Meletakkan persembahan di atas batu
Hakim-hakim 6:20
Panggilan Gideon yang Ragu-Ragu
“Malaikat Allah berkata kepadanya, “Ambillah daging dan roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, lalu tuangkanlah kuahnya.” Dia melakukannya demikian.”Hakim-hakim 6:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah Malaikat Allah kepadanya: "Ambillah daging dan roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, dan curahkan kuahnya." Maka diperbuatnya demikian.”Hakim-hakim 6:20 · TB
Terjemahan Baru
“Malaikat TUHAN itu berkata, "Letakkan daging dan roti itu di atas batu ini lalu tuanglah kuah daging itu ke atasnya." Gideon melakukan apa yang diperintahkan kepadanya.”Hakim-hakim 6:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Malaikat itu berkata, “Taruhlah daging dan roti tidak beragi di atas batu ini, lalu tuangkanlah kaldu itu ke atasnya.” Gideon pun melakukannya.”Hakim-hakim 6:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the angel of God said unto him, Take the flesh and the unleavened cakes, and lay them upon this rock, and pour out the broth. And he did so.”Hakim-hakim 6:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 6:20?
Malaikat TUHAN menyuruh Gideon meletakkan daging dan roti di atas batu, lalu menuangkan kuahnya. Ini instruksi yang aneh, tapi Gideon menaatinya, menunjukkan ketaatan yang menjadi dasar mukjizat berikutnya.
Latar belakang
Instruksi untuk menaruh di atas batu
Malaikat TUHAN menyuruh Gideon meletakkan daging dan roti tidak beragi itu di atas batu, lalu menuangkan kuahnya. Gideon menuruti perintah itu, mungkin bingung tapi taat.
Di mana
Ofra
Di bawah pohon Tarbantin, di tempat pemerasan anggur
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Malaikat TUHAN
Utusan ilahi, manifestasi Allah sendiri
Kepada
Gideon
Petani muda dari suku Manasye, merasa paling kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּשָׂר
basar · daging
daging hewan, sering dikaitkan dengan korban
סֶלַע
sela · batu
batu besar, bisa menjadi mezbah alami
מָרָק
marak · kuah
kaldu atau air rebusan daging
Ketiga kata ini menekankan bahwa persembahan terdiri dari elemen yang mudah rusak; batu menjadi altar sementara, mengingatkan bahwa Tuhan menerima korban yang sederhana.
Tahukah kamu
Batu itu menjadi mezbah
Batu yang sama mungkin menjadi dasar mezbah yang kemudian didirikan Gideon (ayat 24), menjadi tempat penyembahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:20
1 Raja-raja 18:33-35
Menuang cairan di atas korban
“Elia menyusun kayu, memotong lembu, dan menuang air ke atas korban”
Kejadian 22:9
Menyusun korban di atas mezbah
“Abraham membangun mezbah dan menyusun kayu, lalu mengikat Ishak”
Hakim-hakim 13:19-20
Api dari mezbah
“Manoah membawa persembahan, dan api naik dari mezbah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:20
✕ Sering dikira
Batu itu memiliki kuasa magis.
✓ Yang sebenarnya
Batu hanyalah tempat, yang penting adalah tindakan Tuhan.
✕ Sering dikira
Malaikat memakan makanan itu.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada catatan bahwa malaikat memakannya; dia hanya menyentuhnya dengan tongkat, lalu api memakannya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 6:20
Kadang Tuhan meminta kita melakukan hal yang tidak masuk akal. Ketaatan pada instruksi-Nya, meski tidak kita mengerti, membuka jalan bagi karya-Nya yang ajaib dalam hidup kita.
Tuhan, berikan aku hati yang taat untuk melakukan perintah-Mu, bahkan saat aku tidak memahami rencana-Mu. Amin.