Larangan potong rambut

Imamat 19:27

Kekudusan dalam Hidup Sehari-hari

Jangan mencukur tepi rambut kepalamu dan tepi janggutmu.

Imamat 19:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:27?

Larangan mencukur tepi rambut dan janggut secara tertentu, yang sering dikaitkan dengan kebiasaan penyembahan berhala. Ini mengajarkan umat untuk tidak meniru kebiasaan orang-orang di sekitar yang bertentangan dengan kekudusan Tuhan.

Latar belakang

Larangan meniru kebiasaan penyembahan berhala

Allah melarang umat Israel mencukur rambut dan janggut dengan cara tertentu, karena praktik itu sering dilakukan bangsa-bangsa penyembah berhala sebagai ritual duka atau pemujaan.

Di mana

Gunung Sinai (padang gurun)

Di kaki gunung, saat perkemahan Israel

Kapan

~1440 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjanjian di Sinai
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּלַח

galach · mencukur

mencukur atau memotong rambut.

פֵּאָה

pe'ah · tepi

sisi atau sudut, biasanya merujuk pada pelipis.

זָקָן

zakan · janggut

janggut, rambut wajah.

Larangan ini menekankan identitas umat Allah yang berbeda dari budaya sekitar; tindakan fisik mengungkapkan ketaatan rohani.

Tahukah kamu

Rambut dan janggut dianggap sebagai tanda kehormatan

Di Timur Tengah kuno, janggut adalah simbol maskulinitas dan martabat; mencukurnya bisa menjadi penghinaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:27

✕  Sering dikira

Orang Kristen dilarang mencukur janggut atau memotong rambut.

✓  Yang sebenarnya

Peraturan ini khusus untuk bangsa Israel, bukan untuk semua orang; tujuannya membedakan dari praktik penyembahan berhala.

✕  Sering dikira

Larangan ini bersifat permanen dan berlaku untuk semua budaya.

✓  Yang sebenarnya

Hukum seremonial ini tidak diterapkan secara harfiah oleh orang Kristen, tetapi prinsip kesetiaan kepada Allah tetap relevan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:27

Sebagai pengikut Tuhan, kita dipanggil untuk berbeda dari dunia. Jangan takut untuk menjadi tidak lazim demi mengikuti kehendak Tuhan, bahkan dalam hal kecil seperti penampilan.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk hidup kudus dan tidak meniru kebiasaan dunia yang bertentangan dengan firman-Mu. Amin.