Mandi dan Mempersembahkan Kurban Bakaran
Imamat 16:24
Ritual Pendamaian dan Kambing Azazel
“Dia harus mandi dengan air di tempat yang kudus dan memakai pakaiannya sendiri. Lalu, dia harus keluar dan mempersembahkan kurban bakaran untuk dirinya sendiri dan untuk seluruh umat. Dengan demikian dia mengadakan pendamaian untuk dirinya sendiri dan untuk umat itu.”Imamat 16:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia harus membasuh tubuhnya dengan air di suatu tempat yang kudus dan mengenakan pakaiannya sendiri, lalu ia Imamat 16.25–29 91 harus keluar dan mempersembahkan korban bakarannya sendiri dan korban bakaran bangsa itu; dengan demikian ia mengadakan pendamaian baginya sendiri dan bagi bangsa itu.”Imamat 16:24 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia harus mandi di suatu tempat yang dikhususkan dan memakai pakaiannya sendiri. Sesudahnya ia harus keluar dan mempersembahkan kurban bakaran untuk pengampunan dosanya sendiri dan dosa bangsa Israel.”Imamat 16:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu dia akan mandi di dalam halaman kemah-Ku dan memakai pakaian yang biasa dipakainya. Kemudian dia akan kembali ke mezbah untuk meletakkan bagian-bagian daging kurban yang akan dibakar habis. Daging sapi jantan muda dibakar habis untuk dosanya sendiri, dan daging kambing dibakar habis untuk seluruh umat Israel. Dengan demikian, dia memulihkan hubungan dirinya sendiri dan umat Israel dengan-Ku.”Imamat 16:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall wash his flesh with water in the holy place, and put on his garments, and come forth, and offer his burnt offering, and the burnt offering of the people, and make an atonement for himself, and for the people.”Imamat 16:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 16:24?
Harun harus mandi dengan air di tempat kudus, mengenakan pakaiannya sendiri, lalu keluar untuk mempersembahkan kurban bakaran bagi dirinya dan seluruh umat. Ini menunjukkan bahwa setelah pendamaian, ia perlu penyucian pribadi lagi sebelum melanjutkan pelayanan, menegaskan kebutuhan akan kebersihan ritual dan kerendahan hati.
Latar belakang
Pemandian dan Kurban Bakaran
Harun harus mandi di tempat kudus untuk membersihkan diri setelah ritual, lalu mengenakan pakaiannya sendiri yang biasa. Setelah itu, ia keluar dan mempersembahkan kurban bakaran untuk dirinya sendiri dan untuk umat, sebagai bagian dari pendamaian yang menyeluruh.
Di mana
Kemah Suci, Padang Gurun Sinai
Di tempat kudus, setelah melepas pakaian
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Penulis Imamat
Tradisi Musa, menulis untuk umat Israel di padang gurun
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָחַץ
rachats · mandi
membasuh, mencuci tubuh dengan air
בֶּגֶד
beged · pakaiannya sendiri
pakaian biasa, bukan pakaian kudus
עֹלָה
olah · kurban bakaran
persembahan yang dibakar seluruhnya di atas altar
'Rachats' menekankan pembersihan fisik yang melambangkan kekudusan, 'beged' menunjukkan kembali ke identitas normal, dan 'olah' adalah persembahan total kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa setelah pengampunan, ada pembaruan dan penyerahan diri.
Tahukah kamu
Mandi sebagai Pembersihan Ritual
Dalam tradisi Yahudi, mandi ini menjadi dasar untuk praktik mikvah, yaitu pembersihan ritual dengan air untuk mencapai kekudusan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 16:24
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 16:24
✕ Sering dikira
Harun mandi untuk membersihkan kotoran fisik dari kambing.
✓ Yang sebenarnya
Mandi ini adalah simbol pembersihan ritual dari kenajisan yang terkait dengan dosa, bukan sekadar kebersihan tubuh.
✕ Sering dikira
Kurban bakaran hanya dipersembahkan untuk umat.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini dengan jelas menyebutkan untuk dirinya sendiri dan untuk umat, mencakup imam besar juga.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 16:24
Pembasuhan ini mengingatkan kita untuk menjaga kekudusan pribadi setiap hari. Sebelum melayani atau beraktivitas, kita perlu memeriksa diri dan memohon Roh Kudus menyucikan kita, agar tindakan kita berkenan kepada Tuhan.
Bapa, basuhlah aku dengan air firman-Mu dan kuduskanlah aku agar segala yang kulakukan menjadi persembahan yang harum bagi-Mu. Amin.