Larangan ragi dan madu di atas mazbah
Imamat 2:11
Persembahan dari Hasil Bumi
“Tidak boleh ada persembahan sajian yang kamu bawa kepada TUHAN yang diolah dengan ragi, karena kamu tidak boleh membakar apa pun yang mengandung ragi atau mengandung madu sebagai persembahan bakaran kepada TUHAN,”Imamat 2:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Suatu korban sajian yang kamu persembahkan kepada TUHAN janganlah diolah beragi, karena dari ragi atau dari madu tidak boleh kamu membakar sesuatupun sebagai korban api-apian bagi TUHAN.”Imamat 2:11 · TB
Terjemahan Baru
“Kurban sajian untuk TUHAN tak boleh dicampur dengan madu atau ragi, karena madu dan ragi tak boleh dibakar untuk persembahan bagi TUHAN.”Imamat 2:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Persembahan gandum-ganduman yang kamu bawa kepada-Ku harus diolah tanpa ragi, karena segala sesuatu yang mengandung ragi ataupun madu tidak boleh dipersembahkan bagi-Ku.”Imamat 2:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“No meat offering, which ye shall bring unto the LORD, shall be made with leaven: for ye shall burn no leaven, nor any honey, in any offering of the LORD made by fire.”Imamat 2:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 2:11?
Persembahan sajian tidak boleh mengandung ragi atau madu karena keduanya melambangkan fermentasi dan perubahan yang dapat merusak kemurnian. Ini menekankan bahwa persembahan kepada Tuhan harus murni dan tidak dicampur dengan hal-hal yang dapat menghancurkan kesuciannya. Ragi sering dikaitkan dengan dosa, dan madu dengan kenikmatan duniawi yang berlebihan.
Latar belakang
Dua bahan yang dilarang naik ke mazbah
Allah secara tegas melarang dua bahan dalam persembahan bakaran: ragi (seor/khametz) dan madu (devash). Ragi menyebabkan fermentasi dan pembusukan — simbol korupsi dalam teologi Ibrani. Madu mungkin dilarang karena manis berlebihan atau karena dipakai dalam ritual Kanaan. Kedua larangan ini menekankan bahwa persembahan kepada Allah harus murni, tidak rusak, dan tidak terkontaminasi praktik penyembah berhala.
Di mana
Sinai, Padang Gurun
Di tenda pertemuan · peraturan ketat tentang bahan persembahan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel, berbicara dari tenda pertemuan
Kepada
Bangsa Israel
Umat tebusan yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׂאֹר
seor · ragi
Ragi atau bahan pengembang — simbol fermentasi, pembusukan, dan pengaruh yang menyebar dengan cepat; dalam teologi Ibrani melambangkan dosa
דְבַשׁ
devash · madu
Madu atau sari buah manis — kemungkinan dilarang karena penggunaannya dalam ritual penyembah berhala Kanaan
אִשֶּׁה
isheh · persembahan bakaran
Persembahan dengan api bagi TUHAN — yang naik ke atas mazbah dalam bentuk asap, menjadi lebih terbatas dari seluruh persembahan sajian
Seor (ragi) dan devash (madu) — dua bahan yang dilarang naik sebagai isheh. Keduanya mewakili hal-hal yang tampak baik namun membawa unsur 'perubahan yang tidak diinginkan': ragi mengubah roti menjadi busuk, madu mungkin mengubah ibadah menjadi ritual kafir.
Tahukah kamu
Madu yang dimaksud bukan hanya madu lebah
Para ahli Alkitab memperdebatkan apakah 'devash' (madu) di sini merujuk pada madu lebah atau sari buah kurma/buah ara yang kental. Di Timur Dekat kuno, keduanya disebut 'madu.' Yang paling mungkin dilarang adalah sari buah yang memang dipakai dalam persembahan kepada dewa-dewa Kanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 2:11
Matius 16:6
ragi sebagai simbol pengaruh buruk
“Yesus berkata kepada mereka: Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.”
1 Korintus 5:7
bersih dari ragi lama
“Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.”
Keluaran 12:15
larangan ragi dalam Paskah
“Tujuh hari lamanya kamu makan roti yang tidak beragi; pada hari pertama kamu buang ragi dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan roti yang beragi, dari hari pertama sampai hari yang ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari antara Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 2:11
✕ Sering dikira
Roti beragi tidak boleh dikonsumsi sama sekali oleh orang Israel
✓ Yang sebenarnya
Larangan ini khusus untuk persembahan yang dibakar di mazbah (isheh) — roti beragi boleh dimakan sehari-hari, hanya tidak boleh dipersembahkan sebagai bakaran
✕ Sering dikira
Madu yang dilarang pasti madu lebah
✓ Yang sebenarnya
Para ahli tidak sepakat apakah yang dilarang adalah madu lebah atau sari buah manis yang dipakai dalam ritual penyembah berhala Kanaan
Renungan
Renungan Singkat Imamat 2:11
Tuhan menginginkan hati yang murni dan tidak tercampur dengan dosa atau motivasi duniawi. Saat kita beribadah atau melayani, periksa apakah ada 'ragi' kemunafikan atau 'madu' keinginan akan pujian manusia. Mari jaga kemurnian hati dalam setiap persembahan kita.
Tuhan, bersihkan hati kami dari segala ragi dosa dan madu kesenangan duniawi, agar persembahan kami murni di hadapan-Mu. Amin.