Darah dioleskan pada tanduk-tanduk mazbah
Keluaran 29:12
Ritual Penahbisan Harun dan Anak-anaknya
“dan ambillah sebagian darah sapi itu, dan oleslah itu pada tanduk-tanduk mazbah dengan jarimu, lalu tuanglah seluruh darah itu ke dasar mazbah.”Keluaran 29:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Haruslah kauambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan kaububuh dengan jarimu pada tanduk-tanduk mezbah, dan segala darah selebihnya haruslah kaucurahkan pada bagian bawah mezbah.”Keluaran 29:12 · TB
Terjemahan Baru
“Ambillah sebagian darah sapi itu dan oleskan dengan jarimu pada tanduk-tanduk mezbah. Sisa darah itu harus kautuangkan ke bagian bawah mezbah.”Keluaran 29:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ambillah sebagian darahnya, lalu oleskan pada tanduk-tanduk mezbah dengan jarimu. Sisa darah itu harus kamu tuangkan ke bagian bawah mezbah.”Keluaran 29:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt take of the blood of the bullock, and put it upon the horns of the altar with thy finger, and pour all the blood beside the bottom of the altar.”Keluaran 29:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 29:12?
Darah sapi dioleskan pada tanduk-tanduk mezbah dan sisanya dituang ke dasarnya. Tanduk melambangkan kekuatan dan kuasa, sehingga pengolesan darah berarti mezbah dikuduskan dan menjadi tempat pendamaian dosa.
Latar belakang
Darah sebagai media penebusan di mazbah
Setelah penyembelihan, Musa mengambil darah sapi dengan jarinya dan mengoleskannya pada keempat tanduk mazbah. Tanduk mazbah adalah tonjolan di keempat sudut atas mazbah — struktur yang melambangkan kekuatan dan perlindungan. Sisa darah dituang ke dasar mazbah. Darah di tanduk menunjukkan bahwa mazbah sendiri 'disucikan' sebagai tempat persembahan yang sah.
Di mana
Gunung Sinai
Di depan Kemah Suci · darah diolekan pada mazbah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קַרְנוֹת
qarnot · tanduk-tanduk
Tanduk-tanduk mazbah — tonjolan di empat sudut atas mazbah, melambangkan kekuatan dan menjadi titik fokus ritual darah.
דָּם
dam · darah
Darah — dalam sistem kurban Israel, darah adalah pembawa nyawa (Imamat 17:11) dan media penebusan yang paling kuat.
יְסוֹד
yesod · dasar
Fondasi atau dasar — sisa darah dituangkan ke dasar mazbah, yang melambangkan penyerahan total nyawa hewan kepada Allah.
Dam (darah) di qarnot (tanduk) dan yesod (dasar) mazbah adalah pernyataan lengkap: dari puncak ke dasar, mazbah ini ditandai dengan darah penebusan — seluruh tempat ibadah dikuduskan oleh darah.
Tahukah kamu
Tanduk mazbah adalah tempat perlindungan
Tanduk mazbah juga berfungsi sebagai tempat perlindungan darurat — orang yang terancam mati bisa lari ke mazbah dan memegang tanduknya untuk mencari perlindungan (1 Raja-raja 1:50-51). Tapi ini hanya berlaku untuk kasus tertentu; pembunuh tidak bisa menggunakannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 29:12
Imamat 17:11
darah untuk pendamaian
“"Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu..."”
Ibrani 9:13-14
darah penebusan
“"Sebab, jika darah domba jantan...menguduskan mereka yang najis...betapa lebih lagi darah Kristus..."”
Wahyu 5:9
darah penebus
“"...Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah..."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 29:12
✕ Sering dikira
Darah dituangkan semuanya ke dasar mazbah
✓ Yang sebenarnya
Sebagian darah dioleskan dengan jari ke tanduk-tanduk mazbah; baru sisa darah dituangkan ke dasar — dua tindakan berbeda dengan makna berbeda.
✕ Sering dikira
Tanduk mazbah hanya hiasan arsitektur
✓ Yang sebenarnya
Tanduk mazbah adalah elemen fungsional ritual: tempat darah dioleskan dan tempat orang bisa mencari perlindungan darurat.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 29:12
Mezbah adalah tempat pertemuan dengan Tuhan. Kita perlu memiliki 'mezbah' dalam hidup kita, yaitu waktu teduh dan doa yang dikuduskan, di mana kita mengakui dosa dan mengalami pemurnian.
Ya Allah, kuduskanlah hati dan hidupku sebagai mezbah yang layak bagi-Mu, dan ampuni dosa-dosaku melalui darah Yesus, Amin.