Percikan tujuh kali di depan tirai
Imamat 4:6
Korban Penghapus Dosa
“lalu imam itu harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu dan memercikkannya tujuh kali di hadapan TUHAN di depan tirai tempat kudus.”Imamat 4:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu, dan memercikkan sedikit dari darah itu, tujuh kali di hadapan TUHAN, di depan tabir penyekat tempat kudus.”Imamat 4:6 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu dan memercikkannya tujuh kali di depan tirai yang memisahkan Ruang Suci.”Imamat 4:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“mencelupkan salah satu jarinya ke dalam darah itu, dan memercikkannya tujuh kali ke arah tirai yang memisahkan ruang kudus dan ruang mahakudus.”Imamat 4:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the priest shall dip his finger in the blood, and sprinkle of the blood seven times before the LORD, before the vail of the sanctuary.”Imamat 4:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 4:6?
Ayat ini menggambarkan tindakan imam mencelupkan jarinya ke dalam darah dan memercikkannya tujuh kali di depan tabir tempat kudus. Angka tujuh melambangkan kesempurnaan, menandakan bahwa penghapusan dosa dilakukan secara menyeluruh dan sempurna.
Latar belakang
Tujuh kali percikan darah
Imam mencelupkan jarinya ke dalam darah dan memercikkannya tujuh kali ke arah tirai yang memisahkan ruang kudus dari ruang maha kudus. Angka tujuh dalam tradisi Ibrani melambangkan kelengkapan — pendamaian yang penuh dan sempurna, bukan setengah-setengah.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di dalam Kemah Pertemuan · di depan tirai tempat kudus
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang berbicara di Kemah Pertemuan
Kepada
Imam yang Diurapi
Imam besar Israel yang bertanggung jawab atas umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְטָבַל
vetaval · mencelupkan
Mencelupkan jari ke dalam cairan — tindakan yang sama dengan mikvah (pemandian ritual), tapi di sini untuk mengambil darah.
שֶׁבַע
sheva · tujuh
Angka kesempurnaan dan kelengkapan dalam budaya Ibrani — tujuh kali percikan menandakan pendamaian yang penuh.
הַפָּרֹכֶת
happarokhet · tirai
Tirai tebal yang memisahkan ruang kudus dari ruang maha kudus — batas antara manusia dan hadirat Allah yang paling intim.
Tujuh kali percikan di depan tirai — angka lengkap, lokasi paling dekat dengan hadirat Allah. Pendamaian yang diinginkan Allah bukan yang setengah-setengah, tapi yang menyentuh inti hubungan antara manusia dan Dia.
Tahukah kamu
Mengapa jari, bukan kuas?
Dalam ritual ini digunakan jari (etsba), bukan alat lain. Jari adalah bagian paling personal dari tangan — menegaskan bahwa tindakan ini sangat personal dan langsung, bukan delegasi kepada alat atau orang lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 4:6
Imamat 16:14
percikan tujuh kali
“...dan dia harus mengambil sebagian darah anak lembu itu dan memercikkannya dengan jarinya tujuh kali.”
Ibrani 10:19-20
tirai dibuka
“...kita mempunyai keberanian untuk masuk ke dalam tempat kudus itu... suatu jalan baru yang hidup yang telah dibukakan-Nya melalui tabir...”
Matius 27:51
tirai terbelah
“Dan lihatlah, tabir bait suci terbelah dua dari atas ke bawah...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 4:6
✕ Sering dikira
Tujuh kali percikan hanya angka sembarang
✓ Yang sebenarnya
Tujuh secara konsisten dalam Alkitab Ibrani melambangkan kelengkapan dan kesempurnaan — percikan tujuh kali menandakan pendamaian yang utuh.
✕ Sering dikira
Imam masuk ke ruang maha kudus untuk memercik
✓ Yang sebenarnya
Percikan dilakukan di depan tirai (parokhet), bukan di dalam ruang maha kudus. Hanya pada Hari Pendamaian imam masuk ke ruang paling dalam.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 4:6
Allah tidak setengah-setengah dalam mengampuni; Ia memberikan penyelesaian yang sempurna melalui Yesus. Kita pun dipanggil untuk hidup dalam kepenuhan pengampunan-Nya, tidak lagi dihantui rasa bersalah, tetapi berjalan dalam kemerdekaan karena Kristus.
Tuhan, terima kasih untuk pengampunan yang sempurna dari-Mu. Tolong aku untuk mengalami kebebasan dari rasa bersalah dan hidup dalam kemerdekaan-Mu. Amin.