Serangan ke Tebes

Hakim-hakim 9:50

Abimelekh Merebut Tebes

Sesudah itu, Abimelekh pergi ke Tebes. Dia mengepung Tebes, lalu merebutnya.

Hakim-hakim 9:50 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 9:50?

Abimelekh melanjutkan kampanye militer dengan menyerang kota Tebes. Dia mengepung kota itu dan berhasil merebutnya, menunjukkan ambisinya yang tak terkendali untuk berkuasa.

Latar belakang

Pengepungan Berlanjut

Abimelekh melanjutkan serangannya ke kota Tebes. Ia mengepung dan merebut kota itu, menunjukkan ambisinya yang tak terkendali untuk berkuasa.

Di mana

Tebes

Kota di dekat Sikhem, dekat Tirza

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembantaian di Sikhem
Kematian Abimelekh
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Hakim-hakim, menyajikan kisah tragis dengan jujur.

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang belajar dari kegagalan pemimpin.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תבץ

Tevets · Tebes

Nama kota, berarti 'terang' atau 'cemerlang'.

צור

tsur · mengepung

Mengelilingi kota untuk memutus bantuan.

לכד

lakad · merebutnya

Menangkap atau mengambil dengan paksa.

Nama Tebes berarti 'terang', tetapi kota ini menjadi gelap karena kekejaman. Kata 'mengepung' dan 'merebut' menegaskan kekuatan militer Abimelekh, tetapi juga kesombongannya.

Tahukah kamu

Tebes yang Bersejarah

Tebes sering dihubungkan dengan kota Tubas modern di Tepi Barat, yang memiliki reruntuhan kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:50

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:50

✕  Sering dikira

Mengira ini kemenangan yang dibenarkan.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan ini adalah bagian dari kekerasan yang tidak pernah dipuji Alkitab.

✕  Sering dikira

Mengira Abimelekh adalah raja yang sah dari Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab tidak pernah menyetujui pemerintahannya—ia naik takhta dengan membunuh saudaranya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 9:50

Ambisi yang tidak terkendali dapat membawa kita pada tindakan yang merusak. Mari kita periksa motivasi hati kita dan pastikan tujuan kita sejalan dengan kehendak Tuhan.

Ya Tuhan, tundukkan ambisiku pada kehendak-Mu dan berikan aku hati yang rendah hati, Amin.