Hakim-hakim 9:5
“Dia pergi ke rumah ayahnya di Ofra, lalu membunuh saudara-saudaranya, anak-anak Yerubaal, tujuh puluh orang, di atas batu. Akan tetapi, Yotam, anak bungsu Yerubaal, masih hidup karena dia bersembunyi.”Hakim-hakim 9:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia pergi ke rumah ayahnya di Ofra, lalu membunuh saudara-saudaranya, anak-anak Yerubaal, tujuh puluh orang, di atas satu batu. Tetapi Yotam, anak bungsu Yerubaal tinggal hidup, karena ia menyembunyikan diri.”Hakim-hakim 9:5 · TB
Terjemahan Baru
“lalu pergi ke kampung halaman ayahnya di Ofra. Di sana ia membunuh ketujuh puluh saudaranya itu di atas satu batu. Tetapi Yotam, anak bungsu Gideon tidak turut terbunuh karena ia bersembunyi.”Hakim-hakim 9:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Abimelek pergi ke rumah ayahnya di Ofra dan membunuh tujuh puluh dari saudara laki-lakinya di atas satu batu. Tetapi Yotam, anak bungsu Gideon, berhasil selamat karena bersembunyi.”Hakim-hakim 9:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he went unto his father’s house at Ophrah, and slew his brethren the sons of Jerubbaal, being threescore and ten persons, upon one stone: notwithstanding yet Jotham the youngest son of Jerubbaal was left; for he hid himself.”Hakim-hakim 9:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 9:5?
Abimelekh membunuh semua saudara-saudaranya, tujuh puluh anak Yerubaal, di atas satu batu di Ofra. Hanya Yotam, anak bungsu, yang selamat karena bersembunyi. Ini menunjukkan kekejaman Abimelekh dalam merebut kekuasaan.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 9:5
Ambisi yang tidak terkendali dapat membawa seseorang melakukan hal-hal yang keji, bahkan terhadap keluarga sendiri. Kita harus menjaga hati agar tidak dikuasai oleh ambisi yang menghancurkan.
Tuhan, lindungi aku dari ambisi yang buta dan kekejaman; tanamkan dalam hatiku kasih dan kelembutan. Amin.