Kutukan Api dari Semak Duri
Hakim-hakim 9:20
Abimelekh Menjadi Raja dan Dikutuk Yotam
PerikopCerita Yotam · Hakim-hakim 9:7-21 →“Jika tidak, biarlah api keluar dari Abimelekh dan membakar habis penduduk Sikhem dan keluarga Bet-Milo. Dan, biarlah api keluar dari penduduk Sikhem dan dari keluarga Bet-Milo untuk membakar habis Abimelekh.””Hakim-hakim 9:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jika tidak demikian, maka biarlah api keluar dari pada Abimelekh dan memakan habis warga kota Sikhem dan juga Bet-Milo, dan biarlah api keluar dari pada warga kota Sikhem dan juga dari Bet-Milo dan memakan habis Abimelekh."”Hakim-hakim 9:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau tidak demikian halnya, semoga dari Abimelekh keluarlah api yang membakar habis penduduk Sikhem serta Bet-Milo. Dan semoga dari penduduk Sikhem serta Bet-Milo pun keluarlah api yang membakar habis Abimelekh."”Hakim-hakim 9:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jika tidak, biarlah Abimelek mendatangkan masalah bagi warga Sikem dan Bet Milo, juga sebaliknya, orang Sikem dan Bet Milo menjadi celaka bagi Abimelek— seperti api keluar dari semak duri dan menghanguskan bangsa pohon!””Hakim-hakim 9:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if not, let fire come out from Abimelech, and devour the men of Shechem, and the house of Millo; and let fire come out from the men of Shechem, and from the house of Millo, and devour Abimelech.”Hakim-hakim 9:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 9:20?
Yotam melanjutkan kutukannya: jika penduduk Sikhem tidak bertindak dengan setia, maka Abimelekh dan mereka akan saling menghancurkan seperti api yang memakan habis pohon aras. Ini mengingatkan bahwa konsekuensi dari ketidakadilan akan berbalik pada diri sendiri.
Latar belakang
Kutukan Api yang Saling Memakan
Yotam mengucapkan kutukan: jika penduduk Sikhem tidak setia, api akan keluar dari Abimelekh untuk membakar mereka, dan api akan keluar dari mereka untuk membakar Abimelekh. Ini menubuatkan kehancuran timbal balik.
Di mana
Gunung Gerizim
Di puncak gunung, dekat Sikhem, saat Yotam berseru dengan suara nyaring
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Yotam
Anak bungsu Yerubaal, satu-satunya yang selamat dari pembunuhan saudara-saudaranya
Kepada
Penduduk Sikhem
Warga kota Sikhem, termasuk keluarga Bet-Milo, yang baru saja menobatkan Abimelekh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵשׁ
'esh · api
api, nyala api
אָכַל
akal · membakar
memakan, menghabiskan, melahap
כָּלָה
kalah · menghabiskan
menghabiskan, memusnahkan, menyelesaikan
Api adalah alat penghakiman yang melahap. Kata 'memakan' dan 'menghabiskan' menggambarkan kehancuran total; kutukan ini bukan sekadar kata-kata kosong, melainkan deklarasi yang akan digenapi.
Tahukah kamu
Api dalam Perumpamaan
Dalam perumpamaan, semak duri menyebut api yang memakan pohon aras. Di ayat ini, api menjadi simbol kehancuran yang akan terjadi dari kedua belah pihak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:20
Hakim-hakim 9:15
Motif api
“biarlah api keluar dari semak duri dan memakan habis pohon-pohon aras di Lebanon.”
Yakobus 3:5
Kekuatan api
“Lihatlah, betapa kecilnya api yang dapat membakar hutan yang besar.”
Yesaya 1:31
Api penghakiman
“Orang kuat akan menjadi seperti bulu halus dan perbuatannya seperti bunga api, dan keduanya akan menyala bersama-sama.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:20
✕ Sering dikira
Menganggap api ini adalah api literal yang akan turun dari langit.
✓ Yang sebenarnya
Api ini adalah kiasan untuk konflik dan kehancuran yang akan terjadi antara Abimelekh dan penduduk Sikhem, yang akan saling menghancurkan.
✕ Sering dikira
Menganggap kutukan hanya berlaku untuk penduduk Sikhem, bukan Abimelekh.
✓ Yang sebenarnya
Kutukan ini bersifat timbal balik: Abimelekh akan menjadi api bagi mereka, dan mereka akan menjadi api bagi Abimelekh.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 9:20
Hindari bersekutu dalam dosa atau ketidakadilan, karena pada akhirnya itu akan menghancurkan diri sendiri. Pilihlah jalan yang benar meskipun sulit.
Tuhan, jauhkanlah aku dari persekutuan yang jahat dan ajarku untuk mencari keadilan serta kebenaran dalam setiap keputusan. Amin.