Patok dan Palu
Hakim-hakim 5:26
Nyanyian Kemenangan Debora dan Barak
PerikopNyanyian Debora · Hakim-hakim 5:1-31 →“Tangannya mengulurkan patok, tangan kanannya mengambil palu tukang. Lalu, dipalunya Sisera dan dihancurkannya kepalanya. Diremukkan dan ditembusnya pelipisnya.”Hakim-hakim 5:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tangannya diulurkannya mengambil patok, tangan kanannya mengambil tukul tukang, ditukulnya Sisera, dihancurkannya kepalanya, diremukkan dan ditembusnya pelipisnya.”Hakim-hakim 5:26 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan pasak dan martil di tangannya Yael memukul Sisera sampai hancur kepalanya.”Hakim-hakim 5:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bersenjatakan patok kemah di tangan kiri dan palu di tangan kanannya, Yael mematok kepala Sisera sampai tembus pelipisnya.”Hakim-hakim 5:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“She put her hand to the nail, and her right hand to the workmen’s hammer; and with the hammer she smote Sisera, she smote off his head, when she had pierced and stricken through his temples.”Hakim-hakim 5:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 5:26?
Yael mengambil patok dan palu, lalu memukul kepala Sisera hingga tembus. Ini adalah tindakan berani dan tegas yang menggenapi janji Tuhan bahwa Israel akan menang, meskipun dilakukan oleh seorang perempuan.
Latar belakang
Tindakan Berani Yael
Saat Sisera tertidur, Yael mengambil patok tenda dan palu, lalu menghancurkan kepalanya. Tindakan ini mengeksekusi musuh Israel, memenuhi nubuat Debora bahwa seorang perempuan akan membunuh Sisera.
Di mana
Tenda Yael, Kanaan
Dalam nyanyian, di dalam tenda
Kapan
~1125 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Debora
nabiah, hakim Israel, ~60 tahun
Kepada
Bangsa Israel
umat yang berkumpul merayakan kemenangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָתֵד
yated · patok
pasak tenda, alat sehari-hari
מַקָּבָה
maqqabah · palu
palu tukang, alat berat
רֹאשׁ
rosh · kepala
kepala, pusat kehidupan
Menggunakan 'patok' dan 'palu' (alat tenda) untuk menghancurkan 'kepala' musuh menunjukkan kemenangan yang ironis dan penuh simbol—dari tempat aman menjadi tempat maut.
Tahukah kamu
Tenda sebagai Tempat Aman?
Dalam budaya nomaden, tenda seorang perempuan dianggap tempat berlindung yang aman, sehingga Sisera tidak curiga. Yael memanfaatkan itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:26
✕ Sering dikira
Yael membunuh dengan palu dan patok karena tidak punya senjata
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan terencana, bukan sekadar karena tidak ada senjata
✕ Sering dikira
Pembunuhan ini kejam dan tidak perlu
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks perang suci, dianggap tindakan kepahlawanan
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 5:26
Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan yang tak terduga, untuk menyelamatkan umat-Nya. Jangan meremehkan peran orang lain atau diri sendiri karena Tuhan sanggup bekerja melalui kelemahan.
Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk bertindak tegas dalam kebenaran, walau itu sulit, dan percaya bahwa Engkau memakai segala hal untuk kebaikan. Amin.