Bejana Tanah vs Perunggu
Imamat 6:28
Hukum tentang Korban Penghapus Dosa
“Lalu, belanga tanah yang dipakai untuk merebusnya harus dipecahkan. Namun, jika daging itu direbus dalam bejana perunggu, belanga itu harus digosok dan dicuci dengan air.”Imamat 6:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan belanga tanah, tempat korban itu dimasak, haruslah dipecahkan, dan jikalau dimasak di dalam belanga tembaga, haruslah belanga itu digosok dan dibasuh dengan air.”Imamat 6:28 · TB
Terjemahan Baru
“Periuk tanah yang dipakai untuk merebus daging kurban itu harus dipecahkan. Kalau yang dipakai periuk logam, periuk itu harus digosok lalu dibersihkan dengan air.”Imamat 6:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(6:27)”Imamat 6:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the earthen vessel wherein it is sodden shall be broken: and if it be sodden in a brasen pot, it shall be both scoured, and rinsed in water.”Imamat 6:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 6:28?
Bejana tanah yang digunakan untuk memasak korban harus dipecahkan, sedangkan bejana perunggu harus digosok dan dibilas dengan air. Ini melambangkan penanganan kekudusan secara hati-hati.
Latar belakang
Aturan Bejana untuk Memasak
Ayat ini melanjutkan hukum tentang korban penghapus dosa yang dimakan oleh imam. Jika daging korban dimasak dalam belanga tanah, belanga itu harus dipecahkan karena sudah menyerap kekudusan korban. Jika dimasak dalam bejana perunggu, bejana itu cukup digosok dan dicuci dengan air.
Di mana
Gunung Sinai
Di padang gurun Sinai, di luar kemah pertemuan
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, memberi hukum melalui Musa di gunung Sinai.
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara antara Allah dan umat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כְּלִי־חֶרֶשׂ
kli-cheres · belanga tanah
bejana yang terbuat dari tanah liat, mudah menyerap cairan.
יִשָּׁבֵר
yishaver · dipecahkan
dihancurkan atau diremukkan menjadi pecahan-pecahan.
כְּלִי נְחֹשֶׁת
kli nechoshet · bejana perunggu
bejana yang terbuat dari logam perunggu, lebih kuat dan tidak menyerap.
Perbedaan perlakuan antara belanga tanah dan perunggu menunjukkan bahwa benda yang menyerap kekudusan harus dimusnahkan, sedangkan yang tidak menyerap cukup dicuci. Ini mengajarkan bahwa kekudusan Allah tidak bisa dicampur dengan yang profan, dan setiap cara menangani kekudusan harus sesuai dengan sifat bahan.
Tahukah kamu
Mengapa belanga tanah dipecahkan?
Belanga tanah dianggap menyerap bagian dari korban yang kudus, sehingga tidak boleh dipakai lagi untuk hal biasa. Ini menunjukkan kekudusan yang menular dan perlu dihancurkan agar tidak digunakan sembarangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:28
Imamat 11:33
Konsep belanga tanah dipecahkan
“Setiap belanga tanah yang jatuh seekor binatang yang mati ke dalamnya, isinya menjadi najis dan belanga itu harus kamu pecahkan.”
Bilangan 19:15
Bejana dan kenajisan
“Setiap bejana yang terbuka dan tidak bertutupkan kain menjadi najis.”
Imamat 6:27
Kekudusan menular
“Segala yang menyentuh dagingnya menjadi kudus, dan jika darahnya tercampur pada pakaian, harus dicuci di tempat kudus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 6:28
✕ Sering dikira
Bejana tanah dipecahkan karena dianggap najis.
✓ Yang sebenarnya
Justru karena kudus, bukan najis, sehingga tidak boleh dipakai lagi untuk hal biasa.
✕ Sering dikira
Perunggu lebih baik daripada tanah, jadi lebih disukai.
✓ Yang sebenarnya
Perbedaan perlakuan bukan soal kualitas, melainkan sifat bahan: tanah menyerap, perunggu tidak.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 6:28
Beberapa hal dalam hidup harus 'dipecahkan'—diakhiri total—agar tidak menajiskan. Evaluasi kebiasaan atau hubungan yang perlu diputus agar tidak merusak kekudusan kita.
Tuhan, beri kami kebijaksanaan untuk tahu apa yang harus dihentikan dan apa yang harus dibersihkan dalam hidup kami. Amin.