Memanen dengan sisa untuk sesama

Imamat 19:10

Kudus seperti Allah, kasih pada sesama

Jangan petik seluruh buah anggur dalam kebun anggurmu dan jangan pungut buah anggur yang jatuh ke tanah. Tinggalkanlah itu bagi orang miskin dan pendatang. Akulah TUHAN, Allahmu.

Imamat 19:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:10?

Ayat ini melanjutkan tentang kebun anggur: jangan memetik seluruh buah atau memungut yang jatuh, tetapi tinggalkan untuk orang miskin dan pendatang. Ini menegaskan kepedulian sosial dalam hukum Taurat.

Latar belakang

Hukum panen yang menyisakan untuk orang lain

Allah mengatur agar para petani tidak memanen habis ladang atau kebun anggur mereka, melainkan meninggalkan sebagian untuk orang miskin dan pendatang. Ini adalah bagian dari kekudusan yang mencakup kepedulian terhadap yang lemah.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat perkemahan Israel

Kapan

~1440 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN Allah

Allah Israel, pemberi hukum

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָנִי

ani · miskin

orang yang tertindas atau rendah secara sosial-ekonomi

גֵּר

ger · pendatang

orang asing yang tinggal di tengah umat

עָזַב

azav · tinggalkan

meninggalkan, membiarkan tetap

Ketiga kata ini menekankan bahwa kepedulian bukan sekadar memberi, tapi sengaja meninggalkan ruang bagi mereka yang berbeda. 'Meninggalkan' adalah tindakan aktif yang menunjukkan kemurahan hati.

Tahukah kamu

Tradisi sudut ladang

Kebiasaan ini kemudian berkembang dalam tradisi Yahudi sebagai mitzvah 'pe'ah' — menyisakan pojok ladang untuk kaum miskin, yang menjadi dasar berbagai program bantuan sosial.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:10

✕  Sering dikira

Anggapan bahwa ini hanya tentang pertanian kuno yang tidak relevan

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya tetap berlaku: memperhatikan kebutuhan kaum marginal di sekitar kita

✕  Sering dikira

Mengira 'meninggalkan' berarti asal buang sisa

✓  Yang sebenarnya

Tujuannya adalah memberi dengan hormat, bukan sekadar membuang sampah

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:10

Jangan pelit terhadap sesama. Ada berkat ketika kita memberi kesempatan orang lain untuk mendapat penghasilan.

Bapa, ajar aku untuk tidak serakah dan selalu ingat akan kebutuhan orang lain. Amin.