Mengingat Perjanjian

Imamat 26:42

Janji Berkat dan Peringatan Kutuk

Aku akan mengingat Perjanjian-Ku dengan Yakub, Ishak, dan Abraham. Dan, Aku akan mengingat negeri itu.

Imamat 26:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 26:42?

Allah akan mengingat perjanjian-Nya dengan Yakub, Ishak, dan Abraham, serta mengingat negeri itu. Ini menunjukkan bahwa meskipun umat Israel tidak setia, Allah tetap setia pada perjanjian-Nya. Kasih dan kesetiaan Allah tidak berubah, bahkan setelah hukuman, Ia tetap siap memulihkan.

Latar belakang

Kasih yang Tidak Putus

Meski Israel dikirim ke pembuangan, TUHAN berjanji untuk mengingat perjanjian-Nya dengan para leluhur. Ini menunjukkan kesetiaan Allah yang melampaui kegagalan manusia.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat Israel berkemah

Kapan

~1440 SM

Perjanjian Lama, Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman kepada Musa

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָכַר

zakhar · mengingat

mengingat dengan tindakan, memperhatikan

בְּרִית

berit · perjanjian

kesepakatan yang mengikat, janji

יַעֲקֹב, יִצְחָק, אַבְרָהָם

Ya'akov, Yitzchak, Avraham · Yakub, Ishak, dan Abraham

tiga leluhur, bapa-bapa iman

Ketika Allah 'mengingat', itu bukan sekadar nostalgia; Ia bertindak untuk menepati janji. Nama para leluhur mengingatkan bahwa rencana Allah berlangsung lintas generasi, dan kasih-Nya lebih kuat dari dosa.

Tahukah kamu

Urutan Nama

Nama Yakub disebut pertama, lalu Ishak, baru Abraham—mungkin karena Yakub adalah bapa bangsa Israel yang lebih dekat secara historis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 26:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 26:42

✕  Sering dikira

Allah melupakan umat-Nya saat mereka dihukum.

✓  Yang sebenarnya

Allah tetap mengingat perjanjian-Nya, bahkan saat menghukum.

✕  Sering dikira

Perjanjian bisa dibatalkan oleh kegagalan manusia.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian Allah tetap teguh; hukuman tidak membatalkan kasih setia-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 26:42

Ketika kita gagal, Tuhan tidak melupakan janji-Nya. Ia tetap setia, dan jika kita bertobat, Ia akan memulihkan kita. Peganglah janji-Nya yang pasti, karena janji-Nya tidak pernah gagal.

Ya Tuhan, terima kasih untuk kesetiaan-Mu yang tak pernah berubah. Aku percaya pada janji pemulihan-Mu bagi hidupku, amin.