Abimelekh meminta ditikam
Hakim-hakim 9:54
Kejatuhan Abimelekh yang Kejam
“Dengan segera, dia memanggil orang muda, pembawa senjatanya, dan berkata, “Hunuskan pedangmu dan bunuhlah aku supaya jangan orang berkata tentang aku, ‘Seorang perempuan membunuhnya.’ Kemudian, bujangnya menikamnya sampai mati.”Hakim-hakim 9:54 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengan segera dipanggilnya bujang pembawa senjatanya dan berkata kepadanya: "Hunuslah pedangmu dan bunuhlah aku, supaya jangan orang berkata tentang aku: Seorang perempuan membunuh dia." Lalu bujangnya itu menikam dia, sehingga mati.”Hakim-hakim 9:54 · TB
Terjemahan Baru
“Cepat-cepat Abimelekh memanggil pemuda yang memikul senjatanya dan berkata, "Cabutlah pedangmu dan bunuhlah saya; saya tidak mau dikatakan orang bahwa saya dibunuh oleh wanita." Maka pemuda itu menikam dia sampai mati.”Hakim-hakim 9:54 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Abimelek cepat-cepat menyuruh pemuda yang membawa senjatanya, “Tarik pedangmu dan bunuhlah aku. Jangan sampai orang-orang berkata, ‘Abimelek dibunuh oleh perempuan.’” Maka pemuda itu menusuk Abimelek dan dia pun mati.”Hakim-hakim 9:54 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then he called hastily unto the young man his armourbearer, and said unto him, Draw thy sword, and slay me, that men say not of me, A woman slew him. And his young man thrust him through, and he died.”Hakim-hakim 9:54 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 9:54?
Abimelekh meminta pembawa senjatanya untuk membunuhnya agar tidak dikatakan bahwa ia mati oleh seorang perempuan. Pembawa senjata itu menikamnya, dan Abimelekh mati. Ini menunjukkan kecemasan Abimelekh tentang reputasinya daripada penyesalan atas kejahatannya.
Latar belakang
Permintaan Terakhir
Dengan tengkorak pecah, Abimelekh memanggil pembawa senjatanya dan memerintahkan dia untuk membunuhnya. Dia takut dikatakan mati oleh seorang perempuan, sehingga lebih memilih mati oleh tangan laki-laki.
Di mana
Tebes
Di bawah menara, dekat pintu gerbang
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Abimelekh
Raja keenam Israel, anak Gideon dari gundik
Kepada
Pembawa senjata Abimelekh
Pelayan pribadi yang bertugas membawa perlengkapan perang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּקְרָא
vayyikra · memanggil
memanggil, berseru dengan suara keras
הִרְגֵנִי
hirgeni · bunuhlah
bunuh aku, dengan cepat
יֹאמְרוּ
yomru · dikatakan
berkata, menceritakan
Abimelekh lebih peduli pada reputasinya daripada keadilan atau pertobatan. Ia ingin mati dengan 'hormat' di mata manusia, tetapi kematiannya tetap tercatat sebagai akibat dari dosanya.
Tahukah kamu
Pembawa Senjata: Lebih dari Sekadar Pengawal
Di Timur Dekat kuno, pembawa senjata adalah perwira kepercayaan yang juga bertugas mengeksekusi perintah terakhir dari tuannya, termasuk jika tuannya terluka parah di medan perang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:54
1 Samuel 31:4
Permintaan serupa
“Lalu Saul berkata kepada pembawa senjatanya, "Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan mempermainkan aku."”
2 Samuel 11:21
Kematian Abimelekh
“Siapa yang membunuh Abimelekh bin Yerubeset? Bukankah seorang perempuan melemparkan batu kilangan dari atas tembok kepadanya sehingga ia mati di Tebes?”
Amsal 16:18
Kesombongan sebelum jatuh
“Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:54
✕ Sering dikira
Abimelekh meminta tolong untuk menyelamatkan nyawanya.
✓ Yang sebenarnya
Dia meminta untuk dibunuh karena tahu lukanya fatal dan ingin menghindari aib.
✕ Sering dikira
Pembawa senjata langsung menolak perintah itu.
✓ Yang sebenarnya
Dia menuruti perintah dan menikam Abimelekh sampai mati.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 9:54
Terkadang kita terlalu mementingkan bagaimana orang melihat kita daripada keadaan hati kita di hadapan Tuhan. Biarlah kita hidup dengan integritas dan tidak takut akan penilaian manusia.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari ketakutan akan reputasi dan jadikan aku pribadi yang jujur dan berkenan di hadapan-Mu, Amin.