Tangan diletakkan, kambing disembelih, darah dipercikkan
Imamat 3:13
Kurban Perdamaian: Perjamuan antara Manusia dan Allah
“dia harus meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu, lalu menyembelihnya di depan tenda pertemuan. Kemudian, anak-anak Harun harus memercikkan darahnya di sekeliling mazbah.”Imamat 3:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu dan menyembelihnya di depan Kemah Pertemuan, lalu anak-anak Harun harus Imamat 3.14–4.2 10 menyiramkan darahnya pada mezbah sekelilingnya.”Imamat 3:13 · TB
Terjemahan Baru
“Di situ ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu lalu menyembelihnya di depan Kemah. Imam harus menyiramkan darah binatang itu pada keempat sisi mezbah.”Imamat 3:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalanya dan sembelihlah kambing itu. Kemudian imam akan menyiramkan darahnya pada keempat sisi mezbah.”Imamat 3:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall lay his hand upon the head of it, and kill it before the tabernacle of the congregation: and the sons of Aaron shall sprinkle the blood thereof upon the altar round about.”Imamat 3:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 3:13?
Ayat ini mengajarkan bahwa untuk mempersembahkan kurban pendamaian berupa kambing, orang Israel harus meletakkan tangan di atas kepala hewan itu, menandakan identifikasi dengan korban, lalu menyembelihnya di depan tenda pertemuan. Darahnya kemudian dipercikkan oleh imam di sekeliling mezbah, sebagai bagian dari ritual penyucian.
Latar belakang
Pola yang konsisten untuk ketiga jenis hewan
Untuk ketiga kalinya (sapi, domba, kambing), teks mengulangi prosedur inti yang persis sama: letakkan tangan, sembelih, percikkan darah. Pengulangan ini bukan kemalasan editorial — ini prinsip keadilan ritual. Tidak ada prosedur 'premium' untuk yang kaya dan 'versi hemat' untuk yang miskin. Hadirat Allah diakses dengan cara yang sama oleh semua.
Di mana
Pintu Kemah Pertemuan, Sinai
Di ambang pintu kemah · ritual ketiga yang mengulang pola yang sama
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Pemberi hukum Taurat, berbicara di Sinai
Kepada
Bangsa Israel
Umat yang baru keluar dari Mesir, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְסָמַךְ יָדוֹ
wesamakh yado · meletakkan tangannya
Menyandarkan tangannya — gestur identifikasi yang menghubungkan si pemberi dengan hewan yang dikurbankan.
לִפְנֵי אֹהֶל מוֹעֵד
lifney ohel mo'ed · di depan tenda pertemuan
Di depan Kemah Pertemuan — tempat perjumpaan yang ditetapkan Allah dengan umat-Nya.
סָבִיב עַל הַמִּזְבֵּחַ
saviv al hamizbeach · di sekeliling mazbah
Mengelilingi mazbah — darah dipercikkan ke semua sisi, menandakan kelengkapan dan kepenuhan persembahan.
Wesamakh yado (identifikasi diri), lifney ohel mo'ed (di tempat perjumpaan), saviv al hamizbeach (mengelilingi mazbah) — lokasi dan gestur yang konsisten menegaskan bahwa perjumpaan dengan Allah terjadi di tempat yang Allah tetapkan, bukan sembarang tempat.
Tahukah kamu
Standar yang merata sebagai pernyataan teologis
Sistem kurban Israel sangat demokratis dalam satu hal: prosedur ritualnya identik untuk semua kelas sosial. Berbeda dari agama-agama tetangga di Mesopotamia dan Mesir yang memiliki ritual khusus untuk raja dan rakyat biasa, sistem Israel menegaskan bahwa semua orang berdiri setara di hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 3:13
Galatia 3:28
kesetaraan di hadapan Allah
“Tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.”
Roma 3:22
tidak ada perbedaan
“Yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.”
Imamat 1:11
pola ritual yang sama
“Dia harus menyembelihnya di sisi mazbah sebelah utara, di hadapan TUHAN, lalu anak-anak Harun, yaitu para imam, harus memercikkan darah itu di sekeliling mazbah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 3:13
✕ Sering dikira
"Pengulangan ritual ini berarti teks Taurat bertele-tele"
✓ Yang sebenarnya
Pengulangan adalah teknik sastra Ibrani yang disengaja untuk menekankan konsistensi — prinsipnya sama berlaku untuk semua, tidak ada pengecualian.
✕ Sering dikira
"Para imam memotong hewan dan meletakkan tangan"
✓ Yang sebenarnya
Si pemberi kurban sendiri yang meletakkan tangannya di atas hewan dan menyembelihnya — imam hanya menangani darah dan pembakaran.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 3:13
Saat kita membawa persembahan kepada Tuhan, penting untuk melakukannya dengan kesungguhan dan kesadaran bahwa itu adalah ibadah. Kita bisa meneladani sikap hati yang taat dan penuh hormat dalam setiap pemberian kita kepada Tuhan, baik waktu, talenta, maupun materi.
Tuhan, ajari aku untuk mempersembahkan hidupku dengan tulus dan penuh hormat kepada-Mu, seperti korban yang dipersembahkan dengan benar. Amin.