Eber hidup 430 tahun setelah Peleg — orang terlama di genealogi Sem (selain Sem sendiri)
Kejadian 11:17
Keturunan Sem
“Setelah Peleg lahir baginya, Eber hidup 430 tahun lagi dan masih ada anak laki-laki dan anak perempuan lainnya yang lahir baginya.”Kejadian 11:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Eber masih hidup empat ratus tiga puluh tahun, setelah ia memperanakkan Peleg, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.”Kejadian 11:17 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Eber masih hidup 430 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain.”Kejadian 11:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah Peleg lahir, Eber masih hidup 430 tahun lagi. Sepanjang hidupnya, Eber mempunyai beberapa anak laki-laki dan anak perempuan lainnya.”Kejadian 11:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Eber lived after he begat Peleg four hundred and thirty years, and begat sons and daughters.”Kejadian 11:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 11:17?
Setelah melahirkan Peleg, Eber hidup 430 tahun lagi dan memiliki anak-anak lain. Angka-angka ini menunjukkan rentang hidup yang panjang dan melimpahnya berkat dalam keluarga.
Latar belakang
Eber menyaksikan penurunan drastis umur keturunannya
'Setelah Peleg lahir baginya, Eber hidup 430 tahun lagi dan masih ada anak laki-laki dan anak perempuan lainnya yang lahir baginya.' Total Eber: 464 tahun. Tapi cucunya Peleg hanya hidup 239 tahun. Eber menyaksikan cucunya sendiri mati dalam usia yang bagi Eber masih 'setengah jalan.' Ini anomali menarik dalam genealogi: Eber hidup lebih lama dari cucunya Peleg, bahkan mungkin dari cicit-cicitnya. Hal ini menegaskan bahwa penurunan umur terjadi drastis antara Eber dan Peleg — tepatnya di generasi di mana 'bumi terbelah' (peristiwa Babel). Ada korelasi antara peristiwa Babel dan penurunan drastis umur manusia.
Di mana
Mesopotamia
Sisa masa hidup Eber · entri yang mengungkap anomali: nenek moyang hidup lebih lama dari cucunya
Kapan
Dari kelahiran Peleg hingga kematian Eber — sekitar 430 tahun
Sisa masa hidup Eber — yang melampaui masa hidup cucunya
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang melengkapi entri Eber dengan angka yang mengejutkan: 430 tahun sisa hidup, total 464 tahun — lebih panjang dari semua keturunannya di pasal 11
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mungkin memperhatikan bahwa Eber (464 tahun) hidup lebih lama dari cucunya Peleg (239 tahun) — orang tua menguburkan keturunannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁלֹשִׁים שָׁנָה וְאַרְבַּע מֵאוֹת שָׁנָה
shloshim shanah ve'arba me'ot shanah · 430 tahun
Tiga puluh tahun dan empat ratus tahun (= 430) — angka sisa hidup Eber yang tertinggi di antara keturunannya dalam pasal 11; 430 akan muncul lagi di Kel. 12:40 (Israel di Mesir 430 tahun); total hidup Eber: 34 + 430 = 464 tahun.
אַחֲרֵי הוֹלִידוֹ אֶת פֶּלֶג
akharey holiyd o et Peleg · setelah Peleg lahir baginya
Setelah dia memperanakkan Peleg — akharey (setelah); holiyd o (dia memperanakkan); et Peleg (Peleg dengan penanda objek); formula identik dengan entri-entri sebelumnya; ini kali keempat formula akharey holiyd o muncul dalam genealogi ini (v.11, 13, 15, 17).
בָּנִים וּבָנוֹת
banim uvanot · anak laki-laki dan perempuan lainnya
Anak-anak laki dan perempuan — untuk kali keempat dalam pasal ini; termasuk di antaranya adalah Yoktan (10:25-26) yang juga adalah anak Eber — Yoktan, nenek moyang 13 suku Arabia, disebutkan sebagai saudara Peleg di 10:25 tapi tidak masuk dalam genealogi utama di pasal 11.
Vayyikhyu Ever akharey holiyd o et Peleg shloshim shanah ve'arba me'ot shanah (Eber hidup 430 tahun setelah Peleg lahir) vayyoled banim uvanot (dan melahirkan anak-anak lain). Eber 464 tahun — mengubur cucunya Peleg (239 tahun). Nenek moyang yang menyaksikan penurunan dramatis. Angka 430 yang akan bergema lagi di Keluaran. Genealogi yang tampak monoton ini menyimpan detail yang mengejutkan jika kita memperhatikan.
Tahukah kamu
Eber dan 430 — angka yang akan muncul lagi dalam kisah perbudakan di Mesir
Eber hidup 430 tahun setelah Peleg lahir. Angka 430 ini muncul lagi secara mengejutkan dalam Keluaran 12:40: 'Orang Israel telah diam di Mesir selama empat ratus tiga puluh tahun.' Apakah ini kebetulan? Kemungkinan besar ya — angka 430 tahun adalah waktu yang bermakna dalam sejarah Israel di Mesir, bukan referensi ke Eber. Tapi koinsidensi angka ini menarik: 430 tahun sisa hidup Eber, 430 tahun Israel di Mesir. Dua periode penting dalam sejarah keselamatan berbagi angka yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 11:17
Keluaran 12:40
430 tahun sisa hidup Eber bergema dengan 430 tahun Israel di Mesir — koinsidensi angka yang menarik antara dua periode penting sejarah keselamatan
“Orang Israel telah diam di Mesir selama empat ratus tiga puluh tahun.”
Kejadian 10:25
Yoktan — saudara Peleg yang disebutkan di 10:25 — termasuk dalam 'anak-anak lain' Eber yang disebut di 11:17; Yoktan adalah keturunan Eber yang tidak masuk genealogi utama
“Bagi Eber, lahirlah dua anak laki-laki, yang satu bernama Peleg... sedangkan saudaranya bernama Yoktan.”
Lukas 3:35-36
Eber adalah salah satu mata rantai dalam silsilah Yesus yang dicatat Lukas — 464 tahun masa hidupnya berakhir dalam rantai yang menuju Juruselamat
“...anak Peleg, anak Eber, anak Selah, anak Arpakhsad, anak Sem...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 11:17
✕ Sering dikira
"Karena Eber hidup 430 tahun setelah Peleg lahir, dan Peleg hanya hidup 239 tahun, Eber pasti masih hidup ketika Peleg mati."
✓ Yang sebenarnya
Ini memang benar secara aritmatika dalam angka yang tercatat: Peleg hidup 239 tahun dari kelahirannya, sementara Eber hidup 430 tahun setelah Peleg lahir. Jadi jika angka-angka ini harfiah, Eber memang masih hidup ketika Peleg mati — bahkan masih hidup sekitar 191 tahun setelah Peleg mati.
✕ Sering dikira
"'Anak-anak lain' Eber tidak penting karena tidak masuk dalam genealogi utama menuju Abraham."
✓ Yang sebenarnya
Yoktan, saudara Peleg, disebutkan secara eksplisit di 10:25-29 sebagai nenek moyang 13 suku Arabia Selatan. Yoktan adalah anak Eber yang sangat signifikan dalam tabel bangsa meski tidak masuk garis utama pasal 11. 'Anak-anak lain' bukan berarti tidak penting.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 11:17
Kehidupan yang panjang bisa menjadi kesempatan untuk melayani Tuhan dan meninggalkan dampak. Kita bisa mengisi hari-hari kita dengan melakukan kebaikan dan berbagi kasih.
Bapa, ajari aku untuk menghargai setiap hari yang Kau berikan. Biarlah hidupku menjadi kesaksian yang membawa orang lain mengenal-Mu. Amin.