Hubungan seksual dengan perempuan haid
Imamat 15:24
Konsekuensi Hubungan dengan Perempuan Haid
“Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan seorang perempuan saat dia sedang haid, laki-laki itu menjadi najis selama tujuh hari. Setiap tempat tidur yang ditidurinya akan menjadi najis.”Imamat 15:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya menjadi najis juga.”Imamat 15:24 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan wanita yang sedang haid, laki-laki itu juga menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya juga menjadi najis.”Imamat 15:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jika seorang laki-laki bersetubuh dengan seorang perempuan yang sedang haid dan laki-laki itu terkena darah haidnya, maka lelaki itu juga menjadi najis selama tujuh hari. Tempat tidur yang dipakainya pun menjadi najis.”Imamat 15:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if any man lie with her at all, and her flowers be upon him, he shall be unclean seven days; and all the bed whereon he lieth shall be unclean.”Imamat 15:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 15:24?
Jika seorang laki-laki berhubungan seksual dengan perempuan yang sedang haid, laki-laki itu menjadi najis selama tujuh hari, dan tempat tidurnya menjadi najis. Ini adalah aturan yang sangat spesifik tentang konsekuensi hubungan intim selama masa haid.
Latar belakang
Hukuman bagi hubungan seksual saat haid
Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan perempuan yang sedang haid, laki-laki itu menjadi najis selama tujuh hari. Tempat tidur yang ditidurinya juga menjadi najis.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan, dekat Tenda Pertemuan
Kapan
~1440 SM
Hukum Taurat
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penerima hukum TUHAN
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan Tuhan yang sedang dalam perjalanan di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁכַב
shakav · hubungan seksual
berbaring, berhubungan intim
דָּוָה
davah · haid
sakit, menstruasi
טָמֵא
tame · najis
kenajisan ritual, tidak tahir
Kata 'shakav' menunjukkan tindakan intim, 'davah' merujuk pada kondisi menstruasi, dan 'tame' adalah status najis. Ini menegaskan bahwa hubungan intim dalam kondisi yang tidak tahir membawa konsekuensi ritual yang serius.
Tahukah kamu
Larangan dalam Imamat 18:19
Hubungan seksual saat haid dilarang keras dalam Imamat 18:19, dan konsekuensinya adalah dikucilkan dari umat. Ini menunjukkan keseriusan pelanggaran ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 15:24
Imamat 18:19
Larangan serupa
“Janganlah engkau menghampiri seorang perempuan pada waktu ia sedang najis karena haid untuk melakukan hubungan seksual.”
Imamat 20:18
Hukuman berat
“Jika seorang laki-laki tidur dengan perempuan yang sedang haid dan menyingkapkan auratnya, keduanya harus dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya.”
Yehezkiel 18:6
Perbandingan dosa
“Tidak makan daging yang dipersembahkan kepada berhala, tidak menaikkan matanya kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya, dan tidak meniduri perempuan yang sedang haid.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 15:24
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa hukuman ini bersifat kekal atau berarti kematian.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman di sini adalah kenajisan selama tujuh hari, bukan hukuman mati seperti di Imamat 20:18.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa hubungan seksual saat haid adalah dosa yang tidak dapat diampuni.
✓ Yang sebenarnya
Ada persembahan untuk pendamaian yang disediakan, menunjukkan bahwa pengampunan tersedia.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 15:24
Aturan ini menggambarkan bahwa hubungan intim adalah hal yang sakral dan ada batasan-batasannya. Dalam pernikahan, penting untuk saling menghormati dan memahami kebutuhan serta batasan pasangan, termasuk dalam hal fisik.
Tuhan, ajari kami untuk menghormati pasangan kami dan batasan-batasan yang Engkau tetapkan, sehingga hubungan kami berjalan dalam kekudusan dan saling pengertian. Amin.