Barak menemukan tubuh Sisera
Hakim-hakim 4:22
Debora dan Barak mengalahkan Yabin
“Pada waktu itu, Barak yang mengejar Sisera muncul. Yael keluar menemuinya dan berkata, “Mari, aku akan menunjukkan kepadamu seseorang yang kamu cari itu.” Lalu, dia masuk ke dalam, dan tampaklah Sisera tergeletak mati dengan patok di pelipisnya.”Hakim-hakim 4:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu muncullah Barak yang mengejar Sisera. Keluarlah Yael mendapatkan dia dan berkata kepadanya: "Mari, aku akan menunjukkan kepadamu orang yang kaucari itu." Lalu masuklah Barak ke dalam dan tampaklah Sisera mati tergeletak dengan patok dalam pelipisnya.”Hakim-hakim 4:22 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Barak datang mencari Sisera, Yael menyambut Barak dan berkata kepadanya, "Mari, saya akan menunjukkan kepadamu orang yang kaucari itu." Barak masuk bersama Yael, lalu melihat Sisera sudah mati, tergeletak di tanah dengan pasak kemah tertancap di dalam pelipisnya.”Hakim-hakim 4:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Barak datang mengejar Sisera, Yael keluar dari kemah untuk menyambut dia. Katanya, “Mari, saya akan menunjukkan orang yang engkau cari.” Barak masuk ke kemah Yael dan melihat Sisera sudah terbujur mati dengan pasak kemah menancap di pelipis kepalanya.”Hakim-hakim 4:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, as Barak pursued Sisera, Jael came out to meet him, and said unto him, Come, and I will shew thee the man whom thou seekest. And when he came into her tent, behold, Sisera lay dead, and the nail was in his temples.”Hakim-hakim 4:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 4:22?
Ketika Barak mengejar Sisera, Yael keluar menemuinya dan menawarkan untuk menunjukkan orang yang dicarinya. Barak masuk ke tenda dan melihat Sisera sudah mati dengan patok di pelipisnya, sesuai dengan perkataan Debora bahwa kehormatan itu akan jatuh ke tangan seorang perempuan.
Latar belakang
Barak menemukan Sisera sudah mati
Barak yang mengejar Sisera akhirnya tiba di tenda Yael. Yael keluar dan mengundangnya untuk melihat orang yang dicarinya. Barak masuk dan mendapati Sisera tergeletak mati dengan patok tertancap di pelipisnya.
Di mana
Tenda Yael, dekat Kedesh
Saat Barak mengejar Sisera, di depan tenda
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis
Narator alkitab, menyampaikan sejarah Israel
Kepada
Pembaca
Umat Israel dan semua yang membaca
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִנֵּה
hinneh · muncul
lihat, perhatikan, inilah
רָאָה
ra'ah · menunjukkan
melihat, memeriksa, memperlihatkan
נָפַל
naphal · tergeletak
jatuh, terbaring, tergeletak
Kata 'hinneh' menandakan momen dramatis: Yael berkata 'lihat' kepada Barak, dan ia melihat kenyataan yang mengejutkan. Ini menekankan bahwa Allah telah bekerja melalui tangan seorang perempuan.
Tahukah kamu
Patok tenda sebagai senjata
Patok tenda biasanya terbuat dari kayu atau logam, dan digunakan untuk mengikat tenda. Yael menggunakannya dengan palu, menunjukkan keberanian dan akal cepatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 4:22
Hakim-hakim 5:27
Kematian Sisera
“Di antara kaki Yael, dia menghentak, jatuh, dan terbaring; di antara kaki Yael, dia menghentak dan jatuh; di tempat dia menghentak, di sana dia jatuh, binasa.”
Mazmur 83:9-10
Mengenang kemenangan
“Perlakukanlah mereka seperti Midian dan Sisera, seperti Yabin di sungai Kison; yang binasa di En-Dor, menjadi pupuk bagi tanah.”
1 Samuel 17:51
Musuh dijatuhkan
“Lalu Daud berlari dan berdiri pada orang Filistin itu; ia mengambil pedangnya dan menghunusnya dari sarungnya, membunuh dia, lalu memenggal kepalanya dengan pedang itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 4:22
✕ Sering dikira
Yael membunuh Sisera dengan cara yang kejam dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks perang dan penindasan, tindakan Yael dianggap sebagai tindakan berani yang membebaskan Israel dari musuh.
✕ Sering dikira
Barak seharusnya membunuh Sisera sendiri untuk mendapat kehormatan.
✓ Yang sebenarnya
Debora telah menubuatkan bahwa kehormatan akan jatuh pada seorang perempuan, dan ini digenapi melalui Yael, bukan Barak.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 4:22
Kesombongan dan keinginan untuk mendapat pujian bisa membuat kita kehilangan berkat yang Tuhan sediakan. Barak kehilangan kehormatan karena syaratnya kepada Debora, mengingatkan kita untuk rendah hati dan taat pada pimpinan Tuhan.
Ya Allah, jauhkan kami dari kesombongan dan ajarlah kami untuk rendah hati dalam setiap langkah kami. Amin.