Hakim-hakim 7:8
“Setelah itu, rakyat mengambil bekal dan trompet mereka. Lalu, dia menyuruh semua orang Israel pergi, masing-masing ke tendanya. Akan tetapi, ketiga ratus orang yang lain ditahannya. Sementara itu, pertendaan orang Midian ada di bawahnya, di lembah.”Hakim-hakim 7:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari rakyat itu mereka mengambil bekal dan sangkakala; demikianlah seluruh orang Israel disuruhnya pergi, masing-masing ke kemahnya, tetapi Hakim-hakim 7.9–13 38 ketiga ratus orang itu ditahannya. Adapun perkemahan orang Midian ada di bawahnya, di lembah.”Hakim-hakim 7:8 · TB
Terjemahan Baru
“Karena itu Gideon menyuruh semua orang Israel yang lain pulang kecuali yang tiga ratus itu. Semua bekal dan trompet diambil dari orang-orang yang pulang itu. Orang Midian berada di lembah di bawah tempat orang Israel berkemah.”Hakim-hakim 7:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Gideon menyuruh prajurit Israel yang lebih dari 300 tadi untuk pulang. Ketiga ratus prajurit itu mengambil bekal dan terompet dari orang-orang yang pulang. Pada waktu itu perkemahan bangsa Midian ada di lembah di bawah Gideon dan pasukannya.”Hakim-hakim 7:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So the people took victuals in their hand, and their trumpets: and he sent all the rest of Israel every man unto his tent, and retained those three hundred men: and the host of Midian was beneath him in the valley.”Hakim-hakim 7:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 7:8?
Gideon meminta dua tanda ajaib untuk memastikan panggilan Tuhan: bulu domba yang basah di tanah kering, lalu sebaliknya. Ini adalah bukti bahwa Tuhan sabar terhadap kita yang mencari kepastian, dan Dia memberikan jawaban yang jelas.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 7:8
Tuhan tidak pernah bosan dengan pertanyaan kita yang jujur. Ketika kita mencari kehendak-Nya dengan tekun, Dia akan menuntun kita, seperti Dia menuntun Gideon melalui tanda-tanda yang dia minta.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk mencari kehendak-Mu dengan tekun dan percaya bahwa Engkau akan menjawab setiap keraguanku, Amin.