Berburu? Tumpahkan darahnya dan kubur
Imamat 17:13
Darah Itu Kudus
“Jadi, setiap kali umat Israel atau pendatang di antara mereka berburu dan menangkap binatang liar atau burung yang boleh dimakan, maka dia harus menumpahkan darahnya itu dan menimbunnya dengan tanah.”Imamat 17:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setiap orang dari orang Israel dan dari orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu, yang menangkap dalam perburuan seekor binatang atau burung yang boleh dimakan, haruslah mencurahkan darahnya, lalu menimbunnya dengan tanah.”Imamat 17:13 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila seorang Israel atau seorang asing yang tinggal menetap di antara bangsa Israel menangkap burung atau binatang lain yang tidak haram, ia harus mengeluarkan darah binatang itu dan menimbuninya dengan tanah.”Imamat 17:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Apabila seorang Israel asli maupun orang asing di antara kalian berburu binatang atau burung yang halal, dia harus menumpahkan darah binatang atau burung itu, lalu menutupinya dengan tanah.”Imamat 17:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And whatsoever man there be of the children of Israel, or of the strangers that sojourn among you, which hunteth and catcheth any beast or fowl that may be eaten; he shall even pour out the blood thereof, and cover it with dust.”Imamat 17:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 17:13?
Ayat ini mengajarkan bahwa darah binatang buruan harus ditumpahkan dan ditimbun dengan tanah, karena darah mewakili nyawa atau kehidupan. Ini menekankan kesucian hidup dan larangan mengonsumsi darah, karena darah adalah simbol kehidupan yang diberikan Tuhan.
Latar belakang
Aturan praktis untuk para pemburu
Berbeda dari hewan ternak yang bisa dibawa ke altar, hewan buruan liar (rusa, kelinci, burung, dll.) tidak bisa dipersembahkan sebagai kurban. Lalu bagaimana dengan darahnya? Jawaban TUHAN: tumpahkan darahnya ke tanah dan kubur. Ini cara menghormati nyawa hewan meski tidak melalui prosedur kurban.
Di mana
Padang Gurun Sinai / Tanah Kanaan
Di padang dan hutan · aktivitas berburu sehari-hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang mengatur penanganan darah buruan
Kepada
Seluruh umat Israel dan pendatang
Termasuk para pemburu dalam komunitas Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְכִסָּהוּ
vekhissahu · menimbunnya
Dari akar כסה (kasah), berarti menutup atau menimbun; ini adalah tindakan menghormati darah dengan menyembunyikannya dari pandangan — simbol pengembalian nyawa kepada Allah.
יָצוּד
yatsud · berburu
Kata kerja untuk berburu atau menangkap; mencakup perburuan hewan darat maupun penangkapan burung.
חַיָּה
chayyah · binatang liar
Berarti "makhluk hidup" atau binatang liar; berbeda dari ternak peliharaan (behemah). Hewan liar tidak bisa dijadikan kurban resmi.
Perintah mengubur darah buruan adalah tindakan hormat terhadap kehidupan: jika darahnya tidak bisa dipersembahkan di altar, setidaknya ia harus dikembalikan ke bumi — bukan dimakan.
Tahukah kamu
Dari sini lahir tradisi "shechitah" dan "kisui hadam"
Ayat ini adalah dasar dari dua praktik halal/kosher Yahudi: shechitah (penyembelihan ritual) dan kisui hadam (menutup darah dengan tanah). Hingga hari ini, daging buruan dalam hukum Yahudi Ortodoks tidak bisa menjadi kosher sepenuhnya karena tidak melalui shechitah — dan darahnya harus selalu dikubur dalam tanah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 17:13
Kejadian 9:4
darah = nyawa sejak Nuh
“Tetapi daging yang masih ada nyawa-Nya, yaitu darahnya, jangan kamu makan.”
Ulangan 12:15-16
tumpahkan darah ke tanah
“Namun, kamu boleh menyembelih dan makan daging sesukamu... hanya darahnya jangan kamu makan; tumpahkanlah itu ke tanah seperti air.”
1 Samuel 14:32-34
contoh pelanggaran larangan ini
“Rakyat menyerbu rampasan itu dan mengambil domba dan sapi dan anak sapi, lalu menyembelihnya di tanah dan memakannya beserta darahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 17:13
✕ Sering dikira
"Hanya boleh berburu kalau ada altar di dekat situ"
✓ Yang sebenarnya
TUHAN justru memberi solusi praktis: untuk hewan buruan yang tidak bisa dikurbankan, cukup tumpahkan dan kubur darahnya.
✕ Sering dikira
"Menimbun darah hanya formalitas tanpa makna"
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan teologis — mengembalikan nyawa (yang ada dalam darah) kepada tanah dan kepada Allah, alih-alih mengkonsumsinya.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 17:13
Saat kita menghargai kehidupan, kita juga harus menghormati cara Tuhan menetapkan aturan. Dalam hidup sehari-hari, kita bisa menunjukkan penghargaan itu dengan tidak menyalahgunakan tubuh atau kehidupan makhluk lain, dan bersyukur atas makanan yang kita terima.
Tuhan, ajari kami untuk selalu menghargai kehidupan dan mengingat bahwa semua yang kami miliki berasal dari-Mu. Amin.