismael tidak dilupakan. Konteksnya adalah kekhawatiran bapa, bukan penolakan terhadap rencana Allah tentang Ishak.
✕ Sering dikira
"'Biarlah Ismael hidup di hadapan-Mu' berarti Abraham khawatir Ismael akan mati secara fisik."
✓ Yang sebenarnya
'Hidup di hadapan Allah' (yihyeh lefanekha) dalam Alkitab berarti mendapat perhatian, berkat, dan pemeliharaan ilahi — bukan sekadar kelangsungan hidup fisik. Abraham memohon agar Ismael mendapat tempat dalam rencana dan berkat Allah, bukan hanya agar tidak mati.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 17:18
Kita sering punya rencana sendiri tentang bagaimana Allah seharusnya bekerja, tetapi Allah punya cara yang lebih besar. Apakah kita rela melepaskan keinginan kita dan mengikuti rencana Allah, seperti Abraham yang akhirnya menerima kehendak Allah?
Tuhan, berikan kami hati yang rela mengikuti rencana-Mu, meskipun itu berbeda dari harapan kami, dan berkatilah semua orang yang kami kasihi, Amin.