Yael Menyuguhkan Susu

Hakim-hakim 5:25

Nyanyian Kemenangan Debora dan Barak

Air dimintanya, tetapi susu diberikan kepadanya; dalam mangkuk yang indah disuguhkannya dadih.

Hakim-hakim 5:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 5:25?

Ayat ini menggambarkan tindakan Yael yang memberikan susu dan dadih kepada Sisera, meskipun ia meminta air. Tindakan ini menunjukkan keramahan dan kecerdikan, karena memberikan minuman yang lebih bergizi untuk membuat Sisera tertidur lelap.

Latar belakang

Suguhan yang Menipu

Yael menyambut Sisera yang kelelahan. Ia memberi minum susu, bukan air, dan dadih dalam mangkuk indah, menunjukkan keramahan yang menenangkan. Ini bagian dari rencananya untuk membunuhnya.

Di mana

Di sekitar Kison, Kanaan

Dalam nyanyian, di lokasi kemenangan

Kapan

~1125 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sisera kabur
Sisera dibunuh
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Debora

nabiah, hakim Israel, ~60 tahun

B

Kepada

Bangsa Israel

umat yang berkumpul merayakan kemenangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַיִם

mayim · air

air minum biasa

חָלָב

khalav · susu

susu, simbol kelimpahan

חֶמְאָה

khem'ah · dadih

susu kental, makanan istimewa

Memberi 'susu' dan 'dadih' alih-alih 'air' menunjukkan keramahan ekstrem, tetapi menjadi ironi karena itu justru mempercepat kematian Sisera.

Tahukah kamu

Susu sebagai Tanda Hormat

Di Timur Dekat kuno, menyajikan susu/dadih kepada tamu adalah tanda kehormatan besar, membuat Sisera semakin lengah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:25

✕  Sering dikira

Yael memberi susu karena tidak punya air

✓  Yang sebenarnya

Memberi susu adalah pilihan sengaja untuk menenangkan Sisera

✕  Sering dikira

Mangkuk indah hanya detail estetis

✓  Yang sebenarnya

Mangkuk indah menekankan kemewahan yang membuat Sisera tidak curiga

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 5:25

Kadang kita dipanggil untuk berbuat baik kepada orang lain, tetapi kita perlu bijaksana dalam menolong. Kebaikan yang tampak sederhana bisa menjadi bagian dari rencana Tuhan yang lebih besar.

Tuhan, ajarlah aku untuk peka terhadap kebutuhan orang lain dan bertindak dengan bijaksana, agar setiap perbuatan baikku membawa kemuliaan bagi-Mu. Amin.