Gideon Menyiapkan Persembahan

Hakim-hakim 6:18

Gideon Dipanggil Menjadi Penyelamat Israel

Jangan kiranya beranjak dari sini sampai aku datang kepada-Mu untuk membawa persembahanku dan meletakkannya di hadapan-Mu.” Dia berkata, “Aku akan tinggal sampai engkau kembali.”

Hakim-hakim 6:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 6:18?

Gideon mengundang tamunya untuk tinggal sementara ia menyiapkan persembahan. Ini menunjukkan sikap hormat dan keramahtamahan, sekaligus keinginan untuk berinteraksi lebih lama dengan utusan Tuhan.

Latar belakang

Menghidangkan Persembahan

Gideon meminta TUHAN tinggal sementara ia menyiapkan persembahan: anak kambing, roti tidak beragi, dan kuah. Ia menyajikannya dengan hormat di bawah pohon.

Di mana

Ofra

Di bawah pohon Tarbantin, dekat tempat pemerasan anggur

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Permintaan tanda oleh Gideon
Api memakan persembahan
Kamu di sini
G

Yang berbicara

Gideon

Petani muda dari keluarga terkecil di Manasye

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman kepada Gideon

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מֻשְׁאָר

musyar · beranjak

pergi, meninggalkan tempat

מִנְחָה

minchah · persembahan

hadiah, korban sajian

וְהִנִּיחוֹ

vehinnicho · meletakkan

menaruh di hadapan

Gideon menyebut persembahannya 'minchah', yang biasanya adalah korban sajian, tetapi ia menyajikan daging dan roti. Ini menunjukkan sikap hormat dan kemurahan hati.

Tahukah kamu

Efa tepung

Satu efa tepung kira-kira 22 liter, cukup untuk banyak roti, menunjukkan kemurahan Gideon.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:18

✕  Sering dikira

Gideon menyiapkan persembahan yang haram karena daging dan roti tidak beragi.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada larangan; Gideon memberi yang terbaik yang ia miliki, dan TUHAN menerimanya.

✕  Sering dikira

Gideon berusaha menyuap TUHAN dengan persembahan.

✓  Yang sebenarnya

Persembahan ini adalah tanda hormat dan rasa takut, bukan upaya untuk mempengaruhi Allah.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 6:18

Melayani Tuhan bisa dimulai dari hal sederhana seperti berbagi makanan atau waktu. Saat kita menyambut kehadiran Tuhan, Dia akan menyatakan diri lebih dalam kepada kita.

Tuhan, buat hatiku peka untuk menyambut kehadiran-Mu dalam setiap peristiwa dan orang yang kautempatkan di jalanku. Amin.