Belaskasihan kepada yang dipenjara
Ibrani 10:34
Solidaritas Praktis dengan Mereka yang Ditindas
“Kamu juga berbelaskasihan kepada mereka yang dipenjara, bahkan menerima dengan sukacita ketika harta milikmu dijarah karena kamu tahu bahwa kamu mempunyai harta yang lebih baik dan kekal.”Ibrani 10:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Memang kamu telah turut mengambil bagian dalam penderitaan orang-orang hukuman dan ketika harta kamu dirampas, kamu menerima hal itu dengan sukacita, sebab kamu tahu, Ibrani 10.35–11.2 36 bahwa kamu memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya.”Ibrani 10:34 · TB
Terjemahan Baru
“dan kalian turut merasakan kesedihan orang yang dipenjarakan. Dan ketika semua yang kalian miliki dirampas, kalian menerima itu dengan senang hati, sebab kalian tahu bahwa kalian masih mempunyai sesuatu yang lebih baik, yang akan tahan selama-lamanya.”Ibrani 10:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan waktu saya dipenjarakan, kamu semua turut merasakan penderitaan saya seolah-olah kamu sendiri yang dipenjara. Bahkan ada di antara kamu yang dianiaya sampai dirampas harta miliknya. Dalam keadaan seperti itu pun kamu tetap bersukacita, sebab kamu tahu bahwa kamu mempunyai harta lain, harta yang kekal dan terjamin di surga nanti.”Ibrani 10:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For ye had compassion of me in my bonds, and took joyfully the spoiling of your goods, knowing in yourselves that ye have in heaven a better and an enduring substance.”Ibrani 10:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 10:34?
Ayat ini memuji pembaca karena mereka menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang yang dipenjara dan bahkan menerima perampasan harta mereka dengan sukacita. Mereka sadar bahwa harta yang sesungguhnya adalah yang kekal di surga, bukan yang duniawi. Ini adalah teladan iman yang memprioritaskan kerajaan Allah.
Latar belakang
Harta Dunia vs. Harta Kekal
Paulus memuji tindakan konkret jemaat: mereka pergi ke penjara untuk membantu yang ditahan karena Kristus, bahkan ketika harta mereka dirampok. Mereka melakukan ini dengan 'sukacita' karena mereka tahu mereka punya 'harta yang lebih baik dan kekal.' Ini adalah iman yang hidup dalam tindakan nyata.
Di mana
Penjara dan di luar
Komunitas Kristen membantu yang tertindas
Kapan
~60-70 M
Tindakan solidaritas dalam penganiayaan
Yang berbicara
Paulus
Mengakui tindakan nyata dari jemaat
Kepada
Jemaat Ibrani
Orang-orang yang menunjukkan belaskasihan nyata
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
συμπάθεια
sympatheia · compassion
belaskasihan, berbagi penderitaan
δεσμωτήριον
desmoterium · prison
penjara, tempat tahanan
χαρά
chara · joyfully
sukacita, kegembiraan sejati
Iman sejati ditunjukkan dalam tindakan: belaskasihan kepada yang tertindas dan kesediaan melepas harta dunia karena mengandalkan harta yang kekal.
Tahukah kamu
Harta yang Dirampok tapi Hati yang Tetap Bersukacita
Dalam kondisi normal, jika harta seseorang dirampok, orang akan marah dan sedih. Tetapi jemaat Ibrani menerimanya dengan sukacita karena fokus mereka bukan pada dunia fisik, tapi pada surga. Ini adalah transformasi nilai yang fundamental.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 10:34
Matius 25:35-40
pemeliharaan kepada yang tertindas sebagai cara melayani Kristus
“Saya lapar, Anda beri makan; saya dipenjara, Anda kunjungi”
Ibrani 6:10
tindakan nyata penting bagi Allah
“Allah tidak lupa pekerjaan dan kasih kamu”
1 Timotius 6:17-19
perspektif harta dalam konteks iman
“Bermurah hati dan siap berbagi, mengumpulkan harta yang baik”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 10:34
✕ Sering dikira
Iman hanya tentang belief, bukan tindakan
✓ Yang sebenarnya
Iman sejati diwujudkan dalam tindakan nyata terhadap mereka yang tertindas
✕ Sering dikira
Harta dunia adalah yang paling penting
✓ Yang sebenarnya
Harta kekal di surga jauh lebih berharga daripada harta dunia
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 10:34
Apakah kita terlalu terikat pada harta duniawi? Mari kita belajar untuk memiliki perspektif kekekalan, bahwa harta sejati adalah yang kita simpan di surga. Ketika kita kehilangan sesuatu di dunia, ingatlah bahwa kita punya warisan yang tidak dapat hilang.
Ajar aku, ya Tuhan, untuk tidak menggenggam erat hal-hal duniawi, melainkan untuk bersukacita dalam kepastian harta kekal bersama-Mu. Amin.