Resen dan kota yang besar — catatan tentang kota penting yang menghubungkan Niniwe dan Kalah
Kejadian 10:12
Keturunan Anak-Anak Nuh
“dan Resen yang ada di antara Niniwe dan Kalah; yang adalah kota yang besar.”Kejadian 10:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu.”Kejadian 10:12 · TB
Terjemahan Baru
“dan Resen yang terletak di antara Niniwe dan Kalah. Semuanya itu adalah kota-kota besar.”Kejadian 10:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan Resen. Resen merupakan kota terbesar di antara kota Niniwe dan kota Kalah.”Kejadian 10:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Resen between Nineveh and Calah: the same is a great city.”Kejadian 10:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 10:12?
Nimrod juga membangun Resen, kota yang terletak di antara Niniwe dan Kalah, yang disebut sebagai kota besar. Ayat-ayat ini menggambarkan perkembangan perkotaan yang pesat dan kekuatan politik Nimrod, menjadikannya tokoh yang sangat berpengaruh dalam sejarah awal manusia.
Latar belakang
'Kota yang besar' — siapa yang dimaksud?
'Dan Resen yang ada di antara Niniwe dan Kalah; yang adalah kota yang besar.' Ada ambiguitas: 'kota yang besar' (ha'ir hagedolah) — apakah merujuk ke Resen, atau ke seluruh kawasan kota yang dibentuk oleh keempat kota (Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah, Resen) secara bersama? Banyak penafsir menduga ini merujuk ke Niniwe atau ke kawasan metropolitan Niniwe secara keseluruhan — konsisten dengan bagaimana Yunus menyebut Niniwe sebagai 'kota yang besar sekali' (Yun. 1:2; 3:3). Arkeologi modern menemukan bahwa Niniwe, Kalah (Nimrud), dan area sekitarnya memang membentuk satu kawasan urban besar.
Di mana
Antara Niniwe dan Kalah — Mesopotamia Utara
Resen — kota di antara dua kota besar yang disebut sebagai 'kota yang besar'
Kapan
Generasi ketiga atau keempat setelah air bah
Pembangunan kota-kota Asyur oleh Nimrod
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang menambahkan catatan bahwa salah satu kota Nimrod adalah 'kota yang besar' — penekanan yang menarik
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mendengar 'kota yang besar' dan mengingat Niniwe sebagai kota terbesar yang pernah mereka dengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִיא הָעִיר הַגְּדֹלָה
hi ha'ir hagedolah · kota yang besar
Itulah kota yang besar — hi (itu/itulah, kata penunjuk); ha'ir (kota, dari ur = cahaya/kota, akar yang sama dengan nama kota Ur); hagedolah (yang besar, dari gadol = besar, agung); frasa yang akan dipakai untuk Niniwe dalam Yunus.
רֶסֶן
Resen · Resen
Resen — nama yang kemungkinan berasal dari bahasa Akkadia; tidak teridentifikasi dengan pasti secara arkeologis; beberapa mengidentifikasikannya dengan Larissa yang disebutkan Xenophon, atau dengan kota lain di sekitar Niniwe.
בֵּין נִינְוֵה וּבֵין כָּלַח
beyn Nineveh uveyn Kalakh · di antara Niniwe dan Kalah
Di antara Niniwe dan Kalah — beyn (di antara); penanda lokasi yang sangat spesifik; Resen ada di antara dua kota yang lebih dikenal; kawasan yang kini menjadi wilayah Mosul dan Nimrud di Irak utara.
Ve'et Resen (dan Resen) beyn Nineveh (antara Niniwe) uveyn Kalakh (dan Kalah) hi ha'ir hagedolah (itulah kota yang besar). Ha'ir hagedolah — frasa yang akan terkenal dalam kitab Yunus (3:3 — 'Niniwe adalah kota yang besar sekali, perjalanan tiga hari'). Dari perintis Nimrod yang membangun 'kota besar' ini, sampai ke misi Yunus yang dikirim ke 'kota besar' yang sama — garis narasi yang merentang ribuan tahun.
Tahukah kamu
Kalah = Nimrud modern — kota yang ditemukan kembali oleh Layard pada 1845
Kalah dalam tabel bangsa adalah Nimrud dalam bahasa Arab — kota yang ditemukan kembali oleh arkeolog Inggris Henry Layard pada 1845. Di Nimrud ditemukan istana-istana megah raja Asyur, ribuan tablet tulisan paku, dan relief batu yang menggambarkan kampanye militer Asyur (termasuk pengepungan kota-kota Israel). Pada 2015, kelompok ISIS merusak dan menghancurkan situs Nimrud secara sistematis — salah satu kehilangan warisan budaya terbesar abad ke-21. Kota yang Nimrod bangun mengalami penghancuran 4000 tahun kemudian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 10:12
Yunus 3:3
ha'ir hagedolah di sini muncul lagi di Yunus 3:3 untuk Niniwe — frasa yang sama, kota yang sama, berabad-abad kemudian
“Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Adapun Niniwe adalah sebuah kota yang sangat besar (ha'ir hagedolah)...”
Nahum 3:7
'kota yang besar' akhirnya hancur — kejatuhan Niniwe 612 SM adalah penggenapan nubuat Nahum; kebesaran yang tidak bertahan
“Semua orang yang melihatnya lari dari hadapannya sambil berkata: Niniwe sudah rusak binasa...”
Yunus 4:11
Allah menyebut Niniwe 'kota yang besar' dan menunjukkan belas kasihan — 'kota yang besar' yang Nimrod bangun kini menjadi objek belas kasihan ilahi
“Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 10:12
✕ Sering dikira
"'Kota yang besar' pasti merujuk pada Resen, bukan Niniwe, karena Resen yang disebut terakhir sebelum frasa itu."
✓ Yang sebenarnya
Secara gramatikal 'hi ha'ir hagedolah' bisa merujuk ke Resen (yang paling dekat) atau ke seluruh kawasan kota yang disebutkan. Tradisi penafsiran Yahudi dan Kristen lebih sering mengidentifikasikan 'kota yang besar' ini dengan Niniwe (atau kawasan Niniwe secara keseluruhan), konsisten dengan penggunaan frasa yang sama dalam Yunus.
✕ Sering dikira
"Karena Resen tidak bisa diidentifikasi arkeologis, maka ayat ini tidak bisa dipercaya."
✓ Yang sebenarnya
Tidak bisa mengidentifikasi satu nama tidak membatalkan keakuratan keseluruhan teks. Niniwe dan Kalah (Nimrud) keduanya sudah diidentifikasi dengan baik secara arkeologis. Ketidakmampuan kita menemukan Resen mencerminkan keterbatasan penggalian arkeologi, bukan ketidakakuratan teks.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 10:12
Kota dan peradaban bisa menjadi bukti kreativitas manusia, tetapi semuanya itu sementara. Kita dipanggil untuk mencari kota yang kekal, yaitu kerajaan Allah, dan membangun hidup kita di atas fondasi yang tidak tergoyahkan.
Bapa, bantu aku untuk tidak terlalu terpaku pada hal-hal duniawi yang sementara, tetapi mengejar kerajaan-Mu yang kekal. Amin.