Darah Dioleskan ke Tanduk-tanduk Mazbah
Imamat 8:15
Upacara Pentahbisan Imam
“Lalu, Musa menyembelih sapi itu dan mengambil darahnya. Lalu, dengan jarinya, dia mengoleskannya pada semua tanduk mazbah untuk menguduskan mazbah itu. Kemudian, dia menumpahkan sisa darah yang ada ke dasar mazbah. Demikianlah dia menguduskannya dan mengadakan pendamaian atas mazbah itu.”Imamat 8:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lembu itu disembelih, lalu Musa mengambil darahnya, kemudian Imamat 8.16–20 37 dengan jarinya dibubuhnyalah darah itu pada tanduk-tanduk mezbah sekelilingnya, dan dengan demikian disucikannyalah mezbah itu dari dosa; darah selebihnya dituangkannya pada bagian bawah mezbah. Dengan demikian dikuduskannya mezbah itu dan diadakannya pendamaian baginya.”Imamat 8:15 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa menyembelihnya dan mengambil sebagian darahnya. Darah itu dioleskannya dengan jarinya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah, supaya mezbah itu dikhususkan bagi Allah. Darah yang selebihnya disiramkannya pada dasar mezbah. Begitulah caranya mezbah itu disucikan dan dikhususkan bagi TUHAN.”Imamat 8:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Musa lalu menyembelih sapi itu dan menampung sebagian darahnya. Dia mengoleskan darah kurban itu dengan jarinya pada keempat tanduk mezbah. Sisa darah selebihnya dia tuangkan pada dasar mezbah. Dengan demikian mezbah itu sudah disucikan dan dikhususkan bagi TUHAN.”Imamat 8:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he slew it; and Moses took the blood, and put it upon the horns of the altar round about with his finger, and purified the altar, and poured the blood at the bottom of the altar, and sanctified it, to make reconciliation upon it.”Imamat 8:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 8:15?
Musa mengambil darah sapi dan mengoleskannya pada tanduk mezbah, lalu menuangkan sisanya di dasar mezbah. Ini adalah ritual pendamaian untuk menguduskan mezbah, sehingga mezbah layak dipakai untuk persembahan.
Latar belakang
Darah menguduskan mazbah
Musa menyembelih sapi itu dan melakukan ritual darah yang khas: mengoleskan darah ke semua tanduk mazbah, lalu menuangkan sisanya ke dasar mazbah. Tindakan ini menguduskan mazbah dan mengadakan pendamaian atasnya. Darah bukan sekadar bahan ritual — dalam teologi Israel, darah adalah nyawa yang menggantikan nyawa lain.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di depan mazbah Kemah Pertemuan · upacara darah
Kapan
~1446 SM
Masa Pembentukan Israel
Yang berbicara
Narator (Musa)
Penulis Taurat, mencatat peristiwa ini
Kepada
Bangsa Israel (pembaca)
Umat yang menerima Taurat sebagai panduan hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לְקַדְּשׁוֹ
leqadsho · menguduskan
Untuk mengkuduskan — tujuan dari ritual darah ini adalah menjadikan mazbah benar-benar kudus dan layak untuk digunakan dalam ibadah.
קַרְנוֹת
qarnot · tanduk
Tanduk-tanduk di sudut mazbah — simbol kekuatan dan perlindungan, tempat yang paling sakral pada mazbah persembahan.
כַּפֵּר
kipper · pendamaian
Mengadakan pendamaian atau rekonsiliasi — akar kata yang sama dengan Yom Kippur (Hari Pendamaian), hari paling sakral dalam kalender Yahudi.
Darah di tanduk mazbah dan 'kipper' (pendamaian) yang dihasilkannya menunjukkan bahwa dalam sistem ibadah Israel, akses ke hadirat Tuhan selalu melalui penebusan — nyawa yang dicurahkan sebagai pengganti.
Tahukah kamu
Tanduk mazbah sebagai simbol kekuatan perlindungan
Tanduk-tanduk di sudut mazbah bukan hiasan semata — siapa yang memegang tanduk mazbah dianggap berlindung di bawah hadirat Tuhan (lihat 1 Raja 1:50). Mengolesi darah di tanduk adalah tindakan yang sangat bermakna secara simbolis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 8:15
Imamat 17:11
darah sebagai pendamaian
“Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikannya kepadamu di atas mazbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu.”
Ibrani 9:22
darah untuk pengampunan
“Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.”
Keluaran 29:12
darah di tanduk mazbah
“Engkau harus mengambil sebagian dari darah lembu itu dan membubuhkannya dengan jarimu pada tanduk-tanduk mazbah itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 8:15
✕ Sering dikira
Ritual darah ini adalah praktik barbar primitif
✓ Yang sebenarnya
Ritual darah dalam imamat Israel adalah sistem teologi yang sangat koheren tentang penebusan dan pendamaian — nyawa (darah) dikorbankan untuk memulihkan hubungan antara manusia berdosa dengan Allah yang kudus.
✕ Sering dikira
Pendamaian hanya berlaku untuk mazbah, bukan manusia
✓ Yang sebenarnya
Dalam ayat ini mazbah yang didamaikan, tapi dalam konteks penuh ritual ini, seluruh sistem — mazbah, imam, dan ibadah — semuanya dipulihkan melalui pendamaian darah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 8:15
Mezbah dikuduskan melalui darah, mengingatkan betapa seriusnya dosa dan betapa mahalnya pengampunan. Kita dapat bersyukur karena melalui darah Yesus, kita dan segala yang kita persembahkan dikuduskan.
Tuhan, kuduskanlah setiap aspek hidupku dan apa yang aku persembahkan kepada-Mu. Amin.