Domba Jantan Persembahan Bakaran Dibawa
Imamat 8:18
Upacara Pentahbisan Imam
“Kemudian, dia mempersembahkan domba jantan persembahan bakaran, lalu Harun beserta anak-anaknya meletakkan tangan mereka ke atas kepala domba itu.”Imamat 8:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian disuruhnya membawa domba jantan korban bakaran, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangannya ke atas kepala domba jantan itu.”Imamat 8:18 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Musa mengambil domba jantan untuk kurban bakaran, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba itu.”Imamat 8:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa mengambil domba jantan untuk kurban yang dibakar habis. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba itu.”Imamat 8:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he brought the ram for the burnt offering: and Aaron and his sons laid their hands upon the head of the ram.”Imamat 8:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 8:18?
Domba jantan dibawa sebagai persembahan bakaran. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan di atasnya, lalu Musa menyembelihnya dan memercikkan darahnya ke sekeliling mezbah. Ini adalah persembahan yang seluruhnya dibakar bagi TUHAN.
Latar belakang
Dari penebusan dosa ke penyembahan total
Setelah kurban penghapus dosa, ritual berlanjut ke persembahan bakaran. Jika kurban penghapus dosa bicara tentang pengampunan, persembahan bakaran bicara tentang penyerahan total kepada Tuhan. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka ke atas domba — mengidentifikasi diri dengan persembahan ini.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di depan Kemah Pertemuan · mazbah persembahan bakaran
Kapan
~1446 SM
Masa Pembentukan Israel
Yang berbicara
Narator (Musa)
Penulis Taurat, mencatat peristiwa ini
Kepada
Bangsa Israel (pembaca)
Umat yang menerima Taurat sebagai panduan hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָעֹלָה
haolah · persembahan bakaran
Persembahan yang 'naik' — dari kata 'alah' (naik), karena seluruh hewan dibakar dan naik sebagai asap ke hadapan Tuhan, tanpa ada yang tersisa untuk manusia.
הָאַיִל
haayyil · domba jantan
Domba jantan dewasa — hewan yang lebih kuat dan bernilai dari anak domba, melambangkan persembahan yang sungguh-sungguh berharga.
וַיִּסְמְכוּ
vayyismekhu · meletakkan tangan mereka
Menekan tangan mereka — tindakan identifikasi kolektif: Harun DAN anak-anaknya semua meletakkan tangan, menegaskan ini adalah komitmen seluruh keluarga imam.
Persembahan bakaran yang 'naik' seluruhnya kepada Tuhan adalah gambaran penyerahan total — bukan tawar-menawar ('saya berikan ini, Tuhan berikan itu'), tapi pemberian tanpa syarat yang melambangkan dedikasi penuh.
Tahukah kamu
Perbedaan kurban dosa dan kurban bakaran
Dalam sistem kurban Israel, ada perbedaan penting: kurban penghapus dosa (chattat) untuk pendamaian dosa, sedangkan persembahan bakaran (olah) adalah persembahan penyerahan total — dibakar seluruhnya ke Tuhan tanpa ada bagian yang disimpan untuk manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 8:18
Roma 12:1
penyerahan total
“Persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.”
Imamat 1:3
aturan persembahan bakaran
“Jika persembahannya adalah persembahan bakaran dari kawanan sapi, dia harus mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercacat.”
Ibrani 10:5-6
persembahan bakaran
“Sebab itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 8:18
✕ Sering dikira
Persembahan bakaran sama dengan kurban penghapus dosa
✓ Yang sebenarnya
Keduanya berbeda secara teologis: kurban dosa mengatasi masalah dosa (pendamaian), sementara persembahan bakaran adalah ekspresi penyerahan dan pujian total kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Hanya Harun yang meletakkan tangan
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas: 'Harun beserta anak-anaknya' — ini adalah tindakan kolektif keluarga imam, menegaskan bahwa seluruh dinasti imamat terlibat dalam komitmen ini.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 8:18
Persembahan bakaran melambangkan penyerahan total kepada Tuhan. Kita dipanggil untuk memberikan seluruh hidup kita sebagai persembahan yang hidup dan kudus bagi Allah.
Ya Allah, aku menyerahkan seluruh hidupku kepada-Mu sebagai persembahan yang hidup. Amin.