Darah Tidak Masuk ke Tempat Kudus
Imamat 10:18
Api yang Salah
“Lihat, kalau darahnya tidak di bawa masuk ke ruang kudus, berarti kamu seharusnya memakannya di ruang kudus, seperti yang telah kuperintahkan!””Imamat 10:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lihat, darahnya itu tidak dibawa masuk ke dalam tempat kudus; bukankah seharusnya kamu memakannya di tempat kudus, seperti yang telah kuperintahkan?"”Imamat 10:18 · TB
Terjemahan Baru
“Darah kambing itu tidak dibawa ke Kemah TUHAN, jadi seharusnya kurban itu kalian makan di situ seperti yang saya perintahkan."”Imamat 10:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Darah kurban kambing jantan itu tidak dibawa masuk ke kemah TUHAN. Itu berarti seharusnya kalian memakan kedua bagian daging kurban itu di halaman kemah TUHAN.””Imamat 10:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Behold, the blood of it was not brought in within the holy place: ye should indeed have eaten it in the holy place, as I commanded.”Imamat 10:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 10:18?
Ayat ini menegaskan bahwa jika darah kurban tidak dibawa masuk ke ruang kudus, maka imam harus memakan daging kurban di tempat kudus. Jadi, Eleazar dan Itamar seharusnya memakan kurban tersebut, sesuai perintah yang telah disampaikan Musa.
Latar belakang
Apa yang terjadi?
Musa memberikan argumen teologisnya: karena darah kurban penghapus dosa ini tidak dibawa ke dalam Tempat Kudus (seperti yang dilakukan pada kurban tertentu di Im. 4), maka seharusnya dagingnya dimakan di tempat kudus — bukan dibakar. Ini adalah aturan yang berkaitan dengan jenis kurban dan ke mana darahnya dipercikkan.
Di mana
Kemah Pertemuan, Sinai
Di depan Kemah Pertemuan · suasana debat teologis yang intens
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Eleazar dan Itamar
Putra Harun yang masih hidup, imam muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶת דָּמָהּ
et damah · darahnya
Darahnya (feminin, merujuk ke kambing) — darah adalah substansi paling penting dalam ritual pendamaian Israel; ke mana darah dipercikkan menentukan kategori kurban dan apa yang harus dilakukan dengan dagingnya.
אֶל הַקֹּדֶשׁ
el ha-qodesh · ruang kudus
Ke dalam Tempat Kudus, bagian dalam Kemah — ini adalah batas kritis; darah yang melewati tirai menentukan prosedur yang berbeda untuk daging kurbannya.
אָכֹל תֹּאכְלוּ
akhol tokheluu · seharusnya memakannya
Bentuk penekanan ganda (infinitif + kata kerja) — 'kamu pasti seharusnya memakannya'; Musa menegaskan dengan sangat kuat bahwa ini seharusnya terjadi.
Detail 'ke mana darah dipercikkan' (el ha-qodesh atau tidak) adalah kunci yang menentukan seluruh prosedur untuk daging kurban. Ini menunjukkan betapa sistematis dan terstrukturnya hukum ritual Israel — setiap detail memiliki implikasi domino.
Tahukah kamu
Dua jenis kurban penghapus dosa, dua aturan berbeda
Dalam Im. 4, ada dua jenis: kurban yang darahnya dibawa ke dalam Tempat Kudus (untuk imam dan seluruh jemaat) harus dibakar di luar perkemahan; kurban yang darahnya hanya di mazbah luar (untuk pemimpin dan rakyat biasa) harus dimakan oleh imam. Musa berpendapat bahwa kurban hari itu termasuk kategori kedua.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 10:18
Imamat 4:5-7
darah dibawa ke dalam Kemah
“Imam yang diurapi harus membawa sebagian darah lembu itu ke dalam Kemah Pertemuan... dia harus menumpahkan seluruh darah lembu itu ke alas mazbah...”
Imamat 4:22-26
kurban rakyat dimakan imam
“...darahnya harus diambil dan dioleskan pada tanduk-tanduk mazbah bakaran... dagingnya harus dimakan oleh para imam.”
Ibrani 13:11
darah ke tempat kudus
“Sebab darah binatang-binatang itu dibawa masuk ke tempat kudus oleh imam besar sebagai pendamaian untuk dosa...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 10:18
✕ Sering dikira
"Semua kurban penghapus dosa harus dibakar habis"
✓ Yang sebenarnya
Hanya kurban penghapus dosa yang darahnya dibawa ke dalam Tempat Kudus yang dibakar di luar perkemahan; yang lain seharusnya dimakan oleh imam.
✕ Sering dikira
"Musa membuat aturan baru di sini"
✓ Yang sebenarnya
Musa mengacu pada aturan yang sudah ada di Im. 4 dan Im. 6 — ini penegasan hukum yang sudah ditetapkan, bukan legislasi baru.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 10:18
Terkadang kita tahu apa yang benar, tapi malah menghindarinya. Penting untuk taat pada perintah yang jelas, bahkan jika itu tidak enak atau tidak nyaman. Ketaatan membawa berkat.
Tuhan, kuatkan aku untuk taat pada perintah-Mu, walau sulit. Amin.