Sapi dipersembahkan di depan Kemah Suci
Imamat 3:1
Kurban Perdamaian: Perjamuan antara Manusia dan Allah
““Jika persembahannya adalah persembahan pendamaian dan dia akan mempersembahkan dari kawanan sapinya, entah itu jantan atau betina, dia harus mempersembahkan yang tidak bercacat kepada TUHAN.”Imamat 3:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Jikalau persembahannya merupakan korban keselamatan, maka jikalau yang dipersembahkannya itu dari lembu, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia membawa yang tidak bercela ke hadapan TUHAN.”Imamat 3:1 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila seseorang mempersembahkan seekor sapi untuk kurban perdamaian, sapi itu boleh jantan, boleh betina, tetapi tak boleh ada cacatnya.”Imamat 3:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata lagi kepada Musa, “Pada waktu seseorang di antara kalian hendak mempersembahkan kurban tanda damai kepada-Ku, hewan itu haruslah yang tidak bercacat, boleh jantan atau betina.”Imamat 3:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if his oblation be a sacrifice of peace offering, if he offer it of the herd; whether it be a male or female, he shall offer it without blemish before the LORD.”Imamat 3:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 3:1?
Ayat ini berbicara tentang persembahan pendamaian, yang dalam bahasa Ibrani disebut 'syelamim'. Persembahan ini bisa berupa sapi jantan atau betina yang tidak bercacat, melambangkan perdamaian dan ucapan syukur kepada Tuhan. Syarat 'tidak bercacat' menunjukkan bahwa yang terbaik harus dipersembahkan kepada Allah.
Latar belakang
Apa itu kurban pendamaian?
Berbeda dari persembahan bakaran yang seluruhnya dibakar, kurban pendamaian (syalom-offering) adalah persembahan yang dibagi tiga: lemak tertentu dibakar untuk Allah, daging sebagian untuk imam, sebagian untuk si pemberi. Ini seperti makan bersama di hadapan Allah — simbol hubungan yang damai. Syaratnya satu: hewannya harus tidak bercacat, tanda bahwa yang diberikan kepada Allah harus yang terbaik.
Di mana
Gurun Sinai, depan Kemah Pertemuan
Padang gurun tandus · pagi hari, asap memenuhi udara
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Pemberi hukum Taurat, berbicara di Sinai
Kepada
Bangsa Israel
Umat yang baru keluar dari Mesir, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁלָמִים
shelamim · pendamaian
Persembahan perdamaian, berasal dari shalom — damai dan keutuhan relasi dengan Allah.
תָּמִים
tamim · tidak bercacat
Sempurna, lengkap, tanpa cacat fisik — standar minimum untuk hewan yang dipersembahkan.
בָּקָר
bakar · kawanan sapinya
Ternak sapi besar, simbol kekayaan dan persembahan bernilai tinggi.
Shelamim yang tamim dari bakar — persembahan damai yang sempurna dari hewan terbaik — menggambarkan bahwa rekonsiliasi dengan Allah membutuhkan yang tulus dan tak terbagi.
Tahukah kamu
Zevach Shelamim — kurban keselamatan
Kata Ibrani shelamim berakar dari shalom, artinya damai, keutuhan, kesejahteraan. Jadi ini bukan sekadar kurban penebus dosa, melainkan ekspresi syukur dan persekutuan yang damai dengan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 3:1
Imamat 7:11-12
jenis kurban damai
“Inilah hukum tentang persembahan pendamaian yang dipersembahkan kepada TUHAN: jika seseorang mempersembahkannya sebagai ucapan syukur...”
Efesus 2:14
damai sejati Kristus
“Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan keduanya menjadi satu dan yang telah merobohkan tembok pemisah...”
Kolose 1:20
pendamaian melalui darah
“...dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 3:1
✕ Sering dikira
"Kurban pendamaian berarti minta maaf kepada Allah"
✓ Yang sebenarnya
Kurban ini bukan permintaan maaf atas dosa, melainkan ekspresi syukur dan persekutuan damai — perayaan relasi yang baik dengan Allah.
✕ Sering dikira
"Hewan jantan saja yang boleh"
✓ Yang sebenarnya
Untuk kurban pendamaian dari sapi, boleh jantan atau betina — berbeda dari persembahan bakaran yang mensyaratkan jantan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 3:1
Kita sering memberi sisa waktu, tenaga, atau harta kepada Tuhan. Namun, prinsip ini mengajak kita untuk memberikan yang terbaik dalam segala hal, baik dalam pekerjaan, pelayanan, maupun hubungan kita dengan sesama. Evaluasi hari ini: apakah yang kamu berikan sudah yang terbaik?
Tuhan, ajarlah aku untuk selalu memberikan yang terbaik dalam hidupku sebagai persembahan yang berkenan kepada-Mu. Amin.