Pelarangan Kebiri

Imamat 22:24

Aturan Persembahan yang Kudus

“Jika seekor binatang yang pelirnya memar, hancur, robek, atau dikebiri jangan kamu persembahkan kepada TUHAN. Kamu tidak boleh melakukan hal ini di negerimu.”

Imamat 22:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 22:24?

Ayat ini melarang mempersembahkan hewan yang organ reproduksinya rusak atau dikebiri, karena dianggap cacat. Hewan seperti itu tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan, dan hal ini juga dilarang dilakukan di negeri Israel. Ini menegaskan bahwa persembahan harus tanpa cela.

Latar belakang

Hewan yang Dikebiri Ditolak

Binatang yang pelirnya rusak atau dikebiri tidak boleh dipersembahkan. Juga dilarang menerima hewan seperti itu dari orang asing, karena itu bercela.

Di mana

Sinai

Di kaki gunung, di perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berbicara kepada Musa

M

Kepada

Musa

Nabi dan pemimpin Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּרוּת

karut · dikebiri

Membuat tidak mampu berkembang biak.

מָעוּךְ

ma'uk · memar

Hancur atau remuk.

מוּם

mum · cacat

Cela atau ketidaksempurnaan.

Kata 'karut' (dikebiri) dan 'ma'uk' (memar) menekankan bahwa reproduksi yang rusak dianggap tidak layak. 'Mum' (cacat) merangkum semua alasan penolakan.

Tahukah kamu

Kebiri dalam praktik kuno

Kebiri sering dilakukan untuk mengendalikan ternak, tapi Allah menolaknya untuk kurban.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 22:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 22:24

✕  Sering dikira

Allah membenci orang yang dikebiri secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Aturan ini hanya untuk hewan kurban, bukan tentang manusia.

✕  Sering dikira

Kita harus menolak orang yang cacat untuk melayani di gereja.

✓  Yang sebenarnya

Peraturan ini khusus untuk kurban di Israel, tidak berlaku bagi jemaat.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 22:24

Ada hal-hal yang 'dikebiri' atau 'dirusak' dalam hidup kita—mungkin talenta atau berkat yang tidak kita gunakan secara penuh. Jangan menahan yang terbaik dari Tuhan; berikan seluruh kemampuan dan potensi kita untuk kemuliaan-Nya.

Tuhan, pulihkan dan sempurnakan segala yang rusak dalam hidupku, supaya aku dapat mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu, Amin.