Karena nyawa semua makhluk ada dalam darahnya
Imamat 17:14
Darah Itu Kudus
“Sebab, nyawa semua makhluk ada di dalam darahnya. Karena itu, Aku memerintahkan umat Israel, ‘Kalian tidak boleh makan darah apa pun. Setiap orang yang makan darah harus dilenyapkan. Sebab, nyawa semua makhluk ada dalam darahnya.’”Imamat 17:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena darah itulah nyawa segala makhluk. Sebab itu Aku telah berfirman kepada orang Israel: Darah makhluk apapun janganlah kamu makan, karena darah itulah nyawa segala makhluk: setiap orang yang memakannya haruslah dilenyapkan. Imamat 17.15–18.5 96”Imamat 17:14 · TB
Terjemahan Baru
“Nyawa setiap makhluk ada di dalam darahnya, sebab itu TUHAN melarang bangsa Israel makan darah. Setiap orang yang melakukan perbuatan terlarang itu tidak lagi dianggap anggota umat Allah.”Imamat 17:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena darah melambangkan nyawa setiap makhluk hidup. Itulah sebabnya Aku menegaskan bahwa siapa saja yang meminum atau memakan darah akan disingkirkan dari antara umat yang taat pada perjanjian-Ku.””Imamat 17:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For it is the life of all flesh; the blood of it is for the life thereof: therefore I said unto the children of Israel, Ye shall eat the blood of no manner of flesh: for the life of all flesh is the blood thereof: whosoever eateth it shall be cut off.”Imamat 17:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 17:14?
Ayat ini menegaskan larangan mutlak memakan darah, baik bagi orang Israel maupun pendatang, karena darah adalah nyawa. Pelanggaran berat ini berakibat dilenyapkan dari umat, menunjukkan keseriusan perintah Tuhan.
Latar belakang
Satu prinsip, tiga kali ditegaskan
Ini adalah pengulangan ketiga dan terakhir dari prinsip "nyawa ada dalam darah" (lihat juga ayat 11 dan 13). Dalam gaya sastra Ibrani, pengulangan tiga kali adalah tanda kepentingan tertinggi. TUHAN menutup bagian tentang darah ini dengan penegasan absolut: siapa pun yang makan darah harus dilenyapkan.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di tenda pertemuan · pengajaran tentang kekudusan nyawa
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang menegaskan ulang prinsip dasar
Kepada
Seluruh umat Israel
Bangsa Israel di padang gurun dan setelahnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֶפֶשׁ כָּל־בָּשָׂר
nefesh kol-basar · nyawa semua makhluk
Secara harfiah "jiwa semua daging"; menunjukkan bahwa semua makhluk berdarah memiliki nyawa yang sama nilainya di hadapan Allah.
וְנִכְרְתָה
venikretah · dilenyapkan
Hukuman karet diulang kembali; konsistensi pengulangan ini menekankan betapa seriusnya pelanggaran larangan darah.
וָאֹמַר
va'omar · memerintahkan
"Dan Aku berkata" — bentuk orang pertama yang menegaskan bahwa ini bukan peraturan manusia melainkan langsung dari mulut Allah sendiri.
Tiga kali TUHAN menegaskan prinsip yang sama: nyawa ada dalam darah. Ini bukan pengulangan yang sia-sia — ini adalah cara TUHAN memastikan prinsip ini terpatri dalam memori dan budaya Israel selamanya.
Tahukah kamu
Larangan darah sudah ada sebelum Israel
Larangan makan darah pertama kali diberikan kepada Nuh setelah air bah (Kejadian 9:4) — jauh sebelum Israel ada. Ini berarti larangan darah bukan hanya bagian dari hukum Musa yang khusus untuk Israel, melainkan hukum universal untuk semua manusia yang turun dari Nuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 17:14
Imamat 17:11
prinsip yang sama diulang
“Sebab, nyawa makhluk terdapat dalam darahnya.”
Kejadian 9:4-5
larangan darah universal
“Tetapi daging yang masih ada nyawa-Nya, yaitu darahnya, jangan kamu makan. Tentang darah kamu, yaitu nyawa kamu.”
Ulangan 12:23
darah = nyawa
“Hanya berhati-hatilah agar kamu tidak makan darah, sebab darah adalah nyawa, dan nyawa tidak boleh kamu makan beserta daging.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 17:14
✕ Sering dikira
"Pengulangan ini menandakan teks diedit oleh banyak penulis"
✓ Yang sebenarnya
Dalam retorika Ibrani kuno, pengulangan adalah alat penekanan yang disengaja — bukan tanda inkonsistensi teks.
✕ Sering dikira
"Larangan ini hanya soal makanan"
✓ Yang sebenarnya
Larangan darah adalah pernyataan teologis mendalam: nyawa setiap makhluk adalah milik Allah, bukan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 17:14
Perintah ini mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang Tuhan tetapkan bukan untuk membatasi, tetapi untuk melindungi kita. Kita bisa merenungkan apakah kita taat pada perintah Tuhan yang sederhana namun penting, sekaligus menghargai pengorbanan Kristus yang darah-Nya menebus kita.
Bapa, terima kasih untuk pengorbanan Kristus; tolong kami untuk hidup dalam ketaatan dan rasa syukur. Amin.