Engkaulah El-Roi — Hagar memberi nama kepada Allah, satu-satunya orang dalam Alkitab yang melakukan ini
Kejadian 16:13
Hagar dan Ismael
“Lalu, Hagar memanggil nama TUHAN yang berbicara kepadanya itu dengan sebutan, “Engkaulah El-Roi!” sebab katanya, “Sungguhkah di sini aku telah melihat Dia yang telah melihat aku?””Kejadian 16:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?"”Kejadian 16:13 · TB
Terjemahan Baru
“Hagar bertanya dalam hatinya, "Benarkah saya telah melihat Allah yang memperhatikan saya?" Maka ia menyebut TUHAN, yang telah berkata-kata kepadanya, "Allah Yang Memperhatikan".”Kejadian 16:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena malaikat itu menyampaikan pesan TUHAN kepadanya, maka Hagar bertanya dalam hati, “Benarkah aku sudah melihat Allah yang memperhatikanku?” Sejak saat itu, Hagar sering menyebut TUHAN sebagai ‘Dia yang memperhatikan aku’.”Kejadian 16:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she called the name of the LORD that spake unto her, Thou God seest me: for she said, Have I also here looked after him that seeth me?”Kejadian 16:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 16:13?
Hagar menyadari bahwa Allah melihat dan peduli padanya, bahkan di padang gurun. Dia menamai Tuhan 'El-Roi', yang berarti 'Allah yang melihat'. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah adalah pribadi yang hadir dan memperhatikan penderitaan manusia, bahkan mereka yang terpinggirkan.
Latar belakang
Attah El Ro'i — Engkaulah Allah yang melihat: seorang hamba perempuan memberikan nama kepada Allah
Lalu, Hagar memanggil nama TUHAN yang berbicara kepadanya itu dengan sebutan, 'Engkaulah El-Roi!' sebab katanya, 'Sungguhkah di sini aku telah melihat Dia yang telah melihat aku?' Hagar melakukan sesuatu yang unik dalam seluruh Alkitab: dia memberi nama kepada Allah. 'El-Roi' = Allah yang melihat. Bukan Abraham yang memberi nama, bukan Musa, bukan nabi — tapi seorang hamba perempuan Mesir yang melarikan diri. Pertanyaan retorisnya penuh kekaguman: 'Sungguhkah aku telah melihat Dia yang telah melihat aku?' Hagar terkagum-kagum bahwa dia bisa bertahan dari perjumpaan ini — dan terkagum-kagum bahwa Allah yang mahakuasa melihat dirinya. Bukan hanya melihat secara umum — tapi melihat Hagar secara spesifik, dalam kesulitannya, di padang belantara yang tersembunyi.
Di mana
Dekat mata air yang kemudian dinamakan Lahai-Roi
Hagar menamai Allah setelah pengalaman perjumpaan yang luar biasa · mata air antara Kadesh dan Bered
Kapan
Sekitar 1874 SM
Respons Hagar setelah perjumpaan dengan Allah — pengakuan teologis yang paling personal
Yang berbicara
Hagar
Satu-satunya manusia dalam seluruh Alkitab yang memberi nama kepada Allah — El-Roi, Allah yang melihat — seorang hamba perempuan yang dalam keputusasaan di padang mengalami perjumpaan yang mengubah hidupnya
Kepada
Allah yang berbicara melalui Malaikat TUHAN
Allah yang kini disapa dengan nama yang Hagar berikan — El-Roi = Allah yang melihat aku — dan nama itu mencerminkan pengalaman Hagar yang paling dalam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵל רֳאִי
El Ro'i · El-Roi
Allah yang melihat — El (Allah; kata generik untuk Allah dalam bahasa Semit); Ro'i (yang melihat aku; dari ra'ah = melihat; partisip maskulin + sufiks orang pertama = yang melihat aku); El Ro'i = Allah yang melihat aku; nama yang paling personal dari semua nama Allah dalam Alkitab — nama dari orang pertama yang mengalami.
הֲגַם הֲלֹם רָאִיתִי
hagam halom ra'iti · Dia yang telah melihat aku
Sungguhkah di sini aku melihat — hagam (apakah juga, sungguhkah; partikel interogatif + penekanan); halom (di sini, ke tempat ini); ra'iti (aku melihat; dari ra'ah = melihat; perfek orang pertama = aku telah melihat); pertanyaan penuh kekaguman: apakah benar-benar di sini aku melihat (bertemu dengan) Dia yang telah melihat aku?
וַתִּקְרָא שֵׁם יְהוָה
vatiqra' shem YHWH · memanggil nama
Dan dia memanggil nama TUHAN — vatiqra' (dan dia menyebut/memanggil; dari qara' = memanggil, menamai; konsekutif imperfek feminin); shem (nama; identitas, reputasi); YHWH (TUHAN); Hagar memanggil nama Allah = memberi nama kepada Allah berdasarkan pengalaman pribadinya dengan Dia.
Vatiqra' shem YHWH hadover eleyha attah El Ro'i ki amerah hagam halom ra'iti aharey ro'i (Dan dia memanggil nama YHWH yang berbicara kepadanya Engkaulah Allah yang melihat sebab dia berkata apakah benar-benar di sini aku melihat setelah Dia melihat aku). El-Roi. Allah yang melihat. Nama yang lahir dari pengalaman paling dalam di titik paling gelap kehidupan Hagar. Di padang yang sunyi, di saat sendirian dan melarikan diri, Allah melihat Hagar. Dan Hagar melihat Allah. Dan dari pertemuan itu lahir nama.
Tahukah kamu
Hagar: satu-satunya orang dalam Alkitab yang memberi nama kepada Allah
Dalam seluruh Alkitab, manusia menerima nama dari Allah atau memberi nama kepada tempat, hewan, dan anak — tapi hanya Hagar yang memberi nama kepada Allah sendiri. Nama-nama Allah lainnya (El Shaddai, YHWH, Adonay, El Elyon) adalah nama yang Allah gunakan untuk diri-Nya sendiri atau yang diungkapkan kepada manusia. El-Roi = Allah yang melihat adalah nama yang Hagar berikan dari pengalaman pribadinya. Ini menunjukkan bahwa Hagar memiliki relasi teologis yang nyata dan personal dengan Allah — dia bukan hanya subjek cerita orang lain, dia adalah tokoh yang mengalami sendiri dan merespons secara teologis. Sumur yang kemudian dinamakan Lahai-Roi ('mata air Dia yang hidup yang melihat aku') mengabadikan pengalaman ini dalam geografi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 16:13
Mazmur 139:1-3
Mazmur 139 mengungkapkan pengalaman yang sama dengan Hagar di 16:13: Allah yang melihat secara personal, yang mengenal setiap detail hidup seseorang; El-Roi (Allah yang melihat) adalah karakter yang dirayakan dalam Mazmur 139
“TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri... Engkau memeriksa perjalanan dan pembaringanku...”
Lukas 1:48
Maria menyebut Allah yang 'memperhatikan kerendahan hamba-Nya' (tepeino = kerendahan/kehinaan) — sama seperti Hagar yang menyebut Allah sebagai El-Roi yang melihat seorang hamba perempuan yang direndahkan di padang; dua hamba perempuan yang disapa Allah secara personal
“Sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya... Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia.”
Zefanya 3:17
El-Roi yang melihat Hagar (16:13) adalah gambaran Allah yang Zefanya 3:17 sebut: Allah yang ada di antara umat-Nya, yang memperhatikan setiap individu; Allah yang melihat bukan dari jarak jauh tapi hadir secara personal
“TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersorak-sorak karena engkau dengan girang, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 16:13
✕ Sering dikira
"Bahwa Hagar bisa 'melihat Allah' menunjukkan bahwa manusia bisa melihat wujud fisik Allah secara langsung tanpa masalah apapun."
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan retoris Hagar ('sungguhkah di sini aku telah melihat Dia yang melihat aku?') mengandung unsur kekaguman bahwa dia masih hidup setelah perjumpaan ini. Dalam konteks Alkitab, 'melihat Allah' dan tetap hidup adalah sesuatu yang luar biasa (bdk. Hak. 13:22). Yang Hagar 'lihat' kemungkinan adalah Malaikat TUHAN dalam bentuk yang bisa dialami manusia, bukan wujud Allah yang sesungguhnya.
✕ Sering dikira
"Hagar memberi nama El-Roi kepada Allah berarti Allah tidak punya nama sebelumnya dan manusia bisa mendefinisikan Allah sesuka hatinya."
✓ Yang sebenarnya
El-Roi bukan nama yang mendefinisikan Allah secara total atau menggantikan nama-Nya yang lain. Ini adalah nama yang Hagar berikan berdasarkan pengalaman spesifiknya — Allah yang dalam situasi itu melihat dirinya. Nama ini menjadi salah satu dari banyak nama/gelar Allah yang mencerminkan berbagai aspek karakter-Nya yang dipahami melalui pengalaman manusia.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 16:13
Ketika kita merasa sendirian dan tidak terlihat, ingatlah bahwa Allah selalu melihat kita. Dia peduli dengan setiap air mata dan perjuangan kita, dan Dia hadir di tempat yang paling sepi sekalipun.
Ya Tuhan, Engkau adalah Allah yang melihatku; terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkanku, bahkan di saat aku merasa paling tidak berarti. Amin.