Musa Marah: Kambing Kurban Dibakar Habis
Imamat 10:16
Api yang Salah
“Kemudian, Musa mencari kambing jantan kurban penghapus dosa, yang ternyata telah habis dibakar. Dia menjadi marah pada Eleazar dan Itamar, anak-anak Harun yang masih hidup, dan berkata,”Imamat 10:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Musa mencari dengan teliti kambing jantan korban penghapus dosa itu, tetapi ternyata kambing itu sudah habis dibakar. Sebab itu dimarahinyalah Eleazar dan Itamar, anak-anak Harun yang tinggal itu, katanya:”Imamat 10:16 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Musa bertanya tentang kambing untuk kurban pengampunan dosa. Ia diberitahukan bahwa kambing itu sudah dibakar. Hal itu membuat Musa marah kepada Eleazar dan Itamar, dan ia berkata kepada mereka,”Imamat 10:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tidak lama sesudah itu, ketika Musa menanyakan tentang kambing jantan kurban penghapus dosa, ternyata seluruh bagian daging kambing itu sudah dibakar habis. Maka Musa memarahi Eleazar dan Itamar dengan berkata,”Imamat 10:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Moses diligently sought the goat of the sin offering, and, behold, it was burnt: and he was angry with Eleazar and Ithamar, the sons of Aaron which were left alive, saying,”Imamat 10:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 10:16?
Musa mencari kambing jantan kurban penghapus dosa dan mendapati bahwa sudah habis dibakar. Ia marah kepada Eleazar dan Itamar karena mereka tidak memakannya di tempat kudus, padahal bagian itu adalah mahakudus dan harus dimakan oleh imam.
Latar belakang
Apa yang terjadi?
Setelah semua instruksi, Musa pergi memeriksa pelaksanaan ritual dan menemukan bahwa kambing jantan kurban penghapus dosa telah dibakar habis — padahal harusnya dimakan oleh imam. Musa menjadi marah kepada Eleazar dan Itamar, putra-putra Harun yang masih hidup. Ini memicu konfrontasi teologis yang menarik.
Di mana
Kemah Pertemuan, Sinai
Di sekitar mazbah · suasana tegang antara Musa dan imam muda
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narator)
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Eleazar dan Itamar
Putra Harun yang masih hidup, imam muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיְבַקֵּשׁ
vayvaqqesh · mencari
Mencari dengan sungguh-sungguh, menyelidiki — Musa aktif melakukan audit terhadap pelaksanaan ritual; ini menunjukkan tanggung jawab pengawasan yang serius dalam sistem imamat.
שׂוּרַף
suraf · habis dibakar
Sudah terbakar habis, sudah hangus — kondisi irreversible; tidak ada yang bisa diperbaiki, daging itu sudah tidak ada.
וַיִּקְצֹף
vayyiqtzof · marah
Marah dengan intensitas — kata yang dipakai untuk amarah yang serius, bukan ketidaknyamanan kecil; Musa benar-benar tersinggung dan khawatir dengan apa yang dia temukan.
Kata vayvaqqesh (mencari/menyelidiki) menunjukkan Musa bukan pemimpin yang hanya memberi instruksi lalu pergi. Ia memastikan instruksinya dilaksanakan dengan benar — dan ketika tidak, ia vayyiqtzof (marah) dengan serius karena ini bukan soal preferensi tapi soal kepatuhan terhadap perintah Allah.
Tahukah kamu
Kambing mana yang dimaksud?
Kambing jantan yang dimaksud kemungkinan adalah kurban penghapus dosa yang dipersembahkan pada hari penahbisan imam baru (Im. 9:15). Darahnya tidak dibawa ke dalam Tempat Kudus tapi ke mazbah luar, sehingga seharusnya dagingnya dimakan oleh imam, bukan dibakar habis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 10:16
Imamat 9:15
kurban penghapus dosa yang dimaksud
“Kemudian dia mempersembahkan kurban penghapus dosa untuk bangsa itu...”
Imamat 6:26
aturan makan kurban penghapus dosa
“Imam yang mempersembahkan kurban penghapus dosa itu harus memakannya...”
Yohanes 2:17
kecemburuan demi ibadah yang benar
“...'Gairah untuk rumah-Mu akan menghanguskan Aku.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 10:16
✕ Sering dikira
"Eleazar dan Itamar sengaja tidak mematuhi perintah"
✓ Yang sebenarnya
Dari penjelasan Harun di ayat 19, ternyata ada alasan teologis yang solid mengapa mereka membakar habis kurban itu — ini bukan pembangkangan.
✕ Sering dikira
"Musa selalu marah dan keras"
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan Musa bisa menerima alasan yang baik (ay. 20) — kemarahannya di sini adalah respons terhadap apa yang tampaknya pelanggaran ritual, bukan karakter yang selalu marah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 10:16
Ketidaktaatan dalam hal kecil bisa menjadi masalah besar di mata Allah. Kita perlu peka terhadap petunjuk-Nya, bahkan dalam detail pelayanan. Jangan sampai kita mengabaikan perintah-Nya karena alasan yang tidak benar.
Tuhan, ampuni aku jika sering mengabaikan perintah-Mu. Beri aku kepekaan untuk taat dalam hal-hal kecil. Amin.