Harga Sesuai Tahun

Imamat 25:15

Harga Jual Berdasarkan Tahun Yobel

Jika kamu membeli sesuatu dari sesamamu, kamu harus membayarnya menurut jumlah tahun setelah tahun Yobel, sementara orang itu harus menjualnya kepadamu menurut jumlah tahun panen.

Imamat 25:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:15?

Ayat ini menjelaskan bahwa harga jual tanah dihitung berdasarkan jumlah tahun panen yang tersisa hingga Tahun Yobel. Jadi, semakin dekat dengan Yobel, semakin rendah harganya, karena pembeli hanya mendapat hasil panen sampai saat itu.

Latar belakang

Rumus Harga Tanah

Tuhan memberikan prinsip penilaian tanah: harga jual harus berdasarkan jumlah tahun panen yang tersisa sampai tahun Yobel. Ini mencegah penipuan dan memastikan nilai tanah sesuai dengan sisa waktu penggunaan.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat pemberian hukum

Kapan

~1440 SM

Perjalanan keluar Mesir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Larangan merugikan
Penjelasan tahun Yobel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Pemberi hukum yang bijaksana

M

Kepada

Musa dan umat Israel

Mereka yang akan melakukan jual beli tanah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִסְפַּר

mispar · jumlah

hitungan, jumlah

שָׁנָה

shanah · tahun

tahun

תְּבוּאָה

tevu'ah · panen

hasil panen, produk

Harga tanah bukan ditentukan oleh ukuran fisik, tetapi oleh sisa tahun panen hingga Yobel. Ini menunjukkan bahwa nilai sesuatu berkaitan dengan potensi masa depannya, bukan statusnya saat ini.

Tahukah kamu

Harga Tanah di Israel Kuno

Tanah dihargai berdasarkan potensi produksi, bukan nilai intrinsik. Ini mirip dengan cara modern menghitung nilai aset berdasarkan pendapatan masa depan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:15

✕  Sering dikira

Harga tanah tetap tidak berubah.

✓  Yang sebenarnya

Harga berubah sesuai sisa tahun menuju Yobel.

✕  Sering dikira

Perhitungan ini berlaku untuk semua properti.

✓  Yang sebenarnya

Aturan khusus untuk tanah, bukan rumah di kota bertembok.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:15

Prinsip ini mengajarkan kita untuk melihat harta sebagai berkat yang sementara dan bukan kepemilikan mutlak. Dalam urusan bisnis, kita perlu realistis dan tidak menuntut lebih dari yang seharusnya.

Tuhan, mampukan kami untuk menilai segala sesuatu dengan benar dan tidak serakah dalam mencari keuntungan. Amin.