Tawaran Mahkota untuk Gideon
Hakim-hakim 8:22
Gideon Menolak Jadi Raja, Tuhanlah Rajamu
“Kemudian, orang Israel berkata kepada Gideon, “Memerintahlah atas kami, baik engkau, anakmu, maupun cucumu. Sebab, engkau telah menyelamatkan kami dari tangan orang Midian.””Hakim-hakim 8:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian berkatalah orang Israel kepada Gideon: "Biarlah engkau memerintah kami, baik engkau baik anakmu maupun cucumu, sebab engkaulah yang telah menyelamatkan kami dari tangan orang Midian."”Hakim-hakim 8:22 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian berkatalah umat Israel kepada Gideon, "Kau sudah melepaskan kami dari kekuasaan orang Midian. Sebab itu hendaklah kau menjadi pemimpin kami--kau dan keturunanmu."”Hakim-hakim 8:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu rakyat Israel berkata kepada Gideon, “Engkau sudah melepaskan kami dari kekuasaan orang Midian. Karena itu jadilah raja bagi kami, baik engkau maupun anak cucumu nanti.””Hakim-hakim 8:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the men of Israel said unto Gideon, Rule thou over us, both thou, and thy son, and thy son’s son also: for thou hast delivered us from the hand of Midian.”Hakim-hakim 8:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 8:22?
Orang Israel meminta Gideon dan keluarganya menjadi raja atas mereka karena Gideon telah menyelamatkan mereka dari Midian.
Latar belakang
Rakyat Ingin Gideon Jadi Raja
Setelah kemenangan besar melawan Midian, orang Israel sangat berterima kasih kepada Gideon. Mereka menawarkan dia dan keturunannya untuk menjadi raja, menganggap dia sebagai penyelamat mereka.
Di mana
Di dekat Sungai Yordan, daerah Kanaan
Setelah mengalahkan raja Midian, di tempat Gideon berkemah
Kapan
± 1200 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Orang Israel
Rakyat yang baru saja diselamatkan dari Midian, mewakili suku-suku yang bersyukur.
Kepada
Gideon
Hakim dan pemimpin militer yang dipilih Tuhan, baru menang besar.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְשָׁל
mesyal · Memerintahlah
Memerintah, memegang kekuasaan, atau memimpin.
אַתָּה
atta · Engkau
Kata ganti orang kedua tunggal, menunjukkan langsung kepada Gideon.
יָשַׁע
yasha · Menyelamatkan
Memberikan kemenangan, melepaskan dari bahaya.
Kata 'mesyal' menekankan kekuasaan politik, tetapi orang Israel mengaitkannya dengan karya penyelamatan (yasha) yang sebenarnya berasal dari Tuhan, sehingga mereka keliru mengarahkan ucapan syukur kepada manusia.
Tahukah kamu
Tawaran itu Ilegal secara Teokratis
Di Israel kuno, Tuhan adalah Raja yang sebenarnya, sehingga tawaran manusia untuk menjadi raja bisa dianggap penolakan terhadap kepemimpinan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:22
1 Samuel 8:6
Permintaan raja ditolak
“Tetapi hal itu dipandang jahat oleh Samuel, ketika mereka berkata: "Berilah seorang raja kepada kami untuk menghakimi kami."”
Hakim-hakim 9:1-6
Setelah tawaran ditolak
“Abimelekh, anak Gideon, pergi ke Sikhem dan diangkat menjadi raja.”
Mazmur 10:16
Tuhan Raja sejati
“TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selamanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:22
✕ Sering dikira
Orang Israel ingin Gideon menjadi raja karena dia kaya.
✓ Yang sebenarnya
Mereka menawarkannya karena dia menyelamatkan mereka, menghargai kepemimpinannya.
✕ Sering dikira
Tawaran ini menunjukkan Israel sudah siap punya raja.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya itu adalah tanda ketidaksetiaan mereka kepada Tuhan sebagai Raja, yang ditegaskan Gideon.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 8:22
Pujian dan tawaran kuasa bisa menggoda, tetapi kita harus tetap rendah hati dan mengingat bahwa Tuhanlah yang memerintah.
Tuhan, jauhkan kami dari keinginan berkuasa yang lupa pada-Mu, dan buat kami rendah hati. Amin.