Mezbah 'TUHAN adalah Damai'

Hakim-hakim 6:24

Panggilan Gideon Menjadi Hakim

Kemudian, Gideon mendirikan mazbah bagi TUHAN di sana dan menamainya “TUHAN adalah Damai”. Sampai saat ini, mazbah itu masih ada di Ofra, kota orang Abiezer.

Hakim-hakim 6:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 6:24?

Sebagai respons, Gideon membangun mezbah bagi TUHAN dan menamainya 'TUHAN adalah Damai' (YHWH Shalom). Nama ini menjadi kesaksian bahwa Tuhan yang disembahnya adalah sumber damai sejahtera.

Latar belakang

Gideon Mendirikan Mezbah

Sebagai respons atas damai yang Tuhan berikan, Gideon membangun mezbah dan menamainya 'TUHAN adalah Damai'. Mezbah ini menjadi tanda penyembahan dan peringatan akan perjumpaannya dengan Tuhan, dan masih ada sampai masa penulisan kitab.

Di mana

Ofra

Di tempat pengirikan, tempat Gideon bertemu Tuhan

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan memberi damai
Gideon merobohkan mezbah Baal
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Narator Kitab Hakim-hakim

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִזְבֵּחַ

mizbeach · mazbah

Tempat kurban, mezbah

שָׁלוֹם

shalom · Damai

Kesejahteraan, keutuhan

קָרָא

qara · menamainya

Memanggil, menamai

Memberi nama pada mezbah adalah cara untuk mengingat perjumpaan dengan Tuhan, dan nama 'YHWH Shalom' menegaskan bahwa Allah sendiri adalah sumber damai.

Tahukah kamu

Nama Mezbah

Nama 'TUHAN adalah Damai' (YHWH Shalom) adalah salah satu nama majemuk Allah dalam Alkitab, yang muncul di sini untuk pertama kalinya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:24

✕  Sering dikira

Mezbah ini adalah tempat ibadah biasa seperti bait Allah.

✓  Yang sebenarnya

Mezbah ini adalah peringatan pribadi akan perjumpaan Gideon dengan Tuhan, bukan tempat ibadah sentral.

✕  Sering dikira

Nama 'TUHAN adalah Damai' berarti Tuhan hanya memberikan kedamaian batin.

✓  Yang sebenarnya

Damai di sini mencakup keutuhan dan kesejahteraan total, termasuk pembebasan dari musuh.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 6:24

Setelah mengalami pertolongan Tuhan, kita perlu meninggalkan tanda pengingat akan karya-Nya, seperti mencatat berkat atau bersaksi kepada orang lain. Ini membangun iman kita dan menjadi berkat.

Tuhan, Engkau adalah damai sejahteraku. Tolong aku untuk selalu mengingat dan merayakan kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin.