Menghidangkan kambing dan roti

Hakim-hakim 6:19

Panggilan Gideon yang Ragu-Ragu

Gideon pun masuk ke dalam, lalu mengolah seekor anak kambing dan satu efa tepung untuk roti tidak beragi. Dia meletakkan daging ke dalam bakul, sedangkan kuahnya ditaruh di dalam periuk, lalu dibawa kepada-Nya di bawah pohon Tarbantin untuk dihidangkannya.

Hakim-hakim 6:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 6:19?

Gideon menyiapkan persembahan untuk malaikat TUHAN: seekor anak kambing dan roti tidak beragi. Tindakan ini menunjukkan keramahtamahan dan rasa hormatnya, sekaligus menjadi ujian untuk memastikan bahwa tamu ilahi itu benar-benar utusan Tuhan.

Latar belakang

Gideon menyiapkan persembahan

Gideon masuk ke rumahnya untuk mengolah seekor anak kambing dan membuat roti tidak beragi. Dia meletakkan daging dalam bakul, kuahnya dalam periuk, lalu membawa semuanya ke bawah pohon Tarbantin untuk dihidangkan kepada tamunya yang misterius itu.

Di mana

Ofra

Di bawah pohon Tarbantin, dekat tempat pemerasan anggur

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Malaikat menampakkan diri
Api memakan persembahan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Hakim-hakim

Penulis kuno, mungkin Samuel, mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca Kitab Hakim-hakim

Umat Israel yang memerlukan pengingat akan kesetiaan Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גְּדִי

gedi · kambing

anak kambing, biasanya berumur beberapa minggu

קֶמַח

qemach · tepung

tepung gandum atau jelai, bahan dasar roti

סַל

sal · bakul

keranjang anyaman untuk membawa makanan

Kata-kata ini menunjukkan persiapan yang serius dan murah hati; Gideon memberikan yang terbaik yang dia miliki, bukan sekadar sisa.

Tahukah kamu

Ukuran satu efa

Satu efa setara dengan sekitar 22 liter tepung, cukup banyak untuk roti yang akan dimakan banyak orang, bukan hanya satu tamu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:19

✕  Sering dikira

Gideon memberi makan malaikat, jadi malaikat makan seperti manusia biasa.

✓  Yang sebenarnya

Dalam penampakan ilahi, makan adalah simbol penerimaan dan persekutuan, bukan kebutuhan fisik.

✕  Sering dikira

Gideon membawa makanan untuk dirinya sendiri atau untuk ketakutan.

✓  Yang sebenarnya

Dia membawa persembahan untuk tamunya, menunjukkan rasa hormat dan mungkin try to test.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 6:19

Saat kita ragu akan panggilan Tuhan, kita bisa datang dengan membawa apa yang kita miliki, sekecil apa pun, dan menyerahkannya kepada-Nya. Tuhan menghargai ketulusan kita, bukan besarnya persembahan.

Tuhan, ajari aku untuk datang kepada-Mu dengan persembahan terbaikku, walau sederhana, dan percaya bahwa Engkau menerimanya dengan sukacita. Amin.