Larangan Persembahan Cacat dari Asing
Imamat 22:25
Kekudusan Persembahan dan Para Imam
“Jangan kamu terima binatang seperti itu dari tangan orang asing sebagai hidangan bagi Allahmu. Sebab, semua binatang itu bercela dan memiliki cacat, itu tidak akan diperkenan darimu.’””Imamat 22:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga dari tangan orang asing janganlah kamu persembahkan sesuatu dari semuanya itu sebagai santapan Allahmu, karena semuanya itu telah rusak dan bercacat badannya; TUHAN tidak akan berkenan akan kamu karena persembahan-persembahan itu."”Imamat 22:25 · TB
Terjemahan Baru
“Ternak yang diperoleh dari orang asing tidak boleh dipersembahkan untuk kurban makanan. Binatang itu dianggap cacat dan tak dapat diterima.”Imamat 22:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(22:24)”Imamat 22:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Neither from a stranger’s hand shall ye offer the bread of your God of any of these; because their corruption is in them, and blemishes be in them: they shall not be accepted for you.”Imamat 22:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 22:25?
Ayat ini melarang menerima binatang cacat sebagai persembahan dari orang asing. Allah menolak persembahan yang cacat karena itu tidak menghormati kekudusan-Nya. Ini menegaskan bahwa ibadah harus dilakukan dengan terbaik, bukan yang sembarangan atau cacat, dari siapa pun sumbernya.
Latar belakang
Menolak Persembahan Cacat dari Orang Asing
Tuhan melanjutkan instruksi kepada Musa tentang persembahan yang layak. Ayat ini melarang Israel menerima persembahan cacat dari orang asing, menegaskan bahwa standar kekudusan yang sama berlaku bagi semua orang, baik warga asli maupun pendatang.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, di tengah perkemahan Israel
Kapan
±1445 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תָּקַב
taqab · terima
menerima, menyetujui, mengambil
נֵכָר
nekar · orang asing
asing, asing, tidak dikenal
מוּם
mum · cacat
cacat, cela, noda
Kata 'taqab' (menerima) menunjukkan bahwa persembahan harus diterima dengan sukacita, tetapi 'mum' (cacat) menunjukkan bahwa kesempurnaan adalah syarat mutlak untuk mendekat kepada Tuhan. Menerima persembahan cacat dari orang asing sama saja dengan menghina kekudusan Tuhan.
Tahukah kamu
Hidangan untuk Allah
Frasa 'hidangan bagi Allahmu' menunjukkan bahwa persembahan adalah seperti makanan yang disajikan kepada Tuhan, menekankan hubungan perjanjian dan pemeliharaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 22:25
Imamat 21:17
Cacat pada imam
“Katakanlah kepada Harun: Setiap orang dari keturunanmu yang memiliki cacat tidak boleh mendekat untuk mempersembahkan makanan Allahnya.”
Ulangan 15:21
Cacat tidak layak
“Tetapi jika ada cacatnya, seperti timpang atau buta, janganlah engkau mempersembahkannya.”
Maleakhi 1:8
Persembahan cacat ditolak
“Apabila kamu mempersembahkan binatang buta untuk korban, tidakkah itu jahat?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 22:25
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti orang asing tidak boleh mempersembahkan apa pun kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Yang dimaksud adalah Israel tidak boleh menerima persembahan cacat dari orang asing, bukan melarang orang asing beribadah.
✕ Sering dikira
Kata 'hidangan' berarti Tuhan benar-benar makan persembahan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kiasan untuk menunjukkan bahwa persembahan itu dipersembahkan kepada Tuhan dan diterima oleh-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 22:25
Periksa kembali cara kita beribadah dan memberi kepada Tuhan. Apakah kita memberi sisa waktu, tenaga, atau harta yang 'cacat'? Belajarlah memberi yang terbaik sebagai ungkapan hormat dan kasih kita kepada-Nya.
Tuhan, ampuni aku jika sering memberi yang sisa dan bukan yang terbaik; ajarilah aku untuk menghormati-Mu dengan persembahan yang berkualitas. Amin.