Sisa Daging dan Roti Harus Dibakar Habis
Imamat 8:32
Upacara Pentahbisan Imam
“Jika ada daging atau roti yang tersisa, bakarlah habis dengan api.”Imamat 8:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan apa yang tinggal dari daging dan roti itu haruslah kamu bakar habis dengan api.”Imamat 8:32 · TB
Terjemahan Baru
“Daging dan roti yang selebihnya harus kalian bakar habis.”Imamat 8:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau ada daging dan roti yang tersisa, haruslah kalian membakarnya habis.”Imamat 8:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And that which remaineth of the flesh and of the bread shall ye burn with fire.”Imamat 8:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 8:32?
Sisa daging atau roti yang tidak habis dimakan harus dibakar habis dengan api. Ini melambangkan kekudusan kurban—sesuatu yang dipersembahkan kepada Tuhan tidak boleh dibiarkan menjadi basi atau digunakan sembarangan, tetapi harus dihabiskan secara layak.
Latar belakang
Tidak boleh ada sisa persembahan kudus
Apapun yang tersisa dari daging penahbisan dan roti tidak boleh disimpan untuk hari berikutnya — harus dibakar habis. Prinsip ini berlaku untuk berbagai jenis kurban: persembahan yang sudah dikuduskan tidak boleh jatuh ke tangan yang tidak tepat atau dianggap biasa dengan membiarkannya tersisa terlalu lama.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di pintu Kemah Pertemuan · setelah makan selesai
Kapan
~1446 SM
Masa Pembentukan Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1446 SM
Kepada
Harun dan Anak-anaknya
Keluarga imam yang baru ditahbiskan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּשְׂרְפוּ
tisrefu · bakarlah
Bakarlah habis — dari 'saraf', pembakaran total untuk memusnahkan, menunjukkan bahwa sisa persembahan tidak boleh dipergunakan untuk tujuan lain.
וְהַנּוֹתָר
vehannatar · tersisa
Yang tertinggal atau yang tersisa — dalam sistem kurban Israel, sisa persembahan kudus harus diperlakukan dengan cara yang ditentukan, tidak boleh dibiarkan begitu saja.
בָּאֵשׁ
baesh · habis dengan api
Dengan api — cara satu-satunya yang diterima untuk 'membuang' sisa persembahan kudus, memastikan tidak ada yang dapat disalahgunakan.
Aturan membakar sisa persembahan mengajarkan prinsip penting: apa yang sudah dikuduskan tidak bisa 'dikembalikan ke status biasa' — kekudusan adalah permanen dan harus diperlakukan dengan hormat sampai akhir.
Tahukah kamu
Aturan 'habiskan atau bakar' dalam sistem kurban
Aturan bahwa sisa kurban harus dibakar (bukan dibuang atau disimpan lama) mencegah dua masalah: pertama, mencegah persembahan sakral jatuh ke penggunaan profan; kedua, mencegah pertumbuhan bakteri dalam iklim Timur Tengah yang panas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 8:32
Keluaran 12:10
sisa harus dibakar
“Janganlah kamu meninggalkan apa pun dari daging itu sampai pagi; jikalau ada yang tertinggal sampai pagi, haruslah kamu bakar habis dengan api.”
Imamat 7:17
sisa kurban dibakar
“Namun, kalau ada daging kurban itu yang tertinggal sampai hari ketiga, haruslah dibakar habis.”
Keluaran 29:34
sisa penahbisan dibakar
“Kalau ada yang tersisa dari daging penahbisan atau dari roti sampai pagi, haruslah kamu bakar habis dengan api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 8:32
✕ Sering dikira
Sisa daging boleh disimpan untuk hari berikutnya jika masih baik
✓ Yang sebenarnya
Instruksi ini tegas: apapun yang tersisa harus dibakar — tidak ada pengecualian berdasarkan kondisi daging, karena ini tentang kekudusan bukan tentang pemborosan.
✕ Sering dikira
Membakar sisa adalah pemborosan yang tidak perlu
✓ Yang sebenarnya
Membakar sisa persembahan kudus adalah cara menghormati kekudusan yang sudah melekat padanya — apa yang sudah dikuduskan tidak bisa dijadikan makanan biasa atau diberikan kepada siapapun.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 8:32
Ada hal-hal yang kita persembahkan untuk Tuhan yang perlu kita jaga kekudusannya. Jangan biarkan komitmen atau waktu yang kita berikan menjadi sia-sia atau terabaikan.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk menghormati persembahan kami kepada-Mu dengan kesungguhan hati. Amin.